Harga Emas Mulai Menanjak Pekan Ini

Kamis, 24 Juni 2021 | 07:30 WIB
Harga Emas Mulai Menanjak Pekan Ini
[]
Reporter: Achmad Jatnika | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga logam mulia emas kembali merangkak naik pekan ini. Harga emas Antam di akhir Mei lalu (31/5) sempat berada di Rp 965.000 per gram, atau level tertinggi sejak 9 Januari 2021.

Tapi, sejak akhir Mei, emas Antam malah turun terus hingga Rp 920.000 per gram pada Jumat pekan lalu (18/6). Kini, harga emas sudah menanjak naik ke Rp 930.000 per gram pada Rabu (23/6).

Senada, harga emas internasional juga rebound, dari US$ 1.769 per ons troi pada Jumat pekan lalu, naik 0,77% ke US$ 1.782,70, kemarin malam (23/6). Padahal, sepanjang pekan lalu, harga emas internasional terkoreksi sampai 5,88%.

Menurut Presiden Komisioner HFX International Berjangka Sutopo Widodo, harga emas susut pekan lalu karena bank sentral Amerika Serikat Federal Reserve memberikan nada hawkish.

Chariman The Fed Jerome Powell memberi sinyal akan menaikkan suku bunga di tahun 2023, lebih cepat ketimbang perkiraan sebelumnya di tahun 2024. Kabar ini memicu penguatan dollar AS yang menekan harga emas.

"Namun, Powell pada Selasa (22/6), menegaskan kembali niat bank sentral untuk mendorong pemulihan pasar kerja yang luas dan inklusif, dan tidak menaikkan suku bunga terlalu cepat, hanya berdasarkan ketakutan akan inflasi yang akan datang," ujar Sutopo. Pernyataan tersebut meredakan dollar AS.

Dengan kondisi saat ini, Sutopo menilai harga emas Rp 950.000 per gram masih pantas. Tetapi, dengan adanya tapering off The Fed, harga emas dapat turun ke kisaran Rp 900.000 per gram.

Sementara menurut Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi. harga emas internasional bisa terus menguat menuju US$ 1.900 per dollar AS, lalu US$ 1.970 dan US$ 2.000 per dollar AS. "Dan di kuartal ketiga akan berada di level US$ 2.200," tutur dia.

Apabila harga emas spot berada di US$ 2.200 per ons troi, emas Logam Mulia akan tembus ke level Rp 1,13 juta per gram. Sedangkan untuk jangka pendek, harga emas Antam berpeluang ke kisaran Rp 980.000.

 

Bagikan

Berita Terbaru

Investor Asing Cabut, Bank Menambah Kepemilikan pada SRBI
| Minggu, 30 November 2025 | 16:45 WIB

Investor Asing Cabut, Bank Menambah Kepemilikan pada SRBI

Perbankan di Indonesia meningkatkan kepemilikan SRBI hingga Rp 601,9 T pada Okt 2025, akibat lesunya permintaan kredit korporasi. 

Harga Beras Tak Tergoyahkan Surplus Beras Nasional
| Minggu, 30 November 2025 | 06:35 WIB

Harga Beras Tak Tergoyahkan Surplus Beras Nasional

Harga beras kembali menjadi sorotan. Hukum pasar tak berlaku. Saat produksi beras nasional surplus hampir 4 juta ton tah

 
Makin Populer, Binatu Koin di Tengah Tren Hidup Praktis
| Minggu, 30 November 2025 | 06:31 WIB

Makin Populer, Binatu Koin di Tengah Tren Hidup Praktis

Gaya hidup praktis dan murah makin digemari masyarakat. Hal ini menjadi peluang bisnis bagi pengusaha binatu atau laundry koin.

 
Menangkap Bayu dan Surya demi Pusat Industri Hijau
| Minggu, 30 November 2025 | 06:30 WIB

Menangkap Bayu dan Surya demi Pusat Industri Hijau

IWIP ingin menjadikan Kawasan Industri Weda Bay sebagai pusat industri hijau terintegrasi. Simak strateginya.​

Efek Kemilau Emas
| Minggu, 30 November 2025 | 06:27 WIB

Efek Kemilau Emas

​Lonjakan harga emas yang terjadi belakangan membuat banyak orang harus bersaing mendapatkan emas batangan.

Bank Asing Kian Agresif Bidik Segmen Premium Indonesia
| Minggu, 30 November 2025 | 06:15 WIB

Bank Asing Kian Agresif Bidik Segmen Premium Indonesia

Bank asing melihat peluang besar dari kelas menengah produktif Indonesia yang semakin melek investasi. 

Memberantas Tambang Ilegal yang Susah Meninggal
| Minggu, 30 November 2025 | 06:00 WIB

Memberantas Tambang Ilegal yang Susah Meninggal

Pemerintah sedang gencar memberantas tambang ilegal. Dan, ada ribuan penambangan tanpa izin. Kenapa sulit diberantas?

Kepemilikan SBN: Asing Cabut, Bank Menyokong Pasar Obligasi
| Minggu, 30 November 2025 | 05:55 WIB

Kepemilikan SBN: Asing Cabut, Bank Menyokong Pasar Obligasi

Dana asing keluar dari SBN hingga November 2025. Bank, reksadana, dan asuransi justru tingkatkan kepemilikan. 

Kinerja Saham IPO 2025: COIN, RATU, CDIA Melesat, Dua Calon Emiten Mengantre
| Sabtu, 29 November 2025 | 19:56 WIB

Kinerja Saham IPO 2025: COIN, RATU, CDIA Melesat, Dua Calon Emiten Mengantre

Pelajari saham-saham IPO BEI 2025 yang menguat signifikan seperti COIN (3.470%) dan RATU. Intip potensi RLCO dan Super Bank (SUPA).

Kisah Antonius Auwyang: Membangun Jembatan Emas Produk Indonesia di Australia
| Sabtu, 29 November 2025 | 16:50 WIB

Kisah Antonius Auwyang: Membangun Jembatan Emas Produk Indonesia di Australia

Tity Antonius Auwyang, insinyur sipil, sukses membangun Sony Trading Australia, mendistribusikan ribuan produk Indonesia ke pasar Australia.

INDEKS BERITA

Terpopuler