Berita

Efek Perang Dagang, Harga Batubara Masih Lesu

Kamis, 29 Agustus 2019 | 07:57 WIB

ILUSTRASI. Terminal batubara

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Efek negatif perang dagang yang kembali berkobar membuat batubara masuk tren bearish. Bahkan kenaikan permintaan batubara dari kawasan Asia gagal mengangkat harga batubara.

Selasa (27/8), harga batubara kontrak pengiriman Oktober 2019 di ICE Futures melemah 0,84% menjadi US$ 65,20 per metrik ton. Ini juga menjadi rekor terburuk batubara selama 26 bulan terakhir.

Analis Central Capital Futures Wahyu Tribowo Laksono mengatakan, saat ini pergerakan harga batubara masih sangat bergantung pada permintaan yang cenderung masih lesu akibat perang dagang. Terlebih, perang dagang membuat perlambatan ekonomi di China kian terasa.

Baca Juga: Morgan Stanley revisi target, harga minyak stagnan di awal perdagangan hari ini

Padahal Negeri Tirai Bambu tersebut selama ini merupakan importir terbesar batubara. "Masih belum ada turning point teknikal maupun fundamental untuk harga batubara, ditambah lagi risiko resesi global kian dekat," kata Wahyu, kemarin.

Lebih lanjut Wahyu melihat, pemerintah China juga bakal melakukan intervensi agar harga batubara tidak terus merosot. "Terlepas dari itu, secara fundamental dalam jangka panjang jelas supply dan demand masih jadi penggerak batubara," ungkap dia.

Baca Juga: Dapat Untung Dari Perang Dagang, Saham Selamat Sempurna (SMSM) Direkomendasikan BeliĀ 

Selanjutnya
Halaman   1 2
Reporter: Intan Nirmala Sari
Editor: Narita Indrastiti

IHSG
6.219,44
1.82%
-115,41
LQ45
983,25
0.91%
-9,00
USD/IDR
14.020
0,50
EMAS
753.000
0,00%

Baca juga