Hanya Rp 10.000 selama 30 hari untuk berita pilihan, independen, dan inspiratif
Berita Ekonomi

Daya Beli Belum Pulih, Efek PPnBM Kendaraan Tak Signifiikan Bagi Multifinance

Selasa, 16 Februari 2021 | 06:19 WIB
Daya Beli Belum Pulih, Efek PPnBM Kendaraan Tak Signifiikan Bagi Multifinance

ILUSTRASI. Biarpun harga kendaraan baru turun, minat masyarakat untuk membeli kendaraan belum pulih di tengah efek pandemi Covid-19./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/09/02/2021.

Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Anastasia Lilin Yuliantina

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Industri multifinance berpotensi menikmati dampak positif dari kebijakan insentif pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) kendaraan bermotor. Namun dampaknya tidak akan signifikan karena daya beli masyarakat belum pulih di tengah efek pandemi Virus Corona (Covid-19).

Harjanto Tjitohardjojo, Direktur PT Mandiri Tunas Finance (MTF) menyatakan kebijakan insentif PPnBM akan mengurangi harga pasaran mobil menengah ke bawah. Contohnya mobil yang masuk kelas low cost green car (LCGC). Masalahnya, daya beli pada segmen itu belum tentu bisa pulih pada tahun ini.

Ini Artikel Spesial
Hanya dengan berlangganan Rp 10.000 selama 30 hari Anda dapat membaca berita pilihan, independen, dan inspiratif ini.
Login
ATAU

Baca juga