Indonesia Butuh Investasi Energi Hijau US$ 30 Miliar

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggunakan kesempatan dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7 di Jerman, untuk menawarkan investasi di Indonesia. Investasi yang ditawarkan adalah penanganan permasalahan energi dalam mengatasi perubahan iklim.
Pada kesempatan tersebut, Presiden Jokowi menyampaikan bagi Indonesia dan negara-negara berkembang menghadapi resiko nyata dampak perubahan iklim global, di tengah komitmen dan upaya upaya transisi energi, antara lain energi fosil seperti pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) batubara dan diesel.
Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah berlangganan? MasukBerlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama. Anda dapat menggunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Kontan Digital Premium Access
Business Insight, Epaper Harian + Tabloid, Arsip Epaper 30 Hari
Rp 120.000
Business Insight
Hanya dengan 20rb/bulan Anda bisa mendapatkan berita serta analisis ekonomi bisnis dan investasi pilihan