IHSG merosot 1,82%, tapi 2 saham emiten minyak ini berjaya

Senin, 16 September 2019 | 12:39 WIB
IHSG merosot 1,82%, tapi 2 saham emiten minyak ini berjaya
[ILUSTRASI. Elnusa]
Reporter: Hasbi Maulana | Editor: Hasbi Maulana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pada akhir sesi I perdagangan Senin (16/9), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun lumayan dalam. IHSG tersungkur ke angka indeks 6.219,28.

Itu berarti dalam tempo 3 jam perdagangan, indeks utama di bursa saham Indonesia ini turun sedalam 1,82%.

Penurunan IHSG ini sejalan dengan suram cuaca di bursa saham yang tecermin pada kinerja indeks sektoral. Dari 10 indeks sektoral di Bursa Efek Indonesia (BEI), delapan di antaranya negatif.

Mereka adalah sektor Infrastruktur (-0,14%), Konstruksi (-0,36%), Perdagangan (-0,67%), Keuangan (-1,23%), Industri Dasar (-1,74%), Aneka Industri (-2,14%), Manufaktur (-4,20%) dan Barang Konsumsi (-6,03%). Adapun dua indeks sektoral yang positif alias naik adalah sektor Tambang (1,28%) dan Pertanian (0,23%).

Tampak bahwa penurunan terdalam menimpa indeks sektor Barang Konsumsi. Adapun kenaikan paling tinggi dialami indeks sektor Tambang.

Ketika IHSG merana dalam perdagangan pagi, harga saham MEDC dan ELSA justru menghijau. Saham ENRG yang sempat ikut menguat, bergerak melandai kembali ke harga penutupan Jumat (13/9).

Harga saham Elnusa Tbk (ELSA) lumayan melejit, berbarengan dengan saham Medco Energi Internasional Tbk (MEDC).

Baca Juga: Harga minyak melejit, normalisasi pasokan perlu waktu berminggu-minggu

Saham MEDC berada ada di harga Rp 810 per saham ketika alarm istirahat berdering. Dibandingkan penutupan Minggu (15/9), MEDC naik 4,67%. Saham emiten minyak ini juga sempat mencapai harga tertinggi Rp 830, meski kemudian turun lagi.

Saham ELSA sedang hinggap di harga Rp 350 per saham. Dibandingkan dengan penutupan pekan lalu, harga saham ELSA naik 7,14%.

Baca Juga: Duh, harga minyak mentah melonjak lebih dari 15% pasca serangan ke fasilitas Aramco

Bagikan

Berita Terbaru

Ancaman Terselubung di Balik Maraknya Data Center di Indonesia
| Senin, 12 Oktober 2026 | 11:00 WIB

Ancaman Terselubung di Balik Maraknya Data Center di Indonesia

Ekspansi pusat data berbasis AI berisiko meningkatkan tekanan terhadap sumber air apabila tidak disertai aturan khusus dan pengawasan yang memadai

Ekonomi RI Melambat dan Kualitas Menurun, Bansos Beras & BSU Relevan Jadi Penyelamat?
| Senin, 12 Oktober 2026 | 10:00 WIB

Ekonomi RI Melambat dan Kualitas Menurun, Bansos Beras & BSU Relevan Jadi Penyelamat?

Pemerintah menghadapi pelemahan momentum pertumbuhan pada saat kemampuan APBN untuk memberikan dorongan tambahan juga semakin terbatas.

PACK Serap Dana Rights Issue  Rp 2,8 Triliun
| Senin, 12 Oktober 2026 | 09:34 WIB

PACK Serap Dana Rights Issue Rp 2,8 Triliun

PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK) telah merealisasikan penggunaan dana hasil rights issue Rp 2,87 triliun hingga 30 Juni 2026.​

Lonjakan Harga Batubara Memacu Prospek Emiten Alat Berat
| Senin, 12 Oktober 2026 | 09:28 WIB

Lonjakan Harga Batubara Memacu Prospek Emiten Alat Berat

Tren kenaikan harga batubara global diproyeksi bakal menopang pertumbuhan bisnis emiten-emiten yang bergerak di sektor distributor alat berat.​

Dana Asing Terus Lari, Bursa Saham Semakin Sepi
| Senin, 12 Oktober 2026 | 09:21 WIB

Dana Asing Terus Lari, Bursa Saham Semakin Sepi

Investor global mengurangi eksposur ke emerging market, kompetisi alokasi dana ke bursa saham semakin ketat​.

Transisi Energi di Industri Bisa Terganjal Kapasitas PLTU Mandiri yang Masih Tinggi
| Senin, 12 Oktober 2026 | 08:48 WIB

Transisi Energi di Industri Bisa Terganjal Kapasitas PLTU Mandiri yang Masih Tinggi

Kebutuhan PLTU Mandiri masih tinggi, tantangan bagi pemerintah dan PLN untuk bisa memasok listrik yang andal ke kawasan industri​

RUU Ketransmigrasian Membuka Peluang PNPB
| Senin, 12 Oktober 2026 | 08:47 WIB

RUU Ketransmigrasian Membuka Peluang PNPB

RUU Ketransmigrasian untuk membuka peluang penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dari pemanfaatan lahan transmigrasi oleh perusahaan swasta.

Indonesia-Mesir Bidik Nilai Perdagangan US$ 5 Miliar
| Senin, 12 Oktober 2026 | 08:44 WIB

Indonesia-Mesir Bidik Nilai Perdagangan US$ 5 Miliar

Target perdagangan Indonesia - Mesir ini dua kali lipat dari pencapaian 2025, yang hanya tumbuh 6% per tahun.

Penjualan Mobil Sulit Tembus 1 Juta Unit
| Senin, 12 Oktober 2026 | 08:42 WIB

Penjualan Mobil Sulit Tembus 1 Juta Unit

Gaikindo memproyeksikan penjualan mobil nasional tahun ini masih di bawah angka 1 juta unit, yakni sekitar 850.000 unit.

Imbas Bea Masuk 50% di AS Hingga Eropa, Margin Emiten Sektor Baja Diproyeksi Tertekan
| Senin, 12 Oktober 2026 | 08:40 WIB

Imbas Bea Masuk 50% di AS Hingga Eropa, Margin Emiten Sektor Baja Diproyeksi Tertekan

Proteksionisme berupa pengenaan tarif bea masuk hingga 50% di Amerika Serikat, Uni Eropa, dan Inggris mengikis daya saing emiten baja nasional.

INDEKS BERITA

Terpopuler