DOOH Gandeng Tiga Mitra Asal China Fokus Data Center, Ini Profil dan Risikonya
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH) menjadi salah satu emiten yang mencoba menangkap peluang atas industri kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang pengembangannya tengah masif melalui ekspansi dalam infrastruktur pusat data, pasokan listrik dan kepastian pelanggan.
DOOH baru saja menandatangani tiga nota kesepahaman dan memorandum of understanding (MoU) dengan perusahaan asal China pada 19 Oktober 2026 lalu di Wuhan, China. Dalam keterbukaan informasi, perusahaan menjelaskan bahwa kerja sama ini memang diarahkan untuk mengembangkan ekosistem AI data center dan infrastruktur pendukungnya di Indonesia.
Adapun tiga perusahaan yang bermitra dengan DOOH antara lain adalah Jianxi Jiusheng International Electric Power Engineering Co Ltd, China Construction Third Engineering Berau Group dan GOME Fintech Asset Management Holdings Limited.
Melalui kerja sama ini, DOOH membidik pengembangan pembangkit listrik bertenaga surya (PLTS) berkapasitas hingga 2 gigawatt (GW) dan kampus AI data center berkapasitas hingga 1,6 GW di Jawa Barat. Adapun lokasi Jawa Barat dipilih karena menurut DOOH, berdekatan dengan Jakarta sebagai pusat permintaan layanan digital nasional, serta memiliki dukungan jaringan serat optik dan infrastruktur kelistrikan.
Baca Juga: Mumpung Tengah Disuspensi Lagi, Mengupas Saham DOOH Agar tak Terjebak Ekspektasi
Pada tahap awal, proyek PLTS direncanakan memiliki kapasitas 300 megawatt (MW) AC attau setara dengan 390 megawatt-peak (MWp), sementara AI data center ditargetkan memiliki kapasitas teknologi informasi (IT) sebesar 50 MW.
Rencana bisnis ini pun juga termasuk dengan rencana penyewaan kapasitas IT data center sebesar 50 MW yang akan diserahkan secara bertahap hingga 2027 mendatang.
Adapun menilik mitra yang bekerja sama dengan DOOH, rekam jejak ketiga perusahaan ini sudah malang melintang di bidang kelistrikan.
Jiangxi Jiusheng International Electric Power Engineering Co Ltd merupakan perusahaan asal Nanchang, Jiangxi, China yang bergerak di bidang rekayasa dan proyek ketenagalistrikan. Dalam situs web resmi perusahaan, disebutkan perusahaan sudah berdiri sejak 9 Februari 2006 dengan modal terdaftar sebesar 70 juta yuan China.
Dalam porsi kerja sama dengan DOOH, Jiangxi Jiusheng berperan dalam pengadaan peralatan pembangkit listrik, material, serta fasilitas interkoneksi jaringan untuk proyek PLTS dengan kapasitas 2 GW.
Mitra selanjutnya, yaitu China Construction Third Engineering bureau Group Co Ltd atau yang dikenal juga dengan China Construction Third Bureau (CCTB). Perusahaan ini menjadi bagian dari kelompok konstruksi China State Construction Engineering Corporation (CSCEC) yang memiliki bisnis berskala internasional.
