Eksplorasi Ladang Guyana, ExxonMobil Temukan Dua Sumber Migas Baru di Blok Stabroek

Rabu, 05 Januari 2022 | 21:23 WIB
Eksplorasi Ladang Guyana, ExxonMobil Temukan Dua Sumber Migas Baru di Blok Stabroek
[ILUSTRASI. Penemuan baru ExxonMobil menambah potensi sumber daya di Guyana yang merupakan salah satu ladang migas baru terpenting di dunia. Sumber foto:exxonmobil.com]
Reporter: Sumber: Reuters | Editor: Anastasia Lilin Yuliantina

KONTAN.CO.ID - Produsen minyak dan gas utama Amerika Serikat (AS) yakni ExxonMobil Corp, menyatakan telah menemukan dua sumber minyak dan gas (migas) baru di Blok Stabroek, lepas pantai Guyana. Penemuan tersebut menambah potensi sumber daya di salah satu ladang migas baru terpenting di dunia.

Pada Hari Rabu (5/1), ExxonMobil mengatakan penemuan baru terjadi di sumur Fangtooth-1 dan Lau Lau-1. "Akan menambah perkiraan sumber daya sebelumnya yang sebesar 10 miliar barel setara minyak dari blok tersebut," kata perusahaan itu tanpa memberikan perkiraan sumber daya atas temuan baru.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Incar Proyek PLTS 100 Gwp, Produsen Setrum Surya Ini Membuka Peluang Bermitra
| Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:15 WIB

Incar Proyek PLTS 100 Gwp, Produsen Setrum Surya Ini Membuka Peluang Bermitra

PLN Nusantara Renewables (PLN NR) bersiap meraup peluang dari ambisi pemerintah membangun PLTS 100 GWp dalam tiga tahun.

 
Kisah Jalak Tiongkok, Terbang Bebas Melintasi Banyak Negara
| Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:10 WIB

Kisah Jalak Tiongkok, Terbang Bebas Melintasi Banyak Negara

Di Oktober, saat suhu udara di Asia dingin, daun-daun maple menguning. Kawanan burung migran besar-kecil bersiap-siap terbang ke selatan. 

Ironi Reformasi Bursa
| Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:10 WIB

Ironi Reformasi Bursa

Agenda reformasi bursa saham, yang berfokus ke peningkatan transparansi, telah berjalan selama enam bulan. ​Hasilnya?

Pergeseran Nyata dari Pembiayaan Konsumtif ke Produktif
| Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:05 WIB

Pergeseran Nyata dari Pembiayaan Konsumtif ke Produktif

Pertumbuhan pinjaman daring di luar Pulau Jawa menunjukkan pasar yang masih terbuka. Kebutuhan modal pelaku usaha mikro

Kiat Meraih Sukses dengan Grit dan Support System
| Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:05 WIB

Kiat Meraih Sukses dengan Grit dan Support System

​Kesuksesan tak hanya ditentukan oleh kegigihan diri, tetapi juga oleh lingkungan yang mendukung seseorang untuk bertumbuh dan berkembang.

Saat Berkain Tak Lagi Menunggu Hari Istimewa
| Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Saat Berkain Tak Lagi Menunggu Hari Istimewa

Memakai batik tak harus menunggu kondangan atau acara formal. Sejumlah komunitas berkain kini mulai hadir dan berkembang di daerah. 

Butuh Investasi Jumbo, Pengembangan PLTA Masih Terganjal Regulasi
| Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:10 WIB

Butuh Investasi Jumbo, Pengembangan PLTA Masih Terganjal Regulasi

Pemerintah mendorong transformasi pembangkit energi hidro. Tapi, masih banyak hambatan yang perlu diatasi. Apa saja?

Ruang Pemulihan Kontribusi Asuransi Syariah Kian Lapang
| Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50 WIB

Ruang Pemulihan Kontribusi Asuransi Syariah Kian Lapang

Pendapatan kontribusi industri asuransi syariah turun 0,12% secara tahunan menjadi Rp 15,96 triliun per Agustus 2026.

Siapkan Aturan Soal Nasib Proyek Whoosh
| Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:57 WIB

Siapkan Aturan Soal Nasib Proyek Whoosh

Kementerian Keuangan, Kementerian Perhubungan, BP BUMN dan BPI Danantara sedang menyiapkan rancangan Perpres yang mengatur keberlanjutan Whoosh

2027, Siap Pungut Cukai Minuman Berpemanis
| Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:47 WIB

2027, Siap Pungut Cukai Minuman Berpemanis

Dirjen Bea dan Cukai Djaka Budi Utama menargetkan pungutan cukai minuman berpemanis berlaku semester II-2026

INDEKS BERITA