KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT MD Pictures Tbk (FILM) berencana menjual saham dalam tresuri sebanyak-banyaknya 146,92 miliar. Dengan penjualan ini, FILM berpeluang mendapatkan dana lebih tinggi dibandingkan saat membeli saham ini melalui buyback dengan biaya Rp 24,45 miliar.
Penjualan kembali ini akan dilakukan secara bertahap mulai 17 November mendatang. Harga penjualannya tidak akan lebih rendah dari harga penutupan hari sebelumnya. Meski belum ada harga pasti penjualan, andai FILM menjual di harga Rp 480 per saham, seperti harga penutupan Jumat (5/11), perusahaan ini bisa mengantongi dana Rp 70,52 miliar.
"Kami yakin dukungan dana tersebut akan menjadi modal kami untuk menghasilkan karya film yang lebih banyak lagi untuk kebutuhan strategi bisnis perfilman yang pada era sekarang yang telah beralih ke digital," ujar CMO FILM, Astrid Suryatenggara, Jumat (5/11).
Astrid menjelaskan, kekuatan bisnis hiburan pada segmen digital ini yaitu konten yang menarik. Untuk mendorong perusahaan menggeber konten digitalnya, perusahaan yang dinahkodai Manoj Punjabi ini sebelumnya mengumumkan kedatangan investor baru, Tencent Holding, pada Oktober lalu.
CFO FILM, Anand Priyadarshi, menambahkan, perolehan digital hingga kuartal III-2021 ini mencapai Rp 157 miliar, tumbuh sebesar 279% dibanding kuartal III-2020 yang sekitar Rp 41 miliar. "Perolehan tersebut memberi kontribusi sebesar 85,8% terhadap total pendapatan perseroan di kuartal III yang sebesar Rp 183 miliar," jelasnya.
Menurut Anand, ini menunjukkan bahwa konten di bisnis digital memiliki potensi bisnis yang menjanjikan. Dia yakin, pendapatan segmen tersebut akan lebih meningkat lagi melalui film dan serial yang akan diproduksi.
Sampai akhir September 2021, FILM mencatat pendapatan Rp 183 miliar, lebih tinggi 117,29% dari periode yang sama tahun lalu, sebesar Rp 84,22 miliar. Alhasil FILM bisa membalikkan keadaan dengan membukukan untung Rp 21,94 miliar, dari sebelumnya rugi Rp 44 miliar.
Pada akhir tahun ini, FILM masih akan meluncurkan beberapa film. Yang jelas, MD Pictures baru saja merilis film serial WeTV Original berjudul Teluk Alaska di platfom WeTv dan Netflix. Selain itu, perusahaan ini juga masih memiliki beberapa film yang akan tayang di bioskop, antara lain KKN Di Desa Penari, Mendarat Darurat, dan Ivanna.
