Berita Global

Hubungan Riyadh dan Washington Semakin Tegang Karena OPEC+ Berhenti Memakai Data IEA

Selasa, 12 April 2022 | 20:51 WIB
Hubungan Riyadh dan Washington Semakin Tegang Karena OPEC+ Berhenti Memakai Data IEA

ILUSTRASI. Keputusan OPEC+ berhenti menggunakan data IEA, mencerminkan kekhawatiran tentang pengaruh Amerika Serikat (AS) di badan pengawas energi Barat tersebut. REUTERS/Christian Hartmann/File Photo

Sumber: Reuters | Editor: Anastasia Lilin Yuliantina

KONTAN.CO.ID - DUBAI. Keputusan OPEC+ untuk berhenti menggunakan data minyak dari pengawas energi Barat, mencerminkan kekhawatiran tentang pengaruh Amerika Serikat (AS). Keputusan OPEC+ yang didorong oleh Arab Saudi itu, juga menambah ketegangan hubungan antara Riyadh dengan Washington.

OPEC dan sekutunya termasuk Rusia yang kemudian disebut sebagai OPEC+, sejauh ini mengabaikan seruan Barat untuk meningkatkan produksi. Seruan Barat bertujuan untuk menurunkan harga minyak sekitar US$ 100 per barel.


Baca juga