Harganya Naik dan Jadi Top Leaders 24-27 Maret, Ini Sejumlah Katalis Positif PANI

Senin, 07 April 2025 | 09:00 WIB
Harganya Naik dan Jadi Top Leaders 24-27 Maret, Ini Sejumlah Katalis Positif PANI
[ILUSTRASI. Desain Nusantara International Convention and Exhibition (NICE) dalam kawasan pusat bisnis CBD PIK2 yang dikembangkan PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK), anak usaha PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI).]
Reporter: Muhammad Julian | Editor: Yuwono Triatmodjo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ada yang berbeda dengan pergerakan harga saham PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) belakangan. Di hari perdagangan terakhir kuartal I 2025, yakni 27 Maret 2025, harga saham PANI ditutup di level Rp 10.000 per saham, naik 5,54% dalam sepekan.

Dengan kenaikan harga tersebut, saham PANI bahkan masuk dalam daftar 10 besar penggerak indeks harga saham gabungan (IHSG) sebagai top leader di pekan terakhir perdagangan kuartal I 2025, yaitu pada periode 24-27 Maret 2025.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Rupiah Menanti Arah FOMC pada Senin (14/9)
| Senin, 14 September 2026 | 06:55 WIB

Rupiah Menanti Arah FOMC pada Senin (14/9)

Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berpotensi diwarnai aksi wait and see pelaku pasar jelang rapat FOMC.

Pendapatan Melesat Ribuan Persen, Laba INET Melejit 340% Pada Semester I-2026
| Senin, 14 September 2026 | 06:47 WIB

Pendapatan Melesat Ribuan Persen, Laba INET Melejit 340% Pada Semester I-2026

PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) mencatat lonjakan pendapatan dan laba bersih pada semester I-2026.

Penawaran Sukuk Tuntas, SMDR Meraup Dana Segar Rp 1,75 Triliun
| Senin, 14 September 2026 | 06:44 WIB

Penawaran Sukuk Tuntas, SMDR Meraup Dana Segar Rp 1,75 Triliun

Dari target penawaran sebesar Rp 2 triliun, dana yang berhasil dihimpun PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR)  dari PUB Rp 1,75 triliun.​

Mengawali Pekan, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini, Senin (14/9)
| Senin, 14 September 2026 | 06:44 WIB

Mengawali Pekan, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini, Senin (14/9)

Investor mencermati hasil pertemuan dewan gubernur bank sentral Amerika Serikat (AS), The Fed dalam FOMC.

Emiten Cari Modal Baru Lewat Rights Issue
| Senin, 14 September 2026 | 06:38 WIB

Emiten Cari Modal Baru Lewat Rights Issue

Pendanaan ekuitas dinilai jauh lebih realistis ketimbang utang berbunga yang justru akan membebani neraca keuangan emiten.

Sentimen Bunga The Fed Menekan Harga Logam Mulia
| Senin, 14 September 2026 | 06:30 WIB

Sentimen Bunga The Fed Menekan Harga Logam Mulia

Berdasarkan data Bloomberg, harga emas spot berada di US$ 4.408.9 per ons troi pada Jumat (11/9), turun 1,51% dalam sepekan. 

Dana Pemda Ditarik, Likuiditas BPD Tercekik
| Senin, 14 September 2026 | 06:20 WIB

Dana Pemda Ditarik, Likuiditas BPD Tercekik

BPD khawatir dampak penerapan kebijakan pemerintah pusat menarik duit pemda di bank.                   

Masih Banyak Sentimen Negatif, IHSG Sulit Keluar dari Tekanan
| Senin, 14 September 2026 | 06:11 WIB

Masih Banyak Sentimen Negatif, IHSG Sulit Keluar dari Tekanan

Peluang IHSG memperbaiki kinerja di pekan ini, juga diproyeksi terbatas. Ada sejumlah sentimen dari eksternal yang jadi pemicunya. ​

Menanti Arah Bunga Acuan
| Senin, 14 September 2026 | 06:10 WIB

Menanti Arah Bunga Acuan

Andai bunga The Fed naik pekan ini, siap-siap era pengetatan moneter datang lagi dan dampaknya mungkin akan menekan ekonomi.

Bank Mengalihkan Likuiditas ke Kredit
| Senin, 14 September 2026 | 06:05 WIB

Bank Mengalihkan Likuiditas ke Kredit

Berdasarkan data per Agustus 2026, kepemilikan SRBI oleh bank tercatat sebesar Rp 618,76 triliun, turun 0,45% secara bulanan.

INDEKS BERITA

Terpopuler