Gara-Gara FCA Setitik

Sabtu, 15 Juni 2024 | 03:07 WIB
Gara-Gara FCA Setitik
[ILUSTRASI. TAJUK - Barly Haliem]
Barly Haliem Noe | Managing Editor

KONTAN.CO.ID - Sejak awal, gagasan mengenai papan pemantauan khusus saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) sebenarnya sudah memicu kontroversi. Protes meningkat manakala otoritas bursa menerapkan papan khusus ini dengan mekanisme lelang saham secara penuh atau full call auction (FCA) pada Maret 2024.

Puncaknya terjadi manakala FCA ini menjerat PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), emiten dengan market terbesar di bursa, akhir Mei 2024. Pasar shock, sehingga mempercepat rontoknya harga saham-saham di BEI yang sedang tertekan oleh sentimen pelemahan rupiah.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), misalnya, turun 2,36% sepekan terakhir, dan minus 7,15% sejak BREN masuk FCA. Nilai transaksi saham mendadak kempes di bawah Rp 12 triliun per hari.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terkait

Berita Terbaru

Konflik Timur Tengah Goyang Stabilitas Valas Komoditas
| Sabtu, 11 Juli 2026 | 07:00 WIB

Konflik Timur Tengah Goyang Stabilitas Valas Komoditas

AUD naik meski ketegangan global meningkat. Bank Sentral Selandia Baru naikkan bunga acuan. Simak proyeksi valas komoditas

JELI IPO: Strategi Baru dari Nata De Coco ke Pasar Gummy Candy
| Sabtu, 11 Juli 2026 | 06:30 WIB

JELI IPO: Strategi Baru dari Nata De Coco ke Pasar Gummy Candy

Produsen Inaco, PT Niramas Utama Tbk (JELI), berhasil menghimpun dana IPO Rp 239,4 miliar. Strategi ekspansi agresif menanti

Swasta Jualan Bensin
| Sabtu, 11 Juli 2026 | 06:15 WIB

Swasta Jualan Bensin

Seharusnya pemerintah mengizinkan SPBU swasta mencari pasokan bensin sesuai spesifikasi yang mereka inginkan.

Bank Kejar Modal Demi Ekspansi
| Sabtu, 11 Juli 2026 | 06:00 WIB

Bank Kejar Modal Demi Ekspansi

Bank membidik status KBMI 3 untuk memperluas bisnis.                                                     

Kenaikan Tarif Tol Masih Menunggu Evaluasi
| Sabtu, 11 Juli 2026 | 05:25 WIB

Kenaikan Tarif Tol Masih Menunggu Evaluasi

Pemerintah menyebutkan ada sebanyak 52 operator pengelola ruas jalan tol mengajukan kenaikan tarif jalan tol.

Laju Pertumbuhan Asuransi Syariah Diprediksi Moderat
| Sabtu, 11 Juli 2026 | 04:55 WIB

Laju Pertumbuhan Asuransi Syariah Diprediksi Moderat

Kontribusi yang didapat perusahaan asuransi syariah mencapai Rp 9,15 triliun per Mei 2026, alias naik 18,10% secara tahunan

Kecerdasan Buatan Menggantikan Dokter?
| Sabtu, 11 Juli 2026 | 04:25 WIB

Kecerdasan Buatan Menggantikan Dokter?

Artificial intelligence (AI) harus diposisikan sebagai mitra klinis, bukan pengganti tenaga kesehatan.

BEI Ingatkan, Sebanyak 327 Emiten Belum Penuhi Free Float dan Ada 14 Saham HSC
| Jumat, 10 Juli 2026 | 10:47 WIB

BEI Ingatkan, Sebanyak 327 Emiten Belum Penuhi Free Float dan Ada 14 Saham HSC

Ratusan emiten terancam sanksi karena belum penuhi aturan free float. Cari tahu dampaknya pada portofolio Anda sebelum terlambat.

Mendorong Bisnis Anak Usaha Baru, DSSA Menyuntik Dana Jumbo Hingga Rp 8,5 Triliun
| Jumat, 10 Juli 2026 | 10:41 WIB

Mendorong Bisnis Anak Usaha Baru, DSSA Menyuntik Dana Jumbo Hingga Rp 8,5 Triliun

Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) menambah modal Rp 8,53 triliun ke anak usaha. Analis sebut dampak netral jangka pendek, tapi ada potensi besar.

Emiten-Emiten Pelat Merah Mulai Terlihat Bergairah
| Jumat, 10 Juli 2026 | 10:34 WIB

Emiten-Emiten Pelat Merah Mulai Terlihat Bergairah

Laba emiten BUMN non bank membaik, namun analis peringatkan risiko reversal. Temukan strategi investasi aman untuk saham BUMN.

INDEKS BERITA

Terpopuler