Ekspansi Bisnis Kabel AI Data Center Panduit di Tengah Gejolak Ekonomi dan Politik

Rabu, 29 April 2026 | 05:45 WIB
Ekspansi Bisnis Kabel AI Data Center Panduit di Tengah Gejolak Ekonomi dan Politik
[ILUSTRASI. Mengapa Indonesia Butuh Datacenter untuk Masa Depan Bertenaga AI (Dok/Microsoft)]
Reporter: Amalia Nur Fitri | Editor: Yuwono Triatmodjo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Di tengah iklim berbisnis yang agak melambat akibat ketegangan geopolitik di Timur Tengah hingga ketatnya efisiensi Pemerintah di berbagai lini, perusahaan solusi infrastruktur, Panduit menemukan celah untuk mengembangkan langkahnya.

Dalam gelaran Panduit Technology Day, Panduit melihat perkembangan Artificial Intelligence (AI) berkembang pesat beberapa tahun terakhir dan perusahaan bisa masuk melalui infrastruktur digitalnya.

Direktur Bisnis Panduit untuk ASEAN, India, dan Korea Simin Sirun menyampaikan hasil riset dari Grand VIew Research mengenai adopsi AI yang bisa tumbuh dengan compund annual growth rate (CAGR) sebesar 40%. Dia mengatakan, AI mengubah cara perusahaan beroperasi dan merevolusi efisiensi di berbagai sektor seperti gudang otomatis dan smart building.

Baca Juga: Membedah Diversifikasi Bisnis PGEO ke Data Center dan Hidrogen

"Infrastruktur sangatlah penting mendukung implementasi AI di Indonesia," ucapnya saat ditemui di Pullman Hotel Central Park, Jakarta Barat Selasa (28/4).

Kevin Choong Area Sales Manager Network Infrastructure Panduit lebih jauh juga memaparkan sebelum adanya kesadaran mengenai pentingnya infrastruktur pusat data AI, kebutuhan terbesar terhadap infrastruktur sistem komputasi banyak datang dari sektor seperti gaming.

"Kini kebutuhan tersebut telah bergeser secara signifikan ke arah AI data center, yang membutuhkan kapasitas pemrosesan jauh lebih besar. Kebutuhan ini bahkan bisa mencapai ratusan kali lipat dibandingkan data center konvensional maupun perangkat seperti ponsel," ucap Kevin.

Melihat konteks ini, Panduit otomatis melihat AI data center sebagai segmen paling menjanjikan dibandingkan dua segmen utama lainnya, yaitu enterprise dan manufacturing.

Dia juga membuka bahwa sebelumnya, pasar data center sudah berkembang melalui berbagai jenis seperti cloud data center, edge data center, hingga data center untuk sektor perbankan dan korporasi.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Said Iqbal Masuk Istana! Outsourcing Mau Dihapus? Ini Agenda Besarnya untuk Buruh
| Selasa, 09 Juni 2026 | 00:23 WIB

Said Iqbal Masuk Istana! Outsourcing Mau Dihapus? Ini Agenda Besarnya untuk Buruh

Ini bukan berarti tidak pro terhadap pengusaha. Dunia usaha juga harus diberi ruang untuk berkembang dan mendapatkan keuntungan.

ESG Autopedia (ASLC): Mengandalkan Kepercayaan untuk Jaga Pangsa Pasar
| Senin, 08 Juni 2026 | 09:52 WIB

ESG Autopedia (ASLC): Mengandalkan Kepercayaan untuk Jaga Pangsa Pasar

Bisnis mobil bekas dihadapkan kondisi ekonomi menantang. PT Autopedia Sukses Lestari Tbk percaya, trust bisa menjaga ket

Implementasi Pajak Kekayaan dan Ilusi Keadilan
| Senin, 08 Juni 2026 | 08:00 WIB

Implementasi Pajak Kekayaan dan Ilusi Keadilan

Meskipun terdengar heroik, pajak kekayaan berisiko memaksa penjualan aset tak likuid. Dampaknya patut diwaspadai.

Menagih Obat Pemulih Kepercayaan terhadap Pemerintah di Tengah Badai 'Sell Indonesia'
| Senin, 08 Juni 2026 | 07:57 WIB

Menagih Obat Pemulih Kepercayaan terhadap Pemerintah di Tengah Badai 'Sell Indonesia'

Kepercayaan harus terus dijaga lantaran saat hal tersebut mulai terkikis, rupiah bukan satu-satunya aset yang akan membayar harganya.

 Jaga Profitabilitas, Unilever Indonesia (UNVR) Akan Terapkan Penyesuaian Harga
| Senin, 08 Juni 2026 | 07:41 WIB

Jaga Profitabilitas, Unilever Indonesia (UNVR) Akan Terapkan Penyesuaian Harga

Tahun ini UNVR membidik pertumbuhan kinerja lebih tinggi. Untuk itu, UNVR akan berupaya menjaga volume penjualan dan tingkat penetrasi produk. ​

Rupiah Semakin Lemah, Emiten Otomotif Lesu Darah
| Senin, 08 Juni 2026 | 07:33 WIB

Rupiah Semakin Lemah, Emiten Otomotif Lesu Darah

Semakin loyonya otot rupiah terhadap dolar AS berpotensi memukul kinerja emiten di sektor otomotif. 

Dapat Restu RUPS, Inti Bangun Sejahtera (IBST) Siap Go Private
| Senin, 08 Juni 2026 | 07:27 WIB

Dapat Restu RUPS, Inti Bangun Sejahtera (IBST) Siap Go Private

Sejalan rencana go private dan delisting, pemegang saham pengendali IBST, yakni PT iForte Solusi Infotek akan melakukan penawaran tender sukarela.

Kinerja Kuartal I-2026 Tumbuh Positif, Laba TOWR Masih Bisa Menjulang
| Senin, 08 Juni 2026 | 07:23 WIB

Kinerja Kuartal I-2026 Tumbuh Positif, Laba TOWR Masih Bisa Menjulang

Sucor Sekuritas memperkirakan, pertumbuhan laba PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) ke depan masih berada pada kisaran satu digit rendah. 

Awal Pekan, Sentimen Domestik Bikin Pasar Suram, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini
| Senin, 08 Juni 2026 | 07:22 WIB

Awal Pekan, Sentimen Domestik Bikin Pasar Suram, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Faktor-faktor domestik seperti UU P2SK dan defisit APBN terus memicu sentimen negatif bursa saham dan rupiah.

Kopdes Merah Putih Tak Menghambat Prospek Bisnis Emiten Ritel
| Senin, 08 Juni 2026 | 07:17 WIB

Kopdes Merah Putih Tak Menghambat Prospek Bisnis Emiten Ritel

Bisnis emiten ritel tidak terhambat ekspansi Koperasi Desa Merah Putih. Prospek emiten ritel diprediksi masih tangguh pada semester dua tahun ini.

INDEKS BERITA

Terpopuler