Hak 1.300 Karyawan Bumiputera Belum Dipenuhi

Senin, 26 Agustus 2024 | 04:04 WIB
Hak 1.300 Karyawan Bumiputera Belum Dipenuhi
[ILUSTRASI. Para pemegang polis AJB Bumiputera saat sidang gugatan di Pengadilan Jakarta Selatan.]
Reporter: Ferry Saputra | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Salah satu poin dalam rencana penyehatan keuangan (RPK) Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera 1912 (AJB Bumiputera) adalah rasionalisasi kepegawaian. Ini dilakukan melalui pengurangan jumlah karyawan. 

Alasannya, jumlah pegawai AJB Bumiputera dianggap terlalu besar dan membebani operasional. Namun Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Serikat Pekerja Niaga, Bank, Jasa, dan Asuransi (SP NIBA) AJB Bumiputera 1912 Ghulam Naja menyebut, pegawai tidak mau menerima begitu saja program tersebut.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Divestasi Aset Fiber Menjadi Amunisi untuk Ekspansi ISAT
| Selasa, 07 Juli 2026 | 07:34 WIB

Divestasi Aset Fiber Menjadi Amunisi untuk Ekspansi ISAT

Divestasi aset fiber ISAT senilai Rp 11,7 T mengubah total performa kas. Cek bagaimana dana ini memperkuat fleksibilitas dan potensi dividen.

Tunggu Arah Suku Bunga, Harga Emas Masih Rawan Koreksi
| Selasa, 07 Juli 2026 | 07:32 WIB

Tunggu Arah Suku Bunga, Harga Emas Masih Rawan Koreksi

Harga emas bergerak fluktuatif di tengah ekspektasi suku bunga tinggi Amerika Serikat. Sejak awal Mei 2026, harga emas global anjlok -11,39%.

Bea Cukai Bubar Belum Tutup Manipulasi
| Selasa, 07 Juli 2026 | 07:25 WIB

Bea Cukai Bubar Belum Tutup Manipulasi

Persoalan utama terletak pada tatakelola, integritas aparat, serta sistem pengawasan yang harus dibenahi

Danantara Jadi Sumber Modal Lembaga Pengelola PFII
| Selasa, 07 Juli 2026 | 07:18 WIB

Danantara Jadi Sumber Modal Lembaga Pengelola PFII

Ekonom menilai strategi pengelolaan PFII membuat negara berpotensi menanggung risiko                

Obral Insentif dan Kemudahan di Pusat Finansial Internasional Indonesia
| Selasa, 07 Juli 2026 | 07:11 WIB

Obral Insentif dan Kemudahan di Pusat Finansial Internasional Indonesia

Pemerintah membuka ruang bagi 17 jenis kegiatan usaha sektor keuangan dan enam usaha penunjang sektor keuangan yang beroperasi di kawasan tersebut

ORI030 Hadir, Perebutan Dana  Investor Ritel Kian Sengit
| Selasa, 07 Juli 2026 | 07:00 WIB

ORI030 Hadir, Perebutan Dana Investor Ritel Kian Sengit

Potensi pergeseran likuiditas bakalmpaling terasa dari deposito perbankan dan reksadana pasar uang ke ORI.

Persaingan Ketat! Transaksi Layanan Digital Nasabah Korporasi Melesat
| Selasa, 07 Juli 2026 | 06:45 WIB

Persaingan Ketat! Transaksi Layanan Digital Nasabah Korporasi Melesat

​Di balik lonjakan transaksi digital korporasi, bank-bank nasional sedang berpacu membangun platform wholesale sebagai mesin pertumbuhan baru

HKI Minta Perizinan KEK Dipercepat
| Selasa, 07 Juli 2026 | 06:34 WIB

HKI Minta Perizinan KEK Dipercepat

Desakan ini muncul setelah aktivitas manufaktur kembali mengalami kontraksi, yakni PMI manufaktur Indonesia berada di level 46,9 pada Juni 2026

Pelaku Usaha Hati-Hati, Kredit Nganggur Mendaki
| Selasa, 07 Juli 2026 | 06:30 WIB

Pelaku Usaha Hati-Hati, Kredit Nganggur Mendaki

​Likuiditas perbankan longgar, kredit tumbuh double digit, tapi dunia usaha masih menahan ekspansi dan membiarkan fasilitas pinjaman tak terpakai

Bank Perbesar Portofolio Pensiunan Secara Anorganik
| Selasa, 07 Juli 2026 | 06:30 WIB

Bank Perbesar Portofolio Pensiunan Secara Anorganik

Sejumlah bank di Tanah Air berupaya memperbesar bisnis pembiayaan pensiunannya lewat ekspansi secara anorganik.​

INDEKS BERITA

Terpopuler