DOOH Gandeng Tiga Mitra Asal China Fokus Data Center, Ini Profil dan Risikonya

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 15:39 WIB
DOOH Gandeng Tiga Mitra Asal China Fokus Data Center, Ini Profil dan Risikonya
[ILUSTRASI. PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH) atau SSPACE (Dok/DOOH)]
Reporter: Amalia Nur Fitri | Editor: Yuwono Triatmodjo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH) menjadi salah satu emiten yang mencoba menangkap peluang atas industri kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang pengembangannya tengah masif melalui ekspansi dalam infrastruktur pusat data, pasokan listrik dan kepastian pelanggan.

DOOH baru saja menandatangani tiga nota kesepahaman dan memorandum of understanding (MoU) dengan perusahaan asal China pada 19 Oktober 2026 lalu di Wuhan, China. Dalam keterbukaan informasi, perusahaan menjelaskan bahwa kerja sama ini memang diarahkan untuk mengembangkan ekosistem AI data center dan infrastruktur pendukungnya di Indonesia.

Adapun tiga perusahaan yang bermitra dengan DOOH antara lain adalah Jianxi Jiusheng International Electric Power Engineering Co Ltd, China Construction Third Engineering Berau Group dan GOME Fintech Asset Management Holdings Limited.

Melalui kerja sama ini, DOOH membidik pengembangan pembangkit listrik bertenaga surya (PLTS) berkapasitas hingga 2 gigawatt (GW) dan kampus AI data center berkapasitas hingga 1,6 GW di Jawa Barat. Adapun lokasi Jawa Barat dipilih karena menurut DOOH, berdekatan dengan Jakarta sebagai pusat permintaan layanan digital nasional, serta memiliki dukungan jaringan serat optik dan infrastruktur kelistrikan.

Baca Juga: Mumpung Tengah Disuspensi Lagi, Mengupas Saham DOOH Agar tak Terjebak Ekspektasi

Pada tahap awal, proyek PLTS direncanakan memiliki kapasitas 300 megawatt (MW) AC attau setara dengan 390 megawatt-peak (MWp), sementara AI data center ditargetkan memiliki kapasitas teknologi informasi (IT) sebesar 50 MW.

Rencana bisnis ini pun juga termasuk dengan rencana penyewaan kapasitas IT data center sebesar 50 MW yang akan diserahkan secara bertahap hingga 2027 mendatang.

Adapun menilik mitra yang bekerja sama dengan DOOH, rekam jejak ketiga perusahaan ini sudah malang melintang di bidang kelistrikan.

Jiangxi Jiusheng International Electric Power Engineering Co Ltd merupakan perusahaan asal Nanchang, Jiangxi, China yang bergerak di bidang rekayasa dan proyek ketenagalistrikan. Dalam situs web resmi perusahaan, disebutkan perusahaan sudah berdiri sejak 9 Februari 2006 dengan modal terdaftar sebesar 70 juta yuan China.

Dalam porsi kerja sama dengan DOOH, Jiangxi Jiusheng berperan dalam pengadaan peralatan pembangkit listrik, material, serta fasilitas interkoneksi jaringan untuk proyek PLTS dengan kapasitas 2 GW.

Mitra selanjutnya, yaitu China Construction Third Engineering bureau Group Co Ltd atau yang dikenal juga dengan China Construction Third Bureau (CCTB). Perusahaan ini menjadi bagian dari kelompok konstruksi China State Construction Engineering Corporation (CSCEC) yang memiliki bisnis berskala internasional.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

DOOH Gandeng Tiga Mitra Asal China Fokus Data Center, Ini Profil dan Risikonya
| Sabtu, 24 Oktober 2026 | 15:39 WIB

DOOH Gandeng Tiga Mitra Asal China Fokus Data Center, Ini Profil dan Risikonya

DOOH membidik pengembangan PLTS berkapasitas 2 gigawatt (GW) dan kampus AI data center berkapasitas hingga 1,6 GW di Jawa Barat.

SOHO Lepas Seluruh Kepemilikan Pfizer Indonesia
| Sabtu, 24 Oktober 2026 | 07:59 WIB

SOHO Lepas Seluruh Kepemilikan Pfizer Indonesia

PT Soho Global Health Tbk (SOHO) melepas seluruh kepemilikan sahamnya di PT Pfizer Indonesia kepada Pfizer Corporation Hong Kong Limited. ​

SIDO Tebar Dividen Interim Rp 300 Miliar
| Sabtu, 24 Oktober 2026 | 07:52 WIB

SIDO Tebar Dividen Interim Rp 300 Miliar

Emiten produsen jamu dan farmasi tersebut akan menyalurkan dividen Rp 300 miliar. Setiap pemegang saham akan menerima dividen Rp 10 per saham.​

 Guyuran Duit Danantara Tak Menjamin Bursa Kembali Berjaya
| Sabtu, 24 Oktober 2026 | 07:41 WIB

Guyuran Duit Danantara Tak Menjamin Bursa Kembali Berjaya

Kucuran dana jumbo Danantara ke pasar modal belum tentu cukup menopang Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)

Pembangunan Graha Lestari Indah (PGLI) Mengoptimalkan Bisnis Kuliner
| Sabtu, 24 Oktober 2026 | 06:43 WIB

Pembangunan Graha Lestari Indah (PGLI) Mengoptimalkan Bisnis Kuliner

Melihat strategi PT Pembangunan Graha Lestari Indah Tbk (PGLI) dalam mengembangkan toko roti dan kue

Jumlah ISPA Imbas Karhutla Sentuh 333.470 Kasus
| Sabtu, 24 Oktober 2026 | 06:35 WIB

Jumlah ISPA Imbas Karhutla Sentuh 333.470 Kasus

Kasus tersebut tersebar di 68 kabupaten dan kota di tujuh provinsi terdampak kabut asap.            

Menembak Asap
| Sabtu, 24 Oktober 2026 | 06:20 WIB

Menembak Asap

Mengikuti emosi panas, memang sedap sekali meluapkan amarah pada pihak-pihak lain. Padahal, harusnya kita akui bukti-bukti di meja sendiri.

Tegaskan Pembayaran Gaji PNS Transfer Langsung
| Sabtu, 24 Oktober 2026 | 06:15 WIB

Tegaskan Pembayaran Gaji PNS Transfer Langsung

Mekanisme transfer langsung juga diterapkan untuk tunjangan profesi guru yang masih berstatus sebagai pegawai daerah

Kenaikan Margin, Kinerja Positif AKRA Berpotensi Berlanjut
| Sabtu, 24 Oktober 2026 | 06:14 WIB

Kenaikan Margin, Kinerja Positif AKRA Berpotensi Berlanjut

PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) melaporkan hasil kinerja keuangan yang solid hingga akhir kuartal III-2026. 

Pemerintah Tambah Rp 400 Triliun Kuota Kredit Rakyat
| Sabtu, 24 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Pemerintah Tambah Rp 400 Triliun Kuota Kredit Rakyat

Penambahan palfon kredit rakyat sebesar Rp 400 triliun ini tidak akan menambah beban APBN           

INDEKS BERITA

Terpopuler