IHSG Hari Ini Menguat Tipis 0,13% Ke 6.269,66 Gara-Gara Asing Net Sell

Rabu, 04 September 2019 | 17:19 WIB
IHSG Hari Ini Menguat Tipis 0,13% Ke 6.269,66 Gara-Gara Asing Net Sell
[ILUSTRASI. Bursa Efek Indonesia]
Reporter: Herlina KD | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. IHSG hari ini (4/9) ditutup menguat 8,07 poin atau 0,13% ke 6.269,66 di akhir perdagangan.

Sebanyak 219 saham naik, 195 saham turun dan 139 saham tak bergerak.

Enam sektor menopang kenaikan IHSG, sedangkan empat sektor lainnya masuk zona merah.

Total volume perdagangan saham di bursa mencapai 13,59 miliar saham dengan total nilai Rp 7,25 triliun.

Baca Juga: Asing masih net sell, IHSG menguat tipis 0,13% ke 6.269 di akhir perdagangan hari ini

Top gainers LQ45 hari ini adalah:

1. PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) (8,50%)
2. PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) (6,88%)
3. PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) (4,57%)

Top losers LQ45 hari ini adalah:

1. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) (-2,99%)
2. PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) (-2,70%)
3. PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) (-1,59%)

Baca Juga: IHSG melemah di hari ketiga, ditutup 6.244 pada akhir perdagangan sesi I

Investor asing mencatatkan penjualan bersih Rp 843,86 miliar di seluruh pasar.

Saham-saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) Rp 212 miliar, PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) Rp 126,1 miliar dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 106,4 miliar.

Bagikan

Berita Terbaru

IHSG Terjun 29%, Terburuk di Dunia Saat Rupiah Mencatat Sejarah Baru pada Akhir Mei
| Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:22 WIB

IHSG Terjun 29%, Terburuk di Dunia Saat Rupiah Mencatat Sejarah Baru pada Akhir Mei

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah sepanjang Mei 2026. IHSG tercatat turun 11,92% sepanjang Mei ke posisi 6.127,38.

Inflasi Mei Terdorong Kenaikan Harga Pangan
| Sabtu, 30 Mei 2026 | 09:56 WIB

Inflasi Mei Terdorong Kenaikan Harga Pangan

Inflasi Mei diperkirakan meningkat dipicu harga pangan dan pelemahan kurs rupiah.                     

Nilai Impor Melonjak, Surplus Dagang Menyusut
| Sabtu, 30 Mei 2026 | 09:54 WIB

Nilai Impor Melonjak, Surplus Dagang Menyusut

Surplus neraca dagang RI April 2026 diperkirakan menyempit drastis, bahkan bisa defisit.                   

Gaya Hidup Bos  MPXL, Rela Kulineran ke Luar Kota Demi Sepiring Makanan Favorit
| Sabtu, 30 Mei 2026 | 09:00 WIB

Gaya Hidup Bos MPXL, Rela Kulineran ke Luar Kota Demi Sepiring Makanan Favorit

Pencarian rasa otentik tak terbatas di Jakarta. Direktur MPXL rela menempuh perjalanan jauh demi sepiring empal gentong Cirebon.

Harga Emas Bangkit, Cek Strategi Untung di Tengah Volatilitas Pasar
| Sabtu, 30 Mei 2026 | 07:10 WIB

Harga Emas Bangkit, Cek Strategi Untung di Tengah Volatilitas Pasar

Harga emas mulai pulih, tapi investor jangka pendek justru rugi. Strategi apa yang tepat untuk cuan?

Pentingnya Lindung Nilai Bagi Perusahaan
| Sabtu, 30 Mei 2026 | 07:05 WIB

Pentingnya Lindung Nilai Bagi Perusahaan

Tidak ada formula lindung nilai atau hedging tunggal yang cocok bagi semua perusahaan tergantung dari kebutuhan dan jenis perusahaan.

 Ada Risiko NPL di Balik Rencana KPR 40 Tahun
| Sabtu, 30 Mei 2026 | 07:00 WIB

Ada Risiko NPL di Balik Rencana KPR 40 Tahun

​Rencana KPR 40 tahun berpotensi memperluas akses rumah, tapi juga menyimpan risiko kenaikan NPL yang perlu diwaspadai.

Mitra Atau Pekerja?
| Sabtu, 30 Mei 2026 | 07:00 WIB

Mitra Atau Pekerja?

Langkah pemerintah memaksa aplikator mengurangi komisi menunjukkan pemerintah memilih bergantung ke aplikator untuk menafkahi warganya.​

Harta Djaya Karya (MEJA) Bidik Peruntungan di Bisnis Batubara
| Sabtu, 30 Mei 2026 | 07:00 WIB

Harta Djaya Karya (MEJA) Bidik Peruntungan di Bisnis Batubara

MEJA akuisisi 45% saham tambang batubara US$100 juta. Pendapatan konsolidasi diproyeksi melonjak mulai 2027. 

Volatilitas BTC Masih TInggi, Dana Pindah ke Sektor AI?
| Sabtu, 30 Mei 2026 | 06:30 WIB

Volatilitas BTC Masih TInggi, Dana Pindah ke Sektor AI?

Bitcoin anjlok 16% sejak awal tahun. Ketidakpastian geopolitik dan makroekonomi menekan. Simak analisis lengkap pemicu koreksi harga BTC.

INDEKS BERITA

Terpopuler