IHSG Berlanjut Menguat, Ini 10 Saham yang Paling Loyo, Selasa (22/10)

Rabu, 23 Oktober 2019 | 07:30 WIB
IHSG Berlanjut Menguat, Ini 10 Saham yang Paling Loyo, Selasa (22/10)
[ILUSTRASI. IHSG berlanjut menguat 0,43% menjadi 6.225,50 pada Selasa (22/10).]
Reporter: Khomarul Hidayat | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berlanjut menguat 0,43% menjadi 6.225,50 pada Selasa (22/10). Sejak awal tahun, IHSG naik 0,50%.

Saat IHSG naik, saham OPMS turun paling dalam dan memuncaki daftar saham top losers. Harga saham OPMS anjlok 17,83% ke level Rp 189 per saham, Selasa (22/10).

Baca Juga: IHSG Naik Lagi, 10 Saham Ini Cetak Untung Tertinggi, Selasa (22/10)

Berikutnya saham TIRA yang harganya melorot 11,81% menjadi Rp 224 per saham, kemarin.

Berikut 10 saham yang menjadi top losers di perdagangan, Selasa (22/10):

 

10 Saham Top Losers, Selasa (22 Oktober 2019)
Kode Harga (Rp) Perubahan (%) PER EPS PBV
OPMS 189 -17,83 21 9 7,56
TIRA 224 -11,81 74,67 3 0,81
OKAS 194 -11,01 -27,71 -7 2,11
JSPT 850 -10,53 50 17 0,61
POLU 2.200 -9,84 220 10 10,48
KRAH 1.050 -8,7 -30 -35 24,42
PSDN 151 -8,48 -75,5 -2 0,9
GLOB 420 -7,49 -10 -42 -0,64
IGAR 298 -6,29 6,93 43 0,57
KBLM 286 -5,92 13 22 0,39

Sumber: RTI

Bagikan

Berita Terbaru

Rupiah Terpuruk, Fiskal Makin Tertekan
| Jumat, 24 April 2026 | 09:30 WIB

Rupiah Terpuruk, Fiskal Makin Tertekan

Nilai tukar rupah sempat melampaui level Rp 17.300 per dolar Amerika Serikat (AS) pada KAmis (23/4) 

Kinerja Investasi Melemah Meski Capai Target
| Jumat, 24 April 2026 | 09:21 WIB

Kinerja Investasi Melemah Meski Capai Target

Realisasi investasi pada kuartal I-2026 mencapai Rp 498,8 triliun, hanya tumbuh 7,2%                

Prospek Cerah Saham MORA Usai Merger dengan MyRepublic dan Rapor Hijau Kuartal I-2026
| Jumat, 24 April 2026 | 08:53 WIB

Prospek Cerah Saham MORA Usai Merger dengan MyRepublic dan Rapor Hijau Kuartal I-2026

Investor diminta jangan lengah lantaran masih ada tekanan yang membayangi prospek MORA dalam jangka pendek.

Prospek Saham EMAS Melesat, Simak Sentimen Tambang Pani dan Rekomendasi Beli Analis
| Jumat, 24 April 2026 | 08:18 WIB

Prospek Saham EMAS Melesat, Simak Sentimen Tambang Pani dan Rekomendasi Beli Analis

Saham PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) jadi yang paling banyak diborong investor asing sepekan terakhir.

Rugi Bersih Waskita Karya (WSKT) Menyusut 45,58% Pada Kuartal I-2026
| Jumat, 24 April 2026 | 08:17 WIB

Rugi Bersih Waskita Karya (WSKT) Menyusut 45,58% Pada Kuartal I-2026

Rugi bersih emiten BUMN Karya itu pada kuartal I-2026 sebesar Rp 678,03 miliar, turun 45,58% secara tahunan.

Proses Penawaran Selesai, Petrosea (PTRO) Siap Akuisisi Saham Tambang di Papua Nugini
| Jumat, 24 April 2026 | 08:12 WIB

Proses Penawaran Selesai, Petrosea (PTRO) Siap Akuisisi Saham Tambang di Papua Nugini

PT Petrosea Tbk (PTRO) telah menyelesaikan proses penawaran atau binding offer dengan Tolu Minerals Limited pada 20 April 2026. ​

Lini Bisnis Jasa Keuangan Bakal Menopang Kinerja Astra (ASII) Pada 2026
| Jumat, 24 April 2026 | 08:07 WIB

Lini Bisnis Jasa Keuangan Bakal Menopang Kinerja Astra (ASII) Pada 2026

Kontribusi dari lini jasa keuangan bakal jadi salah satu penopang utama kinerja Astra. Salah satunya, dari kinerja jasa pembiayaan.

Saham Valuasi Murah Mulai Bergairah
| Jumat, 24 April 2026 | 08:01 WIB

Saham Valuasi Murah Mulai Bergairah

Di tengah kondisi pasar saham domestik yang terus bergejolak, kinerja indeks IDX Value30 masih perkasa di sepanjang tahun berjalan​ ini.

Bitcoin Meroket ke Puncak 11 Pekan, Awas Ancaman Profit Taking Menghantui!
| Jumat, 24 April 2026 | 07:55 WIB

Bitcoin Meroket ke Puncak 11 Pekan, Awas Ancaman Profit Taking Menghantui!

Reli yang kokoh menuntut fondasi likuiditas yang tebal, permintaan pasar spot yang stabil, serta partisipasi ritel maupun altcoin.

Intip Strategi SMRA Genjot Recurring Income & Rekomendasi Sahamnya Usai Laba Tergerus
| Jumat, 24 April 2026 | 07:30 WIB

Intip Strategi SMRA Genjot Recurring Income & Rekomendasi Sahamnya Usai Laba Tergerus

Walau didera tantangan, tingkat okupansi mal milik Summarecon ternyata masih cukup tangguh dengan bertengger di atas 90%.

INDEKS BERITA

Terpopuler