Geber Bisnis Digital, FILM Menjual Saham

Minggu, 07 November 2021 | 23:45 WIB
Geber Bisnis Digital, FILM Menjual Saham
[]
Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT MD Pictures Tbk (FILM) berencana menjual saham dalam tresuri sebanyak-banyaknya 146,92 miliar. Dengan penjualan ini, FILM berpeluang mendapatkan dana lebih tinggi dibandingkan saat membeli saham ini melalui buyback dengan biaya Rp 24,45 miliar.

Penjualan kembali ini akan dilakukan secara bertahap mulai 17 November mendatang. Harga penjualannya tidak akan lebih rendah dari harga penutupan hari sebelumnya. Meski belum ada harga pasti penjualan, andai FILM menjual di harga Rp 480 per saham, seperti harga penutupan Jumat (5/11), perusahaan ini bisa mengantongi dana Rp 70,52 miliar.

"Kami yakin dukungan dana tersebut akan menjadi modal kami untuk menghasilkan karya film yang lebih banyak lagi untuk kebutuhan strategi bisnis perfilman yang pada era sekarang yang telah beralih ke digital," ujar CMO FILM, Astrid Suryatenggara, Jumat (5/11).

Astrid menjelaskan, kekuatan bisnis hiburan pada segmen digital ini yaitu konten yang menarik. Untuk mendorong perusahaan menggeber konten digitalnya, perusahaan yang dinahkodai Manoj Punjabi ini sebelumnya mengumumkan kedatangan investor baru, Tencent Holding, pada Oktober lalu.

CFO FILM, Anand Priyadarshi, menambahkan, perolehan digital hingga kuartal III-2021 ini mencapai Rp 157 miliar, tumbuh sebesar 279% dibanding kuartal III-2020 yang sekitar Rp 41 miliar. "Perolehan tersebut memberi kontribusi sebesar 85,8% terhadap total pendapatan perseroan di kuartal III yang sebesar Rp 183 miliar," jelasnya.

Menurut Anand, ini menunjukkan bahwa konten di bisnis digital memiliki potensi bisnis yang menjanjikan. Dia yakin, pendapatan segmen tersebut akan lebih meningkat lagi melalui film dan serial yang akan diproduksi.

Sampai akhir September 2021, FILM mencatat pendapatan Rp 183 miliar, lebih tinggi 117,29% dari periode yang sama tahun lalu, sebesar Rp 84,22 miliar. Alhasil FILM bisa membalikkan keadaan dengan membukukan untung Rp 21,94 miliar, dari sebelumnya rugi Rp 44 miliar.

Pada akhir tahun ini, FILM masih akan meluncurkan beberapa film. Yang jelas, MD Pictures baru saja merilis film serial WeTV Original berjudul Teluk Alaska di platfom WeTv dan Netflix. Selain itu, perusahaan ini juga masih memiliki beberapa film yang akan tayang di bioskop, antara lain KKN Di Desa Penari, Mendarat Darurat, dan Ivanna.

 

Bagikan

Berita Terbaru

Prospek Penerbitan Obligasi Korporasi oleh Emiten Masih Terbuka Hingga Akhir Tahun
| Jumat, 16 Oktober 2026 | 11:00 WIB

Prospek Penerbitan Obligasi Korporasi oleh Emiten Masih Terbuka Hingga Akhir Tahun

Di tengah suku bunga tinggi dan persaingan imbal hasil dengan SBN, investor cenderung menuntut kompensasi risiko yang lebih besar.

Manuver Maxglory di Balik Saham SQMI: Bayang Utang, Valuasi, dan Proyek Ciemas
| Jumat, 16 Oktober 2026 | 09:30 WIB

Manuver Maxglory di Balik Saham SQMI: Bayang Utang, Valuasi, dan Proyek Ciemas

Masalah paling mendasar yang dihadapi SQMI sejatinya terletak pada macetnya pengembangan pabrik pengolahan emas Ciemas.

Terbitkan 170 Juta Saham Baru, PTRO Siap Menggelar Rights Issue
| Jumat, 16 Oktober 2026 | 09:04 WIB

Terbitkan 170 Juta Saham Baru, PTRO Siap Menggelar Rights Issue

Emiten kontraktor pertambangan batubara milik taipan Prajogo Pangestu itu akan menerbitkan maksimal 170 juta saham baru atau setara 1,69%.

Danantara, INA, dan TPIA Tuntaskan Investasi Strategis
| Jumat, 16 Oktober 2026 | 08:58 WIB

Danantara, INA, dan TPIA Tuntaskan Investasi Strategis

Kesepakatan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat kapasitas industri soda kaustik dan ethylene dichloride (EDC) di pasar domestik.

Inflasi AS Melejit, Pasar Keuangan Asia Menjerit
| Jumat, 16 Oktober 2026 | 08:52 WIB

Inflasi AS Melejit, Pasar Keuangan Asia Menjerit

Kenaikan data inflasi Amerika Serikat bulan September 2026 mengguncang bursa saham dan mata uang di Asia.

Kebakaran Hutan Berpotensi Membakar Kinerja Emiten CPO
| Jumat, 16 Oktober 2026 | 08:26 WIB

Kebakaran Hutan Berpotensi Membakar Kinerja Emiten CPO

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai menjadi risiko operasional bagi sejumlah emiten perkebunan kelapa sawit. 

Tantangan Saham Telekomunikasi
| Jumat, 16 Oktober 2026 | 08:24 WIB

Tantangan Saham Telekomunikasi

Tekanan di Bursa Efek Indonesia (BEI) turut membuat saham-saham telekomunikasi dan infrastruktur pendukungnya berguguran.

MSCI Berpotensi Downgrade Indonesia, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini, Jumat (16/10)
| Jumat, 16 Oktober 2026 | 08:24 WIB

MSCI Berpotensi Downgrade Indonesia, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini, Jumat (16/10)

Penyedia layanan indeks global, MSCI yang mengumumkan dimulainya konsultasi untuk mengklasifikasikan ulang Indeks MSCI Indonesia.

Emiten Keluar HSC di Saat Pasar Penuh Tekanan, Apa Dampaknya ke Harga Saham?
| Jumat, 16 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Emiten Keluar HSC di Saat Pasar Penuh Tekanan, Apa Dampaknya ke Harga Saham?

Cara paling cepat untuk mengurangi konsentrasi kepemilikan adalah dengan mengurangi kepemilikan pengendali secara langsung di pasar.

Dilego Asing Rp 1,6 Triliun, GOTO Jadi Saham Terbanyak Dilepas pada Oktober Berjalan
| Jumat, 16 Oktober 2026 | 07:36 WIB

Dilego Asing Rp 1,6 Triliun, GOTO Jadi Saham Terbanyak Dilepas pada Oktober Berjalan

Deutsche Bank hingga State Street Corp terpantau melepas sebagian kepemilikannya di PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).

INDEKS BERITA

Terpopuler