KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) tidak selalu menjadi sentimen negatif bagi pasar saham. Buktinya, kemarin Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat dan kembali menembus 7.200.
Kendati begitu, Vice President Infovesta Utama Wawan Hendrayana melihat ada beberapa emiten yang akan terkena dampak buruk kenaikan harga BBM. Di antaranya adalah emiten sektor transportasi, manufaktur dan barang konsumsi. "Ini terkait naiknya harga atau ongkos produksi." kata dia, Senin (5/9).
