Insentif LPG Buka Peluang Industri Plastik
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kebijakan bea masuk 0% untuk impor LPG sebagai bahan baku petrokimia memberi angin segar bagi industri plastik. Pelaku usaha menilai insentif ini akan memperluas pilihan bahan baku, meningkatkan fleksibilitas produksi dan berpotensi mendongkrak utilisasi industri hingga lebih dari 90%.
Pemerintah menetapkan bea masuk 0% untuk impor LPG sebagai bahan baku industri petrokimia. Kebijakan ini menjadi bagian dari paket stimulus ekonomi untuk menjaga daya saing industri nasional. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, kebijakan ini diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi sekitar Rp 2,25 triliun melalui penurunan biaya produksi industri serta menciptakan efek berganda (multiplier effect) bagi perekonomian nasional.
Baca Juga: Jumpalitan di Bawah Tekanan Harga Plastik
