Gapki Minta Mandatori B50 Ditinjau Lagi

Rabu, 13 Agustus 2025 | 06:27 WIB
Gapki Minta Mandatori B50 Ditinjau Lagi
[ILUSTRASI. Pekerja menunjukkan buah kelapa sawit usai dipanen di kawasan PT Perkebunan Nusantara IV, Deli Serdang, Sumatera Utara, Kamis (24/10/2024). Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan ketersediaan minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) masih sangat mencukupi untuk bahan baku biodiesel 50 persen (B50) dengan tingkat produksi CPO di Indonesia pada tahun 2024 sekitar 46 juta ton, sedangkan yang dibutuhkan untuk pembuatan B50 hanya 5,3 juta ton. ANTARA FOTO/Fransisco Carolio/tom.]
Reporter: Sabrina Rhamadanty | Editor: Dadan M. Ramdan

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Di tengah target pemerintah untuk tetap menjalankan program mandatori 50% biodiesel atau B50 mulai tahun depan, Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) mengungkap potensi penurunan ekspor minyak sawit mentah (CPO) sebesar 1,5 juta ton pada tahun ini.

Ketua Umum Gapki Eddy Martono mengemukakan potensi penurunan ekspor CPO pada tahun ini akan mempengaruhi target B50 di tahun 2026. Pasalnya, subsidi B50 berasal dari pungutan ekspor (PE) CPO. Sebagai produsen CPO terbesar di dunia, Eddy meminta pemerintah untuk meninjau kembali penerapan kebijakan B50. Pertimbangannya, tahun ini produksi minyak sawit Indonesia berada pada posisi stagnan.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan
Topik Terkait

Berita Terbaru

IHSG Tembus Lagi 6.100, Intip Prediksi dan Rekomendasi Saham Hari Ini (17/7)
| Jumat, 17 Juli 2026 | 04:50 WIB

IHSG Tembus Lagi 6.100, Intip Prediksi dan Rekomendasi Saham Hari Ini (17/7)

IHSG mengakumulasi kenaikan 3,31% dalam lima hari perdagangan terakhir. Sedangkan sejak awal tahun, IHSG masih melemah 29,36%.​

Industri Selektif Memilih Risiko Asuransi Rekayasa
| Jumat, 17 Juli 2026 | 04:35 WIB

Industri Selektif Memilih Risiko Asuransi Rekayasa

Industri asuransi umum masih menyimpan harapan terhadap perbaikan kinerja asuransi rekayasa hingga akhir tahun 2026. 

Air dan Medan Persaingan Bisnis
| Jumat, 17 Juli 2026 | 04:24 WIB

Air dan Medan Persaingan Bisnis

Air tidak lagi sekadar menjadi sumber daya pendukung yang bekerja di balik layar. Air kini menjadi bagian penting dari strategi bisnis.

Permenkes Tembakau Membayangi Nasib Petani dan UMKM
| Jumat, 17 Juli 2026 | 04:20 WIB

Permenkes Tembakau Membayangi Nasib Petani dan UMKM

Bukan hanya pelaku industri hasil tembakau (IHT), kali ini kalangan petani, pekerja, hingga pedagang UMKM ikut mewanti-wanti dampak regulasi itu

Prospek Cerah Kawasan Industri dan Harga Saham SSIA
| Kamis, 16 Juli 2026 | 22:09 WIB

Prospek Cerah Kawasan Industri dan Harga Saham SSIA

Keputusan PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) memperluas pengembangan kawasan industri ke Subang merupakan strategi yang tepat.

Harga Minyak Mentah Menguat, Angin Segar Bagi MEDC dan ENRG
| Kamis, 16 Juli 2026 | 21:57 WIB

Harga Minyak Mentah Menguat, Angin Segar Bagi MEDC dan ENRG

Harga minyak mentah yang berada di atas angin, turut memberikan kekuatan pada emiten-emiten hulu minyak dan migas seperti ENRG dan MEDC.

Yield SRBI Tembus 7,7% Diborong Asing, Outstanding Lampaui Rp 1.000 Triliun
| Kamis, 16 Juli 2026 | 18:33 WIB

Yield SRBI Tembus 7,7% Diborong Asing, Outstanding Lampaui Rp 1.000 Triliun

Imbal hasil (yield) SRBI melonjak tajam, sementara outstanding dan kepemilikan investor asing mencetak rekor baru.

Penjualan Kendaraan Ngegas di Semester I, Emiten Komponen Otomotif Bakal Terimbas?
| Kamis, 16 Juli 2026 | 10:00 WIB

Penjualan Kendaraan Ngegas di Semester I, Emiten Komponen Otomotif Bakal Terimbas?

Sepanjang semester I-2026, penjualan kendaraan baik sepeda motor maupun mobil mengalami kenaikan yang cukup baik.

Saham Konglo Digebuk, Blue Chip Terkapar, Jumlah Saham Layak Investasi Kian Terbatas?
| Kamis, 16 Juli 2026 | 09:28 WIB

Saham Konglo Digebuk, Blue Chip Terkapar, Jumlah Saham Layak Investasi Kian Terbatas?

Dari 963 emiten yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI), tak sampai 10 persen yang bisa disebut layak sebagai aset investasi.

Grup Bakrie Gencar Cari Duit Lewat Rights Issue, Rencana ENRG Dinilai Paling Oke
| Kamis, 16 Juli 2026 | 08:00 WIB

Grup Bakrie Gencar Cari Duit Lewat Rights Issue, Rencana ENRG Dinilai Paling Oke

Investor sebaiknya fokus pada efektivitas penggunaan dana hasil rights issue dalam menyikapi maraknya aksi penerbitan saham baru di BEI.

INDEKS BERITA

Terpopuler