Harga Emas Antam Tertekan Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga

Jumat, 26 November 2021 | 04:10 WIB
Harga Emas Antam Tertekan Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga
[]
Reporter: Danielisa Putriadita, Yuwono Triatmodjo | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ekspektasi kenaikan suku bunga Amerika Serikat (AS) yang lebih cepat menekan harga emas batangan produksi Logam Mulia PT Aneka Tambang. Tren penurunan harga emas batangan ini tidak dapat terhindarkan. 

Mengutip situs Logam Mulia, harga emas pecahan satu gram berada di Rp 929.000. Harga emas Antam ini tidak bergerak dari harga Rabu (24/11). Namun, dalam sepekan, harga emas Antam turun 2,82% dari posisi Rp 956.000.

Sementara harga buyback emas Antam di level Rp 825.000 per gram. Harga ini tak berubah dibanding dengan harga buyback pada Rabu (24/11).

Komisaris Utama PT HFX Internasional Berjangka Sutopo Widodo menilai, harga emas Rabu (24/11) jatuh setelah indeks dollar naik ke level tertinggi dalam 16 bulan. Sementara, imbal hasil US Treasury tenor 10 tahun juga naik ke level tertinggi dalam satu bulan di 1,69%. "Namun, imbal hasil US Tresury berbalik menurun sehingga memicu short covering pada harga emas," kata Sutopo, Kamis (25/11).

Baca Juga: Harga emas Antam tertekan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed yang lebih cepat

Harga emas juga terbebani ekspektasi atas kenaikan suku bunga AS yang lebih cepat dari jadwal. Dalam risalah pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) yang dirilis Rabu (25/11), para pejabat The Fed menginginkan percepatan tapering sehinga suku bunga AS dapat naik lebih cepat di kuartal II-2022. Padahal, pelaku pasar selama ini memproyeksikan kenaikan suku bunga AS baru muncul di semester II-2022.

Namun, Sutopo memproyeksi penurunan harga emas Antam saat ini hanya sementara. "Prospek harga emas masih ada kemungkinan untuk sedikit bullish dalam waktu dekat tetapi tidak signifikan, sebelum jatuh pada tahun depan," kata Sutopo. 

Sutopo melihat, kenaikan suku bunga akan menurunkan inflasi dan harga emas berpotensi terkoreksi hingga di bawah Rp 900.000. Alhasil, investor bisa membeli emas Antam saat harga terkoreksi.

Di sisi lain, harga emas dunia naik tipis pada perdagangan Kamis (25/11), setelah  turun beruntun dalam lima sesi. Merujuk pada laporan Reuters pukul 16.27 WIB, Kamis (25/11), harga emas spot naik 0,2% menjadi US$ 1,792.20 per ons troi. Rabu (24/11), harga emas di pasar spot dunia sempat turun ke  level terendah sejak 4 November 2021.

Giovanni Staunovo, Analis UBS, menilai, harga emas masih memiliki sejumlah sentimen positif yang berpotensi mengangkat harganya, termasuk peluang penurunan laju inflasi. Namun rencana The Fed yang akan mempercepat tapering berpotensi menjadi sentimen penekan laju kenaikan harga emas.

Baca Juga: Harga Emas Antam Stagnan Hari Ini 25 November, Simak Daftarnya!

Bagikan

Berita Terbaru

Wangi Cuan dari Usaha Belah Durian
| Minggu, 25 Januari 2026 | 07:10 WIB

Wangi Cuan dari Usaha Belah Durian

Menikmati durian tak perlu menunggu musim durian. Kini ada banyak warung menanti pelanggan untuk membelah durian.

 
Bos Privy, Sukses Berkat Kejelian Membaca Pasar
| Minggu, 25 Januari 2026 | 06:38 WIB

Bos Privy, Sukses Berkat Kejelian Membaca Pasar

Pada 2014, belum ada perusahaan di Indonesia yang memiliki izin resmi sebagai penyelenggara sertifikasi elektronik meski regulsinya tersedia.

Bank Permata Pangkas Pemakaian Air di Kantor
| Minggu, 25 Januari 2026 | 06:10 WIB

Bank Permata Pangkas Pemakaian Air di Kantor

Untuk menerapkan praktik bisnis berkelanjutan, Bank Permata mengintegrasikan prinsip ramah lingkungan dalam operasional

Ambisi Bangun Ekosistem Terintegrasi Logam Tanah Jarang
| Minggu, 25 Januari 2026 | 06:00 WIB

Ambisi Bangun Ekosistem Terintegrasi Logam Tanah Jarang

Pemerintahan Prabowo Subianto berambisi mempercepat hilirisasi logam tanah jarang. Tapi, masih banyak PR yang harus pemerintah selesaikan dulu.

SGRO Usai Akuisisi: Produksi CPO Naik dan Fokus Baru di Energi Hijau
| Minggu, 25 Januari 2026 | 06:00 WIB

SGRO Usai Akuisisi: Produksi CPO Naik dan Fokus Baru di Energi Hijau

Menelisik strategi dan target bisnis PT Prime Agri Resources Tbk (SGRO) pasca memiliki pengendali baru 

Transformasi SGRO, Akuisisi Posco Ubah Total Arah Bisnis Mantan Emiten Sampoerna Ini
| Minggu, 25 Januari 2026 | 05:56 WIB

Transformasi SGRO, Akuisisi Posco Ubah Total Arah Bisnis Mantan Emiten Sampoerna Ini

Prime Agri kini juga punya fokus bisnis baru di bawah kendali AGPA, yaitu produksi bisnis hulu untuk kebutuhan energi hijau.

Pembiayaan Tumbuh Tipis, Laba Multifinance Terkikis
| Minggu, 25 Januari 2026 | 05:55 WIB

Pembiayaan Tumbuh Tipis, Laba Multifinance Terkikis

Seretnya penyaluran pembiayaan turut menekan profitabilitas multifinance sebesar 1,09% secara tahunan menjadi Rp 506,82 triliun di November 2025

Menguji Sanksi
| Minggu, 25 Januari 2026 | 05:25 WIB

Menguji Sanksi

Sebanyak 28 perusahaan yang dinyatakan bersalah melakukan pelanggaran atas ketentuan peraturan perundang-undangan. 

Ancaman PHK Massal Hantui Industri Daging Imbas Kuota Menciut
| Minggu, 25 Januari 2026 | 05:10 WIB

Ancaman PHK Massal Hantui Industri Daging Imbas Kuota Menciut

Pemerintah pangkas kuota impor daging. Yang ketar-ketir tak hanya importir, tapi juga pedagang, industri pengolahan, pekerja dan konsumen.

 
Efek Musiman Mendongkrak Likuiditas dan Kredit
| Sabtu, 24 Januari 2026 | 11:11 WIB

Efek Musiman Mendongkrak Likuiditas dan Kredit

Penguatan dinilai lebih banyak dipengaruhi faktor musiman.                                                 

INDEKS BERITA

Terpopuler