Berita Global

IMF: Kriptoisasi di Negara Berkembang Berpotensi Mengganggu Stabilitas Keuangan

Jumat, 01 Oktober 2021 | 20:48 WIB
IMF: Kriptoisasi di Negara Berkembang Berpotensi Mengganggu Stabilitas Keuangan

ILUSTRASI. IMF mendorong kemungkinan penerbitan mata uang digital bank sentral sebagai tanggapan terhadap kebangkitan kripto. REUTERS/Yuri Gripas/File Photo

Sumber: Reuters | Editor: Anastasia Lilin Yuliantina

KONTAN.CO.ID - LONDON. Dana Moneter Internasional (IMF) menilai kemunculan mata uang kripto di pasar negara berkembang dapat memicu kriptoisasi yang berpotensi mengganggu stabilitas keuangan. Salah satu desakan IMF kepada negara-negara berkembang yakni mempertimbangkan kemungkinan manfaat dari penerbitan mata uang digital bank sentral sebagai tanggapan terhadap kebangkitan kripto. 

Tahun lalu, bitcoin dan kerabatnya melonjak dalam harga dan popularitas. Menurut peneliti blockchain Amerika Serikat (AS) yaitu Chainalysis, ekonomi pasar yang muncul dan berkembang seperti Vietnam, India dan Pakistan melihat pertumbuhan pesat dalam beberapa ukuran adopsi.

Ini Artikel Spesial

Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan atau membeli artikel ini.

Sudah berlangganan? Masuk

Berlangganan

Berlangganan Hanya dengan 20rb/bulan Anda bisa mendapatkan berita serta analisis ekonomi, bisnis, dan investasi pilihan

Rp 20.000

Bayar per artikel

Hanya Rp 5.000 untuk membaca artikel ini

Rp 5.000

Berlangganan dengan Google

Anda dapat menggunakan akun Google sebagai metode pembayaran karena Google akan mengingat metode yang sudah pernah digunakan.

Terbaru