Efisiensi agar Kinerja Perusahaan Gas Negara (PGAS) Makin Berisi

Kamis, 11 Desember 2025 | 06:30 WIB
Efisiensi agar Kinerja Perusahaan Gas Negara (PGAS) Makin Berisi
[ILUSTRASI. Pekerja melakukan penyambungan pipa gas induk PGN di kawasan Pondok Jaya, Bintaro, Tangerang Selatan, Banten, Jumat (22/3). PT PGN Tbk (PGAS), Subholding Gas Pertamina menyebutkan perusahaan menyiapkan dana hingga US$ 85 juta atau setara Rp 1,3 triliun untuk pembangunan jaringan pipa gas untuk pelanggan rumah tangga./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/24/03/2024.]
Reporter: Vatrischa Putri Nur | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) tertekan pada sembilan bulan 2025. Efisiensi operasional sembari menjaga percepatan proyek strategis, dinilai bisa jadi penyokong agar prospek fundamental PGAS tetap terangkat di tahun 2026.

Sepanjang Januari-September 2025, PGAS membukukan pendapatan US$ 2,92 miliar, meningkat 3,78% secara tahunan (yoy).  Hanya saja, beban pokok pendapatan meningkat 8,59% yoy menjadi US$ 2,42 miliar. Itu membuat laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk susut 9,68% yoy menjadi US$ 237,89 juta.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan
Topik Terkait

Berita Terbaru

Ramai Tekanan, Leasing Dorong Efisiensi Bisnis
| Rabu, 10 Juni 2026 | 05:40 WIB

Ramai Tekanan, Leasing Dorong Efisiensi Bisnis

BOPO multifinance melandai ke level 79,21% pada April 2026, dibanding periode yang sama di tahun lalu yang masih sebesar 80,25%.

Rencana OPEC+ Tambah Pasokan Minyak Diprediksi Belum Berikan Dampak Ke Pasar
| Rabu, 10 Juni 2026 | 05:37 WIB

Rencana OPEC+ Tambah Pasokan Minyak Diprediksi Belum Berikan Dampak Ke Pasar

Konflik yang berkepanjangan dan penutupan Selat Hormuz yang sedang berlangsung telah memutus pasokan energi dari Teluk Persia.

Kenaikan BI Rate Bisa Menekan Prospek Kredit
| Rabu, 10 Juni 2026 | 05:30 WIB

Kenaikan BI Rate Bisa Menekan Prospek Kredit

Kenaikan BI rate akan meningkatkan tekanan biaya dana, terutama dari deposito dan dana korporasi besar. ​

Metrodata Electronics (MTDL) Bidik Pendapatan Tumbuh 10% Tahun ini
| Rabu, 10 Juni 2026 | 05:20 WIB

Metrodata Electronics (MTDL) Bidik Pendapatan Tumbuh 10% Tahun ini

Salah satu fokus utama MTDL adalah pengembangan lini bisnis solusi dan konsultasi digital, yakni menata ulang arsitektur solusi.

Bank Perkuat Payroll demi Menjaga Dana Murah Saat BI Rate Naik
| Rabu, 10 Juni 2026 | 05:00 WIB

Bank Perkuat Payroll demi Menjaga Dana Murah Saat BI Rate Naik

Di tengah tren kenaikan bunga deposito, keberadaan CASA menjadi semakin krusial karena mampu menekan biaya dana atau cost of fund (CoF) 

Simak Prediksi IHSG Hari Ini (10/6) Setelah Melonjak 404 Poin
| Rabu, 10 Juni 2026 | 04:50 WIB

Simak Prediksi IHSG Hari Ini (10/6) Setelah Melonjak 404 Poin

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melonjak 404,51 atau 7,57% menjadi 5.746,65 pada perdagangan Selasa (9/6) setelah turun 4 hari beruntun.

Aturan Ekspor SDA Seret Sederet Lini Usaha Asuransi
| Rabu, 10 Juni 2026 | 04:45 WIB

Aturan Ekspor SDA Seret Sederet Lini Usaha Asuransi

Perubahan tata kelola ekspor menyisakan pekerjaan rumah bagi perusahaan asuransi akibat banyaknya kontrak yang perlu disesuaikan.

Tower Bersama Infrastructure (TBIG) Menyiapkan Belanja Modal Rp 4 Triliun
| Rabu, 10 Juni 2026 | 04:20 WIB

Tower Bersama Infrastructure (TBIG) Menyiapkan Belanja Modal Rp 4 Triliun

Untuk rencana ekspansi, TBIG tetap fokus pada pertumbuhan organik, baik melalui pembangunan menara, fiber optik, maupun konektivitas

Sinyal Positif bagi Pebisnis Alat Berat
| Rabu, 10 Juni 2026 | 04:10 WIB

Sinyal Positif bagi Pebisnis Alat Berat

Pemerintah akan melakukan relaksasi RKAB batubara secara terukur dengan mempertimbangkan perkembangan harga komoditas global.

Rupiah Jeblok, Bank Indonesia Mengerek BI Rate ke Angka 5,50% Hari Ini (9/6)
| Selasa, 09 Juni 2026 | 15:03 WIB

Rupiah Jeblok, Bank Indonesia Mengerek BI Rate ke Angka 5,50% Hari Ini (9/6)

Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga acuannya atau BI Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,50% dalam RDG Mingguan pada 9 Juni 2026.

INDEKS BERITA