Dubai Kerjasama dengan Binance untuk Kembangkan Ekosistim Aset Virtual

Selasa, 21 Desember 2021 | 17:48 WIB
Dubai Kerjasama dengan Binance untuk Kembangkan Ekosistim Aset Virtual
[ILUSTRASI. Ilustrasi uang kripto, bitcoin, 19 Oktober 2021. REUTERS/Edgar Su]
Reporter: Sumber: Reuters | Editor: Thomas Hadiwinata

KONTAN.CO.ID - DUBAI. Bursa uang kripto Binance pada Selasa (21/12) mengumumkan penandatanganan kerjasama dengan Dubai World Trade Centre Authority (DWTCA) dalam pembangunan ekosistem aset virtual di tingkat internasional.

Dubai World Trade Center (DWTC) pada Senin (20/12) menyatakan wilayahnya akan menjadi zona kripto sekaligus regulator untuk uang kripto dan aset virtual lain. Persaingan di tingkat regional yang kian ketat menjadi alasan Uni Emirat Arab (UEA) untuk menarik bisnis baru.

Binance, bursa cryptocurrency terbesar di dunia berdasarkan volume perdagangan, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka bermaksud untuk membantu pengembangan peraturan aset virtual di Dubai.

Baca Juga: Harga Bitcoin dan Ethereum Kompak Naik 4%, Shiba Inu Melompat 10%

“Tujuannya adalah untuk membantu bursa kripto, atau bisnis yang menawarkan layanan blockchain dan layanan DLT, atau berbagai uang dan aset digital untuk dilisensikan di Dubai,” katanya.

Regulator keuangan di sejumlah negara tahun ini menargetkan Binance. Beberapa di antaranya melarang platform tersebut melakukan aktivitas tertentu. Ada juga regulator yang memperingatkan konsumen bahwa Binance tidak memiliki lisensi untuk beroperasi di yurisdiksi mereka.

Sebagai tanggapan, CEO Changpeng Zhao mengatakan pada bulan Juli bahwa dia ingin meningkatkan hubungan dengan regulator.

 Baca Juga: Dua Kripto ini Disebut Taruhan Berisiko untuk 2022, apa saja?

DWTCA, yang disebut sebagai zona bebas di dalam UEA, menyetujui kerangka kerja pada bulan September yang memungkinkannya untuk menyetujui dan melisensikan aktivitas keuangan terkait kripto.

Dan pada bulan Oktober, Dubai International Financial Center (DIFC), zona bebas Dubai yang lain, merilis bagian pertama dari kerangka peraturan untuk token digital.

"Melalui posisi kepemimpinan dan keahlian kami, dikombinasikan dengan visi jangka panjang Dubai, kami berencana untuk mengembangkan kerangka peraturan yang sesuai dengan sifat aset virtual yang bergerak cepat dan progresif," kata Zhao.

Bagikan

Berita Terbaru

IHSG Mudah Mendaki, Gampang Dihempas
| Selasa, 13 Januari 2026 | 05:14 WIB

IHSG Mudah Mendaki, Gampang Dihempas

Panic selling yang dipicu penjualan saham-saham emiten konglomerasi membuat IHSG mengalami flash crash

KPK Mulai Menyasar Biro Haji dan Umrah
| Selasa, 13 Januari 2026 | 05:10 WIB

KPK Mulai Menyasar Biro Haji dan Umrah

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami keterlibatan PIHK dan biro travel di kuota tambahan haji. 

Bulog Mulai Tawarkan Beras untuk Ekspor
| Selasa, 13 Januari 2026 | 05:05 WIB

Bulog Mulai Tawarkan Beras untuk Ekspor

Perum Bulog sudah menawarkan beras kelas premium ke negara-negara di kawasan yang tergabung dalam ASEAN.

Saham Big Cap Rontok: Waspada Ketegangan Global Pengaruhi IHSG
| Selasa, 13 Januari 2026 | 04:50 WIB

Saham Big Cap Rontok: Waspada Ketegangan Global Pengaruhi IHSG

IHSG masih tercatat menguat 0,29% dalam lima hari perdagangan terakhir. Sedangkan sejak awal tahun, IHSG menguat 2,75%.

Lampu Kuning Kualitas Kredit Fintech Lending
| Selasa, 13 Januari 2026 | 04:50 WIB

Lampu Kuning Kualitas Kredit Fintech Lending

OJK mencatat tingkat wanprestasi di atas 90 hari alias TWP90 di industri fintech lending menembus 4,33% pada November 2025.

Fenomena Jastiper dan Ancaman Bocornya Penerimaan Pajak
| Selasa, 13 Januari 2026 | 04:34 WIB

Fenomena Jastiper dan Ancaman Bocornya Penerimaan Pajak

Tanpa pengawasan yang memadai, praktik belanja lintas negara melalui live shopping berisiko terus memperlebar celah fiskal.

Industri Sekuritas Yakin Transaksi Saham Tahun Ini Makin Tebal
| Selasa, 13 Januari 2026 | 04:15 WIB

Industri Sekuritas Yakin Transaksi Saham Tahun Ini Makin Tebal

Rata-rata nilai transaksi harian saham ikut melompat 40,6% hingga mencapai Rp 18,06 triliun pada tahun 2025.

IHSG Loyo di Awal Pekan Kedua Januari, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini
| Selasa, 13 Januari 2026 | 04:05 WIB

IHSG Loyo di Awal Pekan Kedua Januari, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melemah pada perdagangan Senin (12/1). Simak rekomendasi saham untuk perdagangan Selasa (13/1).

AS Umumkan Data Inflasi Hari Ini, Ekonom Prediksi Inflasi Mencapai 2,7% di Desember
| Selasa, 13 Januari 2026 | 03:30 WIB

AS Umumkan Data Inflasi Hari Ini, Ekonom Prediksi Inflasi Mencapai 2,7% di Desember

Konsensus ekonom memprediksi inflasi AS Desember 2025 tetap 2,7%. Data ini akan jadi penentu kebijakan The Fed. 

Harga Minyak Lesu, Saham Migas Masih Simpan Peluang di 2026
| Senin, 12 Januari 2026 | 13:00 WIB

Harga Minyak Lesu, Saham Migas Masih Simpan Peluang di 2026

Sektor migas dinilai lebih cocok sebagai peluang trading hingga investasi selektif, bukan lagi sektor spekulatif berbasis lonjakan harga komoditas

INDEKS BERITA