Berita Bisnis

Duh, Tarif Listrik Industri Tidak Kompetitif

Jumat, 06 Maret 2020 | 04:47 WIB
Duh, Tarif Listrik Industri Tidak Kompetitif

ILUSTRASI. Pekerja mengepak ubin porselen AQVA dari Essenza di pabrik PT. Intikeramik Alamasri Industri Tbk (IKAI) di Jatiuwung, Tanggerang, Banten (2/1). Essenza mengekspor ubin porselen ke salah satu mall di Korea Selatan yang dikembangkan oleh POSCO dengan nilai

Reporter: Agung Hidayat, Arfyana Citra Rahayu | Editor: Yuwono triatmojo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Meski sejumlah indikator menunjukkan tarif listrik bisa menyusut, pemerintah memastikan tarif tak berubah hingga akhir Juni nanti. Alhasil, kebijakan tersebut menjadi tantangan bagi industri manufaktur.

Selain tarif listrik Indonesia yang dinilai kurang kompetitif, beban energi tersebut mengikis peluang industri untuk bertumbuh di tengah stagnasi ekonomi

Ini Artikel Spesial

Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan atau membeli artikel ini.

Sudah berlangganan? Masuk

Berlangganan

Berlangganan Hanya dengan 20rb/bulan Anda bisa mendapatkan berita serta analisis ekonomi, bisnis, dan investasi pilihan

Rp 20.000

Bayar per artikel

Hanya Rp 5.000 untuk membaca artikel ini

Rp 5.000

Berlangganan dengan Google

Anda dapat menggunakan akun Google sebagai metode pembayaran karena Google akan mengingat metode yang sudah pernah digunakan.

Terbaru