Investor Domestik Serbu Lelang SUN Perdana Tahun 2022

Rabu, 05 Januari 2022 | 04:40 WIB
Investor Domestik Serbu Lelang SUN Perdana Tahun 2022
[]
Reporter: Hikma Dirgantara | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Lelang surat utang negara (SUN) perdana yang digelar tahun ini, Selasa (4/1), diserbu investor. Pemerintah mencatatkan penawaran Rp 77,58 triliun, jauh di atas target sebesar Rp 25 triliun-Rp 37,5 triliun. 

Associate Director Fixed Income Anugerah Sekuritas Ramdhan Ario Maruto mengungkapkan, angka tersebut menunjukkan jika likuiditas domestik masih cukup besar di tengah sentimen tapering dan kenaikan suku bunga acuan Amerika. "Ini juga menunjukkan kepercayaan pasar terhadap instrumen SBN sebagai pilihan untuk pengelolaan portofolio investasi masih tinggi," kata dia, kemarin.

Pemerintah memutuskan hanya menyerap Rp 25 triliun. Menurut Ramdhan, ini lantaran pemerintah juga mencoba menjaga yield di pasar. Selain itu, pada akhir tahun lalu pemerintah juga sudah menggelar private placement senilai Rp 157 triliun. 

Baca Juga: Ramai Peminat, Penawaran Masuk pada Lelang SUN Perdana 2022 Capai Rp 77,58 Triliun

Head of Fixed Income BNI Fayadri juga mencatat, hasil lelang SUN kemarin tersebut jauh lebih besar dari total penawaran pada lelang SBN terakhir di 2021. Pada lelang SBN 26 Oktober 2021, total penawaran masuk hanya Rp 69,54 triliun. "Ini karena tingginya likuiditas investor, apalagi sudah dua bulan tak ada pasokan," ujar dia. 

Investor domestik mendominasi lelang kemarin. Partisipasi investor asing kemarin hanya Rp 9,9 triliun, atau 12,77% dari total bids.

Ramdhan menilai, pada lelang kemarin peserta lelang cukup merata, antara perbankan, dana pensiun, asuransi, hingga fund manager. Ini tercermin dari meratanya jumlah penawaran masuk di tenor pendek hingga panjang.

Seri yang banyak diburu peserta lelang kemarin adalah seri FR0093. Jumlah penawaran masuk di seri ini Rp 26,82 triliun. Ramdhan menjelaskan, seri FR0093 yang baru diluncurkan memberi daya tarik lebih. 
Pergerakan FR0093 lebih menarik karena terbatasnya likuiditas. Fayadri menambahkan, FR0093 merupakan seri benchmark tahun ini, sehingga tak heran minat peserta lelang tinggi. 

"Jika dilihat dari sisi yield, lelang hari ini sudah kompetitif dan mencerminkan kondisi pasar, pasca pengumuman lelang, beberapa seri obligasi masih dicari di pasar sekunder," imbuh Fayadri. Yield rata-rata tertimbang lelang ini juga lebih rendah dari lelang sebelumnya. 

Baca Juga: Simak 7 Seri SBN yang Dilelang Hari Ini

Bagikan

Berita Terbaru

Kontrak Baru Adhi Karya (ADHI) Naik 118,4% Per Juli 2026
| Sabtu, 05 September 2026 | 08:45 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya (ADHI) Naik 118,4% Per Juli 2026

Dari total kontrak baru, sekitar Rp 5,27 triliun berasal dari proyek non-joint operation dan Rp 2,99 triliun berasal dari proyek joint operation.​

CUAN Berniat Jadi Pengendali Baru SINI
| Sabtu, 05 September 2026 | 08:41 WIB

CUAN Berniat Jadi Pengendali Baru SINI

PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) tengah melakukan negosiasi untuk mengambil alih PT Singaraja Putra Tbk (SINI). 

Emiten Getol Tarik Kredit Bank Saat Bunga Masih Tinggi
| Sabtu, 05 September 2026 | 08:37 WIB

Emiten Getol Tarik Kredit Bank Saat Bunga Masih Tinggi

Sejumlah emiten di Bursa Efek Indonesia mendapatkan fasilitas kredit bernilai jumbo dari perbankan​.

Lonjakan Harga Komoditas Energi di Tengah Kekhawatiran Pasokan
| Sabtu, 05 September 2026 | 08:00 WIB

Lonjakan Harga Komoditas Energi di Tengah Kekhawatiran Pasokan

Berdasarkan data Bloomberg, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) terkoreksi tipis di kisaran US$ 90 per barel pada Jumat (4/9).

Menuju Pasar Modal Efisien
| Sabtu, 05 September 2026 | 07:10 WIB

Menuju Pasar Modal Efisien

Hasil review Morgan Stanley Capital International (MSCI) jadi momentum reformasi struktur pasar modal Indonesia.​

Gaya Elit dari Makan Utang Alias Maut
| Sabtu, 05 September 2026 | 07:00 WIB

Gaya Elit dari Makan Utang Alias Maut

Terlihat dari jumlah rekening paylater hingga outstanding pinjaman online yang melonjak cukup signifikan pada periode Juni kemarin.

Rupiah Terpengaruh Sentimen The Fed pada Pekan Ini
| Sabtu, 05 September 2026 | 07:00 WIB

Rupiah Terpengaruh Sentimen The Fed pada Pekan Ini

Spekulasi kenaikan suku bunga di AS serta masuknya arus modal asing ke pasar domestik menyokong rupiah

Belum Diberlakukan, Target Sudah Dipangkas
| Sabtu, 05 September 2026 | 06:52 WIB

Belum Diberlakukan, Target Sudah Dipangkas

Pemerintah memasang target cukai minuman berpemanis dalam kemasan Rp 1,6 triliun di 2027.                

Stella Fiona: Memiliki Sosok Ibu yang Menjadi Panutan Hidup
| Sabtu, 05 September 2026 | 06:30 WIB

Stella Fiona: Memiliki Sosok Ibu yang Menjadi Panutan Hidup

Tumbuh besar dalam keluarga dengan kedua orang tua merupakan pekerja keras, Stella terbiasa melihat kedisiplinan sejak dini. 

Stella Fiona Nyaman Mengelola Portofolio Moderat
| Sabtu, 05 September 2026 | 06:15 WIB

Stella Fiona Nyaman Mengelola Portofolio Moderat

Bagi Stella, keputusan finansial tidak hanya mengejar imbal hasil semata, melainkan juga tentang menjaga keseimbangan alokasi risiko

INDEKS BERITA

Terpopuler