Ujian BGN

Kamis, 04 Juni 2026 | 06:10 WIB
Ujian BGN
[ILUSTRASI. TAJUK - Havid Febri (KONTAN/Steve GA)]
Havid Vebri | Redaktur Pelaksana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penggeledahan kantor Badan Gizi Nasional (BGN) oleh Kejaksaan Agung yang terjadi sehari setelah pergantian pimpinan lembaga tersebut memunculkan pertanyaan besar di ruang publik. Terlepas dari belum adanya penjelasan resmi mengenai tujuan penggeledahan itu, rangkaian peristiwa ini menegaskan satu hal: program strategis negara sebesar apa pun tidak boleh berada di luar jangkauan akuntabilitas.

BGN bukan lembaga biasa. Di pundaknya melekat salah satu program prioritas pemerintah yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat, yakni pemenuhan gizi. Karena itu, setiap persoalan yang menyangkut tata kelola, kualitas layanan, maupun disiplin organisasi di dalamnya tidak dapat dipandang sebagai urusan administratif semata. Dampaknya bisa menjalar hingga ke kepercayaan publik terhadap program yang selama ini digadang-gadang menjadi investasi masa depan bangsa.

Alasan pencopotan pimpinan BGN yang disampaikan pemerintah, mulai dari kedisiplinan menjalankan standar operasional hingga tata kelola dan pengawasan kualitas makanan, menunjukkan bahwa tantangan terbesar sebuah program nasional bukan hanya soal anggaran. Tantangan sesungguhnya terletak pada kemampuan membangun sistem yang transparan, profesional, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Dalam konteks ini, penggeledahan oleh aparat penegak hukum semestinya tidak dilihat sebagai ancaman bagi program, melainkan sebagai bagian dari mekanisme koreksi dalam negara demokratis. Justru yang berbahaya adalah apabila lembaga yang mengelola anggaran besar dan menyentuh kepentingan publik dibiarkan tanpa pengawasan yang ketat.

Publik tentu berharap proses hukum berjalan objektif dan bebas dari spekulasi. Namun pada saat yang sama, pemerintah juga harus memastikan bahwa pergantian pejabat dan proses penegakan hukum tidak mengganggu pelayanan serta pelaksanaan program yang telah berjalan.

Kepercayaan masyarakat tidak dibangun oleh slogan atau target ambisius. Kepercayaan lahir dari keterbukaan, integritas, dan keberanian menindak setiap penyimpangan. Jika BGN ingin tetap menjadi instrumen pembangunan sumber daya manusia yang kredibel, maka akuntabilitas harus ditempatkan setinggi-tingginya. Sebab dalam program publik, yang dipertaruhkan bukan hanya anggaran negara, melainkan juga kepercayaan rakyat.

Bagikan
Topik Terkait

Berita Terbaru

Meneropong Prospek Saham dan Kinerja NAYZ Usai Banting Setir Ke Bisnis Teknologi
| Kamis, 04 Juni 2026 | 07:44 WIB

Meneropong Prospek Saham dan Kinerja NAYZ Usai Banting Setir Ke Bisnis Teknologi

Transformasi bisnis akan diikuti divestasi sejumlah aset untuk produksi makanan bayi, termasuk yang diperoleh dari hasil IPO.

Harga Minyak Loyo, Emiten Migas Layu
| Kamis, 04 Juni 2026 | 07:36 WIB

Harga Minyak Loyo, Emiten Migas Layu

Normalisasi harga minyak dunia berpotensi mempengaruhi kelangsungan usaha emiten-emiten produsen minyak dan gas (migas). 

IHSG dan Rupiah Menukik, Pasar Keuangan Domestik Semakin Tak Menarik
| Kamis, 04 Juni 2026 | 07:31 WIB

IHSG dan Rupiah Menukik, Pasar Keuangan Domestik Semakin Tak Menarik

Risiko berinvestasi di Indonesia semakin tinggi, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan rupiah semakin terkapar.

Manufaktur Keluar dari Zona Kontraksi, Tapi Ancaman Margin Belum Reda
| Kamis, 04 Juni 2026 | 07:27 WIB

Manufaktur Keluar dari Zona Kontraksi, Tapi Ancaman Margin Belum Reda

PMI manufaktur Indonesia kembali ekspansi, sinyal positif bagi sektor riil. Cek daftar emiten yang berpotensi diuntungkan jika tren ini berlanjut.

Fokus Bisnis Inti, Telkom Indonesia (TLKM) Lepas AdMedika
| Kamis, 04 Juni 2026 | 07:24 WIB

Fokus Bisnis Inti, Telkom Indonesia (TLKM) Lepas AdMedika

Telkom resmi lepas AdMedika ke Fullerton Health. Analis sebut strategi ini bagian penataan portofolio. Cari tahu dampak divestasi pada saham TLKM.

Saham AKRA Tertekan Lagi Usai Relief Rally, Fundamental yang Solid Masih Jadi Kunci
| Kamis, 04 Juni 2026 | 07:22 WIB

Saham AKRA Tertekan Lagi Usai Relief Rally, Fundamental yang Solid Masih Jadi Kunci

Laju produksi batubara domestik yang tersendat dapat menekan permintaan solar industri yang selama ini menjadi lumbung pasar utama AKRA.

Perkuat Bisnis Nikel, HRUM Siapkan Capex US$310 Juta
| Kamis, 04 Juni 2026 | 07:22 WIB

Perkuat Bisnis Nikel, HRUM Siapkan Capex US$310 Juta

Harum Energy alokasikan US$310 juta untuk capex 2026, mayoritas ke nikel. Cari tahu rencana bisnis dan rekomendasi saham HRUM

Defisit Transaksi Berjalan Berisiko Makin Menganga
| Kamis, 04 Juni 2026 | 07:19 WIB

Defisit Transaksi Berjalan Berisiko Makin Menganga

Dalam skenario berat, CAD berpotensi mendekati 2% jika harga minyak dan impor melonjak              

Rupiah Loyo, Trade Finance Tetap Melaju
| Kamis, 04 Juni 2026 | 07:10 WIB

Rupiah Loyo, Trade Finance Tetap Melaju

​Rupiah melemah ke level terendah, tapi bisnis trade finance perbankan justru tetap tumbuh dan jadi peluang baru di tengah tekanan impor

Kualitas Aset Membaik, Pembentukan Pencadangan Bank Susut
| Kamis, 04 Juni 2026 | 07:00 WIB

Kualitas Aset Membaik, Pembentukan Pencadangan Bank Susut

Beban pemulihan kerugian penurunan nilai aset keuangan atau impairment sejumlah bank beraset besar tercatat menyusut hingga April 2026. ​

INDEKS BERITA

Terpopuler