Integra Indocabinet (WOOD) Sets Aside Rp 50 Billion for Stock Buyback

Minggu, 12 Maret 2023 | 16:03 WIB
Integra Indocabinet (WOOD) Sets Aside Rp 50 Billion for Stock Buyback
[ILUSTRASI. Integra Indocabinet (WOOD) initiates a corporate buyback of its shares, commencing on Thursday (9/3). ANTARA FOTO/Umarul Faruq/hp.]
Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Hasbi Maulana

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. On Thursday, March 9th, PT Integra Indocabinet Tbk (WOOD) began executing a corporate action of share buyback. The buyback of WOOD shares is limited to a maximum price of Rp 500 per share.

According to the disclosure of information on the Indonesia Stock Exchange (IDX) on Wednesday, March 9th, WOOD has allocated Rp 50 billion for buybacks to purchase a maximum of 100 million shares.

Wang Sutrisno, the Director of Integra Indocabinet, explained that the buyback funds are financed by internal cash, so WOOD does not require additional expenses. This corporate action also does not have any impact on revenue. In addition, WOOD has adequate working capital and reserve funds.

"The implementation of this share buyback plan will not have any impact on the company's revenue," Wang explained.

More Regional Banks to Go Public, Competition Heats Up!

Although the buyback will reduce the number of WOOD shares circulating in the market, it is estimated that this action will not have a significant impact on WOOD's earnings per share.

"The buyback will only reduce the number of shares in circulation, but will not have a significant impact on the company's earnings per share," Wang stated.

As planned, WOOD will conduct the share buyback over a period of up to three months, starting from March 9th, 2023 until June 9th, 2023. The buyback will be carried out through transactions on the IDX, using the services of a securities dealer intermediary. The fee for the transaction is approximately 0.11% of the transaction value.

Wang added that through the buyback, it is hoped that the price of WOOD shares can remain stable in the midst of fluctuating market conditions, as well as provide investors with confidence in the fundamental value of WOOD shares. According to Wang, the buyback of WOOD shares also provides flexibility in managing long-term capital.

"Treasury shares can be sold in the future at an optimal value if the company needs to increase its capital," Wang concluded.

At the close of trading on Friday, March 10th, WOOD shares were in the green zone. WOOD shares were at Rp 420, up 0.48% from the previous day's closing. This increase accumulates a 16.05% increase in WOOD shares since the beginning of 2023.

Bagikan

Berita Terkait

Berita Terbaru

Lebaran, Saatnya Dulang Cuan dari Saham Supermarket dan Minimarket
| Minggu, 22 Maret 2026 | 14:00 WIB

Lebaran, Saatnya Dulang Cuan dari Saham Supermarket dan Minimarket

Sejak awal puasa, biasanya emiten ritel supermarket dan minimarket isi stok berlipat untuk antisipasi kenaikan permintaan masyarakat.

Simak 5 Produk Reksadana Saham Syariah Terbaik di Awal Tahun Ini
| Minggu, 22 Maret 2026 | 12:00 WIB

Simak 5 Produk Reksadana Saham Syariah Terbaik di Awal Tahun Ini

Reksadana saham syariah tak sekadar menawarkan peluang pertumbuhan yang solid, melainkan juga menggaransi ketenangan batin.

Permintaan Ramadan dan Lebaran Jadi Pelecut Kinerja JPFA di Kuartal I
| Minggu, 22 Maret 2026 | 11:00 WIB

Permintaan Ramadan dan Lebaran Jadi Pelecut Kinerja JPFA di Kuartal I

Head of Reseach Retail MNC Sekuritas menyampaikan momentum Ramadan dan Lebaran memang menjadi katalis positif bagi emiten perunggasan.

Agar Belanja Kecantikan Tak Mengganggu Anggaran
| Minggu, 22 Maret 2026 | 09:00 WIB

Agar Belanja Kecantikan Tak Mengganggu Anggaran

Penggunaan produk kecantikan sudah menjadi kebutuhan bagi sebagian orang. Yuk, simak cara mengelola anggarannya!

Strategi Peritel Kosmetik Tampil Menarik di Mata Pesolek
| Minggu, 22 Maret 2026 | 08:05 WIB

Strategi Peritel Kosmetik Tampil Menarik di Mata Pesolek

Peritel kosmetik adu strategi penjualan agar mampu menuai berkah penjualan saat Ramadan dan Lebaran.

Meracik Bisnis Kecap dengan Energi Ramah Lingkungan
| Minggu, 22 Maret 2026 | 06:15 WIB

Meracik Bisnis Kecap dengan Energi Ramah Lingkungan

Di balik sebotol kecap manis ABC, PT Heinz ABC Indonesia menjalankan transformasi produksi memanfaatkan energi surya dan biomassa.

 
Portofolio Merek Sport dan Lifestyle Menjadi Katalis Positif Saham MAPA
| Minggu, 22 Maret 2026 | 06:07 WIB

Portofolio Merek Sport dan Lifestyle Menjadi Katalis Positif Saham MAPA

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, MAPA yang menyasar segmen menengah ke atas, diproyeksikan memiliki kinerja yang masih cukup solid.

Melihat Kelahiran BRIS dan Potensinya di Masa Depan
| Minggu, 22 Maret 2026 | 06:00 WIB

Melihat Kelahiran BRIS dan Potensinya di Masa Depan

Diversifikasi pendapatan melalui fee based income juga terlihat stabil, menyumbang 15%–17% terhadap total pendapatan BRIS.

CEO Social Bella: Kembangkan Satu Solusi yang Bersifat Menyeluruh
| Minggu, 22 Maret 2026 | 06:00 WIB

CEO Social Bella: Kembangkan Satu Solusi yang Bersifat Menyeluruh

Christopher Madiam, Co-Founder dan CEO Social Bella, memaparkan strategi yang dia terapkan kepada Wartawan KONTAN. Simak, yuk.

Sewa Dahulu, Rental Kendaraan Listrik Cuan Kemudian
| Minggu, 22 Maret 2026 | 05:35 WIB

Sewa Dahulu, Rental Kendaraan Listrik Cuan Kemudian

Mobil listrik menjadi incaran banyak orang saat mudik untuk Lebaran. Cuan pun menanti pengusaha jasa penyewaannya.

 
INDEKS BERITA

Terpopuler