Eximbank Mengubah Strategi Bisnis

Kamis, 01 Agustus 2019 | 08:08 WIB
Eximbank Mengubah Strategi Bisnis
[]
Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Narita Indrastiti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atawa Indonesia Eximbank mencatatkan laba bersih sebesar Rp 43,82 miliar pada Juni 2019 atau tumbuh 89,14% dibandingkan laba bersih Juni 2018 yang sebesar Rp 403,34 miliar.

Ketua Dewan Direktur sekaligus Direktur Eksekutif Eximbank Sinthya Roesly mengatakan, Eximbank fokus mendorong pembiayaan ekspor dari pada mengejar keuntungan. Hingga Juni 2019, jumlah pembiayaan Eximbank sebesar Rp 105,02 triliun. Adapun bisnis penjaminan mencapai Rp 11,72 triliun dan bisnis asuransi sebesar Rp 8,46 triliun, ujar Sinthya Kamis (31/7).

Untuk meningkatkan kinerja, tahun ini Eximbank mengubah strategi bisnis. Manajemen beserta pemegang saham sepakat pada bisnis konsolidasi. Artinya lembaga pembiayaan khusus ini akan mengembangkan produk baru dan mengganti model bisnis yang selama ini fokus pada pembiayaan ekspor. "Eximbank sudah memiliki basis kuat pada bisnis pembiayaan, maka saatnya merambah kepada bisnis penjaminan," kata dia.

Bila pada tahun 2018 pembiayaan tumbuh 8,10% secara year on year (yoy), maka target di 2019 cuma tumbuh 2% yoy. Sedangkan bisnis penjaminan pada 2018 tumbuh 5,97% yoy akan ditingkatkan menjadi tumbuh 25% yoy di 2019. Sedangkan asuransi hanya diproyeksi tumbuh 2% yoy, turun dari pertumbuhan pada 2018 sebesar 8,4% yoy.

Guna mencapai target bisnis, Eximbank akan menjadi credit enhancer dan problem solver bagi perbankan nasional untuk memberikan akses pembiayaan kepada sektor berorientasi ekspor. Juga menjadi pemimpin pembiayaan ekspor nasional dan meningkatkan akses pembiayaan UKM ekspor.

Selain itu, meningkatkan akses terhadap public fund yang murah termasuk optimalisasi dukungan pemerintah melalui penempatan dana-dana ke LPEI. Regulasi dari OJK sudah ada. Sehingga ada kesepakatan akun-akun mana yang bisa kolaborasi dengan LPEI. Kami optimistis ini menjadi pola baru. Sehingga penjaminan makin besar, tambah Sinthya.

Adapun pada tahun ini, pemerintah akan memberikan modal berupa penyertaan modal negara (PNM) sebesar Rp 2,5 triliun untuk bisnis tahun ini. Sejak tahun 2010 hingga 2018 LPEI sudah memperoleh penyertaan modal negara sebesar Rp 7 triliun untuk penugasan umum dan Rp 4,2 triliun penugasan khusus. Eximbank juga berencana menghimpun pendanaan dari surat utang atau penerbitan obligasi sebanyak Rp 10 triliun hingga Rp 11 triliun di tahun ini.

Bagikan

Berita Terbaru

Dipicu Faktor Low Season, Laba Pembangunan Jaya Ancol (PJAA) Anjlok di Kuartal I-2026
| Jumat, 17 April 2026 | 09:23 WIB

Dipicu Faktor Low Season, Laba Pembangunan Jaya Ancol (PJAA) Anjlok di Kuartal I-2026

Di kuartal I-2026, pendapatan PJAA hanya Rp 207,58 miliar, anjlok 1,52% secara tahunan (YoY) dari Rp 210,80 miliar pada kuartal I-2025. ​

Saham Infrastruktur Belum Subur
| Jumat, 17 April 2026 | 09:16 WIB

Saham Infrastruktur Belum Subur

Kinerja saham emiten infrastruktur masih meloyo dan semakin tertinggal dibandingkan 10 indeks sektoral lainnya di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Punya Kontrak Jangka Panjang dan Tambah Armada, Seberapa Menarik Saham ELPI?
| Jumat, 17 April 2026 | 08:30 WIB

Punya Kontrak Jangka Panjang dan Tambah Armada, Seberapa Menarik Saham ELPI?

PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) memperluas jangkauan operasional di kawasan Asia-Pasifik.

Terjerembap! Deretan Saham Big Caps Bikin IHSG Loyo, Kapan Waktu Tepat Serok Bawah?
| Jumat, 17 April 2026 | 08:00 WIB

Terjerembap! Deretan Saham Big Caps Bikin IHSG Loyo, Kapan Waktu Tepat Serok Bawah?

Meski IHSG sempat rebound, saham-saham big caps tetap tertekan dan mendominasi daftar top laggards IHSG. 

Program MBG Perlu Audit dan Pengawasan Ketat
| Jumat, 17 April 2026 | 07:21 WIB

Program MBG Perlu Audit dan Pengawasan Ketat

Pengawasan yang ketat dari bebagai pihak diperlukan untuk menutup celah penyimpangan anggaran program MBG

Saham INTP vs SMGR: Mana yang Lebih Kuat Hadapi Badai Industri Semen?
| Jumat, 17 April 2026 | 07:16 WIB

Saham INTP vs SMGR: Mana yang Lebih Kuat Hadapi Badai Industri Semen?

Oversupply dan krisis batubara menekan industri semen. Pahami rekomendasi saham untuk SMGR dan INTP.

Dukung WFH, PLN Diskon Tambah Daya Listrik
| Jumat, 17 April 2026 | 07:12 WIB

Dukung WFH, PLN Diskon Tambah Daya Listrik

Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto mengatakan, momentum WFH membuat kebutuhan listrik rumah tangga meningkat.

Kinerja Operasional Masih Lesu, UNTR Pasang Strategi Lebih Defensif
| Jumat, 17 April 2026 | 07:09 WIB

Kinerja Operasional Masih Lesu, UNTR Pasang Strategi Lebih Defensif

Kinerja UNTR anjlok di berbagai segmen, dari alat berat hingga batubara. Simak analisis saham UNTR di sini.

Strategi WMPP Jual Aset dan Gandeng Mitra Bisnis
| Jumat, 17 April 2026 | 07:08 WIB

Strategi WMPP Jual Aset dan Gandeng Mitra Bisnis

WMPP juga membuka pintu untuk melakukan penjajakan kerja sama dengan sejumlah mitra dan investor strategis.

IHSG Masih Diwarnai Profit Taking, Cek Rekomendasi Saham Pilihan di Akhir Pekan
| Jumat, 17 April 2026 | 07:02 WIB

IHSG Masih Diwarnai Profit Taking, Cek Rekomendasi Saham Pilihan di Akhir Pekan

IHSG ditutup melemah, namun ada 4 saham pilihan analis yang patut dicermati. Simak strategi trading untuk hari ini 

INDEKS BERITA

Terpopuler