Harga Bahan Baku Melonjak, Prospek Saham SIDO Masih Sehat?

Selasa, 16 Juni 2026 | 07:05 WIB
Harga Bahan Baku Melonjak, Prospek Saham SIDO Masih Sehat?
[ILUSTRASI. Pabrik SidoMuncul (Dok/SIDO)]
Reporter: Andy Dwijayanto | Editor: Yuwono Triatmodjo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) baru saja meresmikan Laboratorium Farmakologi yang berada di fasilitas produksinya di Semarang, Jawa Tengah. Tujuan dari laboratorium ini ialah sebagai tempat riset yang menggabungkan pengetahuan bahan-bahan herbal dengan pendekatan ilmiah.

Hal ini berdampak pada produk-produk yang dikembangkan SIDO, sehingga memiliki khasiat yang tidak hanya sebatas pengalaman empiris masyarakat tetapi juga ditopang oleh penelitian. Irwan Hidayat, Direktur Utama SIDO bilang kalau kehadiran laboratorium ini sangat penting bagi SIDO untuk membuktikan keamanan dan khasiat produk-produk miliknya. 

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

The Fed Tahan Bunga, Rupiah Menanti BI Rate, Simak Proyeksi Mata Uang Garuda Hari Ini
| Kamis, 18 Juni 2026 | 08:00 WIB

The Fed Tahan Bunga, Rupiah Menanti BI Rate, Simak Proyeksi Mata Uang Garuda Hari Ini

Pasar menanti hasil RDG BI. Bank sentral menjadi sorotan setelah agresif  menaikkan suku bunga menjadi 5,5% guna menopang rupiah.

MBMA Buyback Lagi, Kini Anggarannya Rp 1,46 Triliun, Sudah Saatnya Koleksi Sahamnya?
| Kamis, 18 Juni 2026 | 07:57 WIB

MBMA Buyback Lagi, Kini Anggarannya Rp 1,46 Triliun, Sudah Saatnya Koleksi Sahamnya?

Di balik sentimen positif buyback, prospek MBMA masih sangat bergantung pada dinamika industri nikel global.

The Fed Tahan Bunga, Pasar Menanti Putusan BI, Berikut Rekomendasi Saham Hari Ini
| Kamis, 18 Juni 2026 | 07:50 WIB

The Fed Tahan Bunga, Pasar Menanti Putusan BI, Berikut Rekomendasi Saham Hari Ini

Setelah keputusan The Fed, pasar hari ini menantikan keputusan Bank Indonesia (BI) terkait suku bunga melalui Rapat Dewan Gubernur BI.  

Segmen Emas dan Nikel Tumbuh Solid, Analis Pasang Rekomendasi Beli Saham ANTM
| Kamis, 18 Juni 2026 | 07:46 WIB

Segmen Emas dan Nikel Tumbuh Solid, Analis Pasang Rekomendasi Beli Saham ANTM

Bisnis emas dan nikel ANTM jadi mesin utama. Pendapatan diproyeksi tumbuh 35% di 2026. Simak pendorong & proyeksi lengkapnya!

Cermat Saat Trading di Saham Akselerasi
| Kamis, 18 Juni 2026 | 07:44 WIB

Cermat Saat Trading di Saham Akselerasi

Saham Papan Akselerasi naik 12,71% YTD, jauh melampaui IHSG. Analis sebut investor lirik peluang baru, tapi ada batasan porsi investasi

IPO di Hong Kong, EMAS Kantongi Komitmen Investor Global
| Kamis, 18 Juni 2026 | 07:41 WIB

IPO di Hong Kong, EMAS Kantongi Komitmen Investor Global

EMAS melangkah ke HKEX dengan komitmen investor global mencapai 49,9% saham. Simak prospek saham EMAS

The Fed Tahan Bunga, Investor Masih Harus Waspada, Simak Proyeksi IHSG Hari Ini
| Kamis, 18 Juni 2026 | 07:07 WIB

The Fed Tahan Bunga, Investor Masih Harus Waspada, Simak Proyeksi IHSG Hari Ini

IHSG merah dan Rupiah melemah kemarin. Keputusan The Fed dan BI hari ini bisa memicu pergerakan besar. 

Raup Rezeki dari Piala Dunia, IRSX Gandeng GoPay Perluas Distribusi Voucer Streaming
| Kamis, 18 Juni 2026 | 06:53 WIB

Raup Rezeki dari Piala Dunia, IRSX Gandeng GoPay Perluas Distribusi Voucer Streaming

IRSX menggandeng GoPay untuk Piala Dunia 2026. Dengan kerjasama tersebut, akses siaran resmi jadi lebih mudah dijangkau. 

Gurita Danantara
| Kamis, 18 Juni 2026 | 06:11 WIB

Gurita Danantara

Tanpa transparansi dan tata kelola yang baik, Danantara tidak akan bisa menjadi Temasek-nya Indonesia.

Bank Menyesuaikan Target Kredit
| Kamis, 18 Juni 2026 | 05:40 WIB

Bank Menyesuaikan Target Kredit

Perlambatan permintaan kredit paksa bank rombak target. Kalkulasi terbaru menunjukkan bank lebih selektif menyalurkan pinjaman.

INDEKS BERITA

Terpopuler