Ini Tujuh Rekomendasi Saham Hari Ini, Senin (5/12)

Senin, 05 Desember 2022 | 04:20 WIB
Ini Tujuh Rekomendasi Saham Hari Ini, Senin (5/12)
[ILUSTRASI. Seorang pria melintasi layar elektronik pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay]
Reporter: Tim KONTAN | Editor: Harris Hadinata

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ada tujuh saham yang masuk dalam daftar rekomendasi saham hari ini (5/12). Saham-saham tersebut berasal dari sektor poultry dan properti.

Sejumlah saham dari sektor properti dan poultry tersebut dinilai analis masih layak koleksi. Berikut rekomendasi saham hari ini.

Ciputra Development (CTRA)
Harga: Rp 1.010

Rekomendasi: Buy
Target harga: Rp 1.200
Analis: Benyamin Mikael, Sucor Sekuritas

Rekomendasi: Buy
Target harga: Rp 1.040-Rp 1.100
Analis: Fajar Dwi Alfian, Infovesta Kapital Advisori

 

 

Summarecon Agung (SMRA)
Harga: Rp 635

Rekomendasi: Buy
Target harga: Rp 970
Analis: Benyamin Mikael, Sucor Sekuritas

 

 

Bumi Serpong Damai (BSDE)
Harga: Rp 925

Rekomendasi: Buy
Target harga: Rp 970-Rp 1.010
Analis: Fajar Dwi Alfian, Infovesta Kapital Advisori

 

 

Japfa Comfeed Indonesia (JPFA)
Harga: Rp 1.295

Rekomendasi: Buy
Target harga: Rp 2.000
Analis: Michael Filbery, Sinarmas Sekuritas

 

 

Malindo Feedmill (MAIN)
Harga: Rp 540

Rekomendasi: Sell
Target harga: Rp 480
Analis: Emma A Fauni, Mirae Asset Sekuritas

 

 

Charoen Pokphand Indonesia (CPIN)
Harga: Rp 5.725

Rekomendasi: Add
Target harga: Rp 7.130
Analis: Illona Freddy, CGS CIMB Sekuritas

 

 

Widodo Makmur Perkasa (WMPP)
Harga: Rp 123

Rekomendasi: Buy
Target harga: Rp 190
Analis: Muhammad Farras Farhan, Samuel Sekuritas

 

 

Bagikan

Berita Terbaru

Timbang-Timbang Untung Rugi Kendaraan Listrik
| Rabu, 08 April 2026 | 12:51 WIB

Timbang-Timbang Untung Rugi Kendaraan Listrik

Kendaraan listrik sudah jadi pilihan yang serius belakangan ini. Simak, apa saja yang harus dipertimbangkan, sebelum And

Membedah Upaya MKNT Lepas dari Suspensi dan Menghidupkan Usaha Lewat Backdoor Listing
| Rabu, 08 April 2026 | 11:19 WIB

Membedah Upaya MKNT Lepas dari Suspensi dan Menghidupkan Usaha Lewat Backdoor Listing

Untuk memuluskan agenda private placement, PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (MKNT) akan menggelar RUPSLB pada 16 April 2026.

Stock Split Saham DSSA, Upaya Keluar dari HSC Meski tak Menarik Buat Semua Investor
| Rabu, 08 April 2026 | 09:00 WIB

Stock Split Saham DSSA, Upaya Keluar dari HSC Meski tak Menarik Buat Semua Investor

Secara bisnis, DSSA sedang dalam mode ekspansif demi mempertebal portofolio EBT sekaligus melebarkan sayap di infrastruktur digital. 

Yield Obligasi Korporasi Melonjak: Apa Artinya Bagi Portofolio Anda?
| Rabu, 08 April 2026 | 08:52 WIB

Yield Obligasi Korporasi Melonjak: Apa Artinya Bagi Portofolio Anda?

Penerbitan obligasi korporasi justru naik saat ekonomi melambat. Pefindo ungkap alasan di balik strategi refinancing emiten.

Beleid Pajak UMKM Terbit Semester I-2026
| Rabu, 08 April 2026 | 08:49 WIB

Beleid Pajak UMKM Terbit Semester I-2026

Ia memastikan, aturan revisi pajak penghasilan (PPh) final untuk pelaku UMKM akan segera diterbitkan dalam waktu dekat

BI Setor Surplus Rp 78 Triliun ke Pemerintah
| Rabu, 08 April 2026 | 08:43 WIB

BI Setor Surplus Rp 78 Triliun ke Pemerintah

Surplus tersebut akan disetorkan BI kepada pemerintah setelah proses audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) selesai

Pelemahan Rupiah Masih Jadi Pemberat IHSG
| Rabu, 08 April 2026 | 07:45 WIB

Pelemahan Rupiah Masih Jadi Pemberat IHSG

 Sentimen global dan pelemahan nilai tukar rupiah diprediksi masih akan menekan pergerakan IHSG hari ini.

Kinerja DEWA Ditopang Kenaikan Harga Batubara dan Diversifikasi Bisnis
| Rabu, 08 April 2026 | 07:43 WIB

Kinerja DEWA Ditopang Kenaikan Harga Batubara dan Diversifikasi Bisnis

DEWA raup laba bersih Rp 4,31 triliun di 2025. Namun, laba 2026 diprediksi normalisasi. Cek strategi baru DEWA untuk tetap untung.

Rupiah Melemah, Emiten dengan Utang Dolar AS Bisa Tercekik
| Rabu, 08 April 2026 | 07:39 WIB

Rupiah Melemah, Emiten dengan Utang Dolar AS Bisa Tercekik

Liabilitas dolar AS membayangi kinerja laba bersih banyak emiten, terutama emiten yang punya utang dolar AS.

Menakar Untung, Rugi, dan Risiko Dividen Tunai Plus Bonus Saham Cinema XXI (CNMA)
| Rabu, 08 April 2026 | 07:30 WIB

Menakar Untung, Rugi, dan Risiko Dividen Tunai Plus Bonus Saham Cinema XXI (CNMA)

CNMA tercatat memiliki kas dan setara kas sebesar Rp 1,81 triliun per Desember 2025, turun 10,39% dari Desember 2024 yang Rp 2,02 triliun.

INDEKS BERITA

Terpopuler