Di Balik Musik Cadas

Selasa, 10 Mei 2022 | 09:00 WIB
Di Balik Musik Cadas
[]
Reporter: Harian Kontan | Editor: Markus Sumartomjon

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Voice of Baceprot (VoB) menyentak panggung musik metal Eropa. Di akhir tahun 2021, grup musik cadas asal Garut Jawa Barat ini menggelar tur di empat negara Benua Biru: Belgia, Belanda, Prancis serta Swiss. 

Voice of Baceprot, yang artinya suara-suara berisik, menawarkan sisi lain musik metal. Hal yang paling unik, personel VoB adalah tiga perempuan berhijab: Marsya, Widi, Siti. Out of the box, VoB mendobrak kesan dan stigma tentang perempuan hijab, yang dianggap tidak bebas dan tertutup.

Bukan sekadar menonjolkan unsur gender, VoB membuktikan eksistensinya dengan kemampuan bermain musik yang mengesankan. Marsya -- vokalis sekaligus gitaris VoB, yang khas dengan gaya rap metal dan suara cukup clear. Kemudian Widi -- bassist VoB yang aksi bass solo-nya mendapat banyak pujian penikmat musik metal global.

Sedangkan Siti -- drummer VoB, kerap tampil tanpa alas kaki alias "the power of nyeker".

Dalam tur Eropa bertajuk Fight Dream Believe-European Tour 2021, VoB menunjukkan eksistensinya. Trio Marsya, Widi dan Siti mampu membawa nama Indonesia menyentak dunia musik cadas Eropa.

Bahkan saat tampil di Prancis -- negara dengan kontroversi larangan hijab, VoB menegaskan identitasnya. Di atas panggung, Marsya -- sang vokalis menegaskan, hijab bukan lambang kekerasan dan penindasan, melainkan perdamaian, cinta dan kecantikan.

Selain single sendiri, VoB membawakan lagu band rock global, seperti Enter Sandman (Metallica) dan Killing in The Name (Rage Against the Machine). 

VoB membawa pesan sosial dari lagu-lagu yang dimainkan. Dari single School Revolution, misalnya, VoB berpesan bahwa pendidikan perlu keteladanan, sistem dan kurikulum yang adil. Adapula single berjudul [Not] Public Property, yang menyuarakan keberpihakan dan hak-hak terhadap perempuan.

Musik bergenre metal yang disuguhkan VoB diterima pasar Eropa. Tahun ini, VoB akan tampil di sejumlah panggung berkelas di daratan Eropa, seperti di Nijmegen (Belanda), Manchester dan London (Inggris), hingga ke Jerman di ajang Wacken Open Air 2022, festival musik heavy metal terbesar di dunia. 

Di Indonesia, musik cadas memang punya penggemar terbatas, juga luput dari komersialisasi industri. Namun berkaca dari VoB, sejatinya Indonesia punya segudang talenta besar, yang sayang jika tidak dijaga dan dikembangkan.

Bagikan

Berita Terbaru

Harga dan Permintaan Turun, Apakah Sudah Saatnya Indonesia Hadapi Kiamat Batubara?
| Selasa, 17 Februari 2026 | 12:00 WIB

Harga dan Permintaan Turun, Apakah Sudah Saatnya Indonesia Hadapi Kiamat Batubara?

Sektor batubara masih menjadi tulang punggung pasokan listrik nasional dengan kontribusi 60% dan juga mesin pendapatan bagi negara.

Ekspor Anjlok, Permintaan Turun, dan Harga Tertekan, Batubara Masuki Sunset Industry?
| Selasa, 17 Februari 2026 | 12:00 WIB

Ekspor Anjlok, Permintaan Turun, dan Harga Tertekan, Batubara Masuki Sunset Industry?

Strategi pemangkasan produksi batubara nasional seharusnya tidak lagi menjadi kebijakan reaktif sesaat demi mengerek harga.

Melihat Peluang dan Tantangan Diversifikasi Penyaluran Kredit di Tahun 2026
| Selasa, 17 Februari 2026 | 11:00 WIB

Melihat Peluang dan Tantangan Diversifikasi Penyaluran Kredit di Tahun 2026

Indonesia tetap punya kesempatan, tetapi jalurnya lebih realistis sebagai pengungkit produktivitas lintas sektor.

Membedah Prospek Kinerja dan Saham BULL Seiring Fase Super Cycle Industri Pelayaran
| Selasa, 17 Februari 2026 | 11:00 WIB

Membedah Prospek Kinerja dan Saham BULL Seiring Fase Super Cycle Industri Pelayaran

Dalam RUPTL 2025-2034, PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL)​ terlibat dalam proyek FSRU dan logistik LNG domestik.

Lo Kheng Hong Getol Tambah Kepemilikan GJTL Sepanjang 2025, Berlanjut pada Awal 2026
| Selasa, 17 Februari 2026 | 10:13 WIB

Lo Kheng Hong Getol Tambah Kepemilikan GJTL Sepanjang 2025, Berlanjut pada Awal 2026

Berkat akumulasi terbarunya, Lo Kheng Hong (LKH) kini menguasai 5,97% saham PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL).

Saham Bank Syariah Lebih Moncer dari Bank Konvensional, Pilih BRIS atau BTPS?
| Selasa, 17 Februari 2026 | 10:00 WIB

Saham Bank Syariah Lebih Moncer dari Bank Konvensional, Pilih BRIS atau BTPS?

Mengupas perbandingan prospek kinerja dan saham PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) dan PT BTPN Syariah Tbk (BTPS)

Harga Emas Terdorong Kebijakan Kontroversial Trump, Diprediksi Bullish Hingga 2028
| Selasa, 17 Februari 2026 | 09:00 WIB

Harga Emas Terdorong Kebijakan Kontroversial Trump, Diprediksi Bullish Hingga 2028

Setelah Donald Trump tidak lagi menjabat, dunia bakal lebih damai sehingga daya tarik emas sedikit melemah.

Saham DEWA Kembali Bergairah Usai Terkoreksi, Harganya Diprediksi Masih bisa Mendaki
| Selasa, 17 Februari 2026 | 08:05 WIB

Saham DEWA Kembali Bergairah Usai Terkoreksi, Harganya Diprediksi Masih bisa Mendaki

Fundamental PT Darma Henwa Tbk (DEWA) kian kokoh berkat kontrak jangka panjang di PT Kaltim Prima Coal dan PT Arutmin Indonesia.

Meski Sahamnya Sudah Terjerembab -24%, Prospek dan Valuasi WIFI Tetap Premium
| Selasa, 17 Februari 2026 | 07:05 WIB

Meski Sahamnya Sudah Terjerembab -24%, Prospek dan Valuasi WIFI Tetap Premium

Ekspansi bisnis yang agresif menopang prospek kinerja keuangan PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI). 

Kisah Albertus Wiroyo Karsono, Jebolan Terbaik ITB Jadi Nakhoda di Bisnis Asuransi
| Selasa, 17 Februari 2026 | 06:05 WIB

Kisah Albertus Wiroyo Karsono, Jebolan Terbaik ITB Jadi Nakhoda di Bisnis Asuransi

Albertus Wiroyo Karsono lulus dari Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 1990 dan masuk dalam lima lulusan terbaik di antara 110 mahasiswa​.

INDEKS BERITA

Terpopuler