Berita Nasional

Hati-Hati, Kemarau Panjang Bisa Memicu Krisis Air Bersih dan Gagal Panen di Indonesia

Rabu, 04 Oktober 2023 | 09:29 WIB
Hati-Hati, Kemarau Panjang Bisa Memicu Krisis Air Bersih dan Gagal Panen di Indonesia

ILUSTRASI. Warga mengantre dalam pemberian Bantuan Pangan Cadangan Beras Pemerintah di Gudang Bulog, Jakarta, Senin (11/9/2023). KONTAN/Fransiskus Simbolon

Reporter: Ratih Waseso | Editor: Sandy Baskoro

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah terus memantau dan mewaspadai efek El Nino. Presiden Joko Widodo meminta sejumlah kementerian dan lembaga memetakan dan mengantisipasi dampak El Nino yang menyebabkan kekeringan, krisis air bersih, gagal panen, hingga kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya akar mengatakan, Presiden meminta ada antisipasi terhadap ketersediaan air, baik untuk pertanian maupun air bersih. Jokowi juga meminta berhati-hati terhadap kondisi gagal panen. "Kemudian beras harus tetap ada,  antisipasi dan tangani karhutla," kata dia usai mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Jokowi dan kementerian lainnya, kemarin.

Ini Artikel Spesial

Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan atau membeli artikel ini.

Sudah berlangganan? Masuk

Berlangganan

Berlangganan Hanya dengan 20rb/bulan Anda bisa mendapatkan berita serta analisis ekonomi, bisnis, dan investasi pilihan

Rp 20.000

Bayar per artikel

Hanya Rp 5.000 untuk membaca artikel ini

Rp 5.000

Berlangganan dengan Google

Anda dapat menggunakan akun Google sebagai metode pembayaran karena Google akan mengingat metode yang sudah pernah digunakan.

Terbaru