Imbal Hasil Reksadana Pasar Uang Menciut, Begini Proyeksi ke Depan

Sabtu, 06 Juni 2020 | 09:10 WIB
Imbal Hasil Reksadana Pasar Uang Menciut, Begini Proyeksi ke Depan
[ILUSTRASI. Ilustrasi investasi reksadana. KONTAN/Muradi/2020/03/10]
Reporter: Danielisa Putriadita | Editor: A.Herry Prasetyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ruang penurunan suku bunga acuan BI 7-day reverse repo rate (BI 7-day-RR) terbuka lebar di tengah pelemahan ekonomi akibat pandemi Covid-19. Alhasil, para manajer investasi memperkirakan imbal hasil reksadana pasar uang akan ikut menurun.

Menurut hitungan Head of Business Development Division Henan Putihrai Asset Management (HPAM) Reza Fahmi, BI masih memiliki ruang untuk menurunkan suku bunga 0,25% di tahun ini.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Penjualan SBR015 Masih Lambat, Tenor Pendek Menjadi Pilihan
| Selasa, 06 Oktober 2026 | 07:39 WIB

Penjualan SBR015 Masih Lambat, Tenor Pendek Menjadi Pilihan

Sepekan masa penjualan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel seri SBR015, realisasi penjualan masih relatif mini.

Pergerakan Rupiah di Selasa (6/10) Menanti Data Ekonomi
| Selasa, 06 Oktober 2026 | 07:38 WIB

Pergerakan Rupiah di Selasa (6/10) Menanti Data Ekonomi

Mengutip Bloomberg pada Senin (5/10), rupiah ditutup melemah 0,20% secara harian ke level Rp 17.917 per dolar Amerika Serikat (AS).

Kabinet Nan Gemuk Bebani APBN
| Selasa, 06 Oktober 2026 | 06:57 WIB

Kabinet Nan Gemuk Bebani APBN

Bertambahnya kementerian, lembaga dan pejabat di era Presiden Prabowo Subianto berpotensi menambah beban rutin APBN.

Saat IPO Sepi, Emiten Gencar Terbitkan Obligasi
| Selasa, 06 Oktober 2026 | 06:15 WIB

Saat IPO Sepi, Emiten Gencar Terbitkan Obligasi

Meski ada risiko kenaikan biaya dana, sejumlah emiten aktif menerbitkan obligasi dengan kupon yang tinggi

Menarik Eropa
| Selasa, 06 Oktober 2026 | 06:10 WIB

Menarik Eropa

Kehadiran investasi Eropa juga bisa mendorong peningkatan kualitas dan keandalan sistem PLTS di Indonesia.

Menyoal Efektivitas Rencana Kebijakan Bunga KPR 6%
| Selasa, 06 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Menyoal Efektivitas Rencana Kebijakan Bunga KPR 6%

Bunga KPR 6% dinilai bisa dongkrak penyaluran kredit, tapi efektivitasnya bergantung pada harga, kualitas, dan lokasi hunian.

Perbankan Perkuat Mitigasi Risiko Dampak El Nino
| Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:35 WIB

Perbankan Perkuat Mitigasi Risiko Dampak El Nino

Perbankan memperketat mitigasi risiko kredit untuk mengantisipasi dampak El Nino terhadap kualitas aset.

Menanti Kehadiran Tiga Bank Syariah Besar Baru
| Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:30 WIB

Menanti Kehadiran Tiga Bank Syariah Besar Baru

OJK membidik lahirnya tiga bank syariah besar baru paling lambat 2027, didorong lewat spin-off UUS, merger, hingga konversi 

Prediksi IHSG dan Rekomendasi Saham Untuk Hari Ini, Selasa (6/10)
| Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:50 WIB

Prediksi IHSG dan Rekomendasi Saham Untuk Hari Ini, Selasa (6/10)

IHSG masih melemah 0,47% dalam sepekan terakhir. Sedangkan sejak awal tahun, IHSG melemah total 29,24%.

Pasar Mengendur, Leasing Diversifikasi Bisnis Syariah
| Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:35 WIB

Pasar Mengendur, Leasing Diversifikasi Bisnis Syariah

Hingga Agustus 2026, OJK mencatat piutang pembiayaan syariah perusahaan leasing mencapai Rp 32,04 triliun, alias naik 9,27% secara tahunan.

INDEKS BERITA

Terpopuler