Impack Pratama Industri (IMPC) Menjaga Pertumbuhan Positif

Kamis, 05 Maret 2026 | 03:00 WIB
Impack Pratama Industri (IMPC) Menjaga Pertumbuhan Positif
[ILUSTRASI. PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) (Dok/IMPC)]
Reporter: Vina Elvira | Editor: Fahriyadi .

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) menatap prospek bisnis 2026 dengan optimistis. Emiten produsen bahan bangunan ini membidik pendapatan senilai Rp 5,1 triliun dengan laba bersih di atas Rp 700 miliar. Proyeksi pendapatan 2026 lebih tinggi dibandingkan target pendapatan 2025 yang sebesar Rp 4,2 triliun.

Optimisme IMPC tak lepas dari prospek industri yang dinilai masih positif sepanjang 2026, khususnya di pasar domestik. "Kami akan berfokus pada penguatan posisi di pasar domestik, optimalisasi kapasitas produksi, serta menjaga efisiensi operasional guna mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan," ungkap Sekretaris Perusahaan PT Impack Pratama Industri Tbk Lenggana Linggawati kepada KONTAN, pekan lalu.

Baca Juga: Impack Pratama Industri (IMPC) Mengincar Pasar Ekspor Baru

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan
Topik Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru

Simpanan Rekening Saldo Jumbo Semakin Gendut
| Kamis, 25 Juni 2026 | 06:40 WIB

Simpanan Rekening Saldo Jumbo Semakin Gendut

Dana nasabah bersaldo di atas Rp5 miliar tumbuh lebih dari 20% per Mei 2026, jauh melampaui pertumbuhan simpanan kelompok nasabah lainnya.

Rupiah Masih Rentan Terkoreksi pada Kamis (25/6)
| Kamis, 25 Juni 2026 | 06:30 WIB

Rupiah Masih Rentan Terkoreksi pada Kamis (25/6)

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar spot melemah 0,52% secara harian ke Rp 17.952 per dolar AS. 

Likuiditas Bank Berpotensi Semakin Mengetat
| Kamis, 25 Juni 2026 | 06:30 WIB

Likuiditas Bank Berpotensi Semakin Mengetat

Industri perbankan menghadapi risiko likuiditas yang lebih ketat setelah BI menaikkan suku bunga acuan 1% dalam sebulan terakhir.

Simpanan Valas Nasabah Ritel dan Korporasi Mekar
| Kamis, 25 Juni 2026 | 06:30 WIB

Simpanan Valas Nasabah Ritel dan Korporasi Mekar

Pelemahan rupiah dan kebutuhan hedging mendorong lonjakan simpanan valas di perbankan, baik dari kalangan korporasi maupun nasabah perorangan

Setelah Anjlok Menjebol ke Bawah 6.000, Simak Proyeksi IHSG Hari Ini
| Kamis, 25 Juni 2026 | 06:28 WIB

Setelah Anjlok Menjebol ke Bawah 6.000, Simak Proyeksi IHSG Hari Ini

IHSG anjlok menembus level psikologis 6.000. Rupiah juga melemah terhadap dolar AS. Catatan MSCI jadi perhatian pasar.

Transaksi QRIS Perbankan Semakin Menggeliat
| Kamis, 25 Juni 2026 | 06:25 WIB

Transaksi QRIS Perbankan Semakin Menggeliat

Penggunaan QRIS semakin masif, mendorong pertumbuhan transaksi digital perbankan di tengah ketidakpastian ekonomi.

Kupas Tuntas IPO RANS: Struktur Pemegang Saham, Kinerja, dan Strategi Bisnis
| Kamis, 25 Juni 2026 | 06:18 WIB

Kupas Tuntas IPO RANS: Struktur Pemegang Saham, Kinerja, dan Strategi Bisnis

Bisnis PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS) saat ini sangat bergantung pada sosok Raffi Ahmad, Nagita Slavina, dan keluarganya.

Otot Dolar AS Perkasa, Berbagai Valas Utama Dalam Tekanan
| Kamis, 25 Juni 2026 | 06:15 WIB

Otot Dolar AS Perkasa, Berbagai Valas Utama Dalam Tekanan

Prospek valas utama dibayangi dominasi dolar Amerika Serikat (AS) yang kian perkasa. Indeks dolar AS (DXY) kembali menanjak ke  101,6

Pusat Finansial
| Kamis, 25 Juni 2026 | 06:10 WIB

Pusat Finansial

Masih ada kejadian pemerintah mengeluarkan suatu kebijakan, hanya untuk kemudian mencabut lagi kebijakan tersebut setelah mendapat penolakan.

Pertamina Impor Minyak Mentah dari Aljazair
| Kamis, 25 Juni 2026 | 06:08 WIB

Pertamina Impor Minyak Mentah dari Aljazair

Kapal tanker yang membawa sekitar 450.000 barel minyak mentah asal Arzew, Aljazair, tersebut dipastikan proses pelayaran sesuai dengan target.

INDEKS BERITA