Investor Respons Dingin Penurunan Suku Bunga, IHSG Hari Ini Melemah Ke 6.231,47

Jumat, 20 September 2019 | 21:07 WIB
Investor Respons Dingin Penurunan Suku Bunga, IHSG Hari Ini Melemah Ke 6.231,47
[ILUSTRASI. Bursa Efek Indonesia]
Reporter: Herlina KD, Nur Qolbi | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabunga (IHSG) melanjutkan pelemahan. IHSG hari ini (20/9) ditutup melemah 12,99 poin atau 0,21% ke 6.231,47 di akhir perdagangan.

Menurut Analis Phintraco Sekuritas Valdy Kurniawan, penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) yang sejalan dengan keputusan bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (The Fed) justru mendapat respons "dingin" dari investor.

Alasannya, investor masih ragu dengan stimulus moneter BI tersebut bisa berpengaruh pada laju pertumbuhan ekonomi Indonesia pada semester II 2019. Sebab, permintaan, konsumsi rumahtangga, investasi, dan belanja pemerintah kemungkinan relatif stagnan pada paruh kedua tahun ini.

Baca Juga: Faktor-faktor ini yang membuat pergerakan IHSG loyo sepekan ini

Kekhawatiran tersebut mendapat dukungan berupa revisi proyeksi Organisasi Kerjasama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) atas pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2019 dan 2020 menjadi hanya 5%.  

Dalam perdagangan Jumat (20/9), sebanyak 175 saham naik, 213 saham turun dan 153 saham tak bergerak. Tiga sektor saham berhasil selamat ke zona hijau, sedangkan tujuh sektor lainnya masuk zona merah.

Sektor-sektor yang menguat adalah sektor infrastruktur yang naik 1,21%, sektor pertambangan naik 0,86%, dan sektor perkebunan yang naik 0,43%. Sedangkan sektor-sektor dengan pelemahan terdalam adalah sektor industri dasar yang melemah 0,75%, sektor perdagangan turun 0,65%, dan sektor manufaktur turun 0,60%.

Baca Juga: IHSG turun tipis, saham GGRM dan HMSP beda nasib

Total volume perdagangan saham di bursa hari ini mencapai 5,51 miliar saham dengan total nilai Rp 10,90 triliun. Sementara investor asing membukukan penjualan bersih Rp 833,82 miliar di seluruh pasar.

Saham-saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 363 miliar, PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP) Rp 148,7 miliar, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 135,2 miliar.

Bagikan

Berita Terbaru

JP Morgan dan Dimensional Fund Ambil Untung dari Saham BRMS, Prospek Masih Menarik
| Jumat, 13 Maret 2026 | 08:55 WIB

JP Morgan dan Dimensional Fund Ambil Untung dari Saham BRMS, Prospek Masih Menarik

Saham BRMS sudah tergolong premium, namun tetap di harga wajar jika memperhitungkan ekspektasi kenaikan produksi dari pabrik barunya di Palu.

Nasib Saham EMAS: Setelah Rugi Besar, Akankah Bangkit di 2026?
| Jumat, 13 Maret 2026 | 07:09 WIB

Nasib Saham EMAS: Setelah Rugi Besar, Akankah Bangkit di 2026?

Pendapatan EMAS anjlok 92% di 2025, rugi bersih melonjak 116%. Namun, Tambang Pani beroperasi 2026. Analis melihat potensi membaiknya kinerja

Permintaan Tumbuh, Prospek Emiten Susu Masih Manis
| Jumat, 13 Maret 2026 | 07:07 WIB

Permintaan Tumbuh, Prospek Emiten Susu Masih Manis

PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY) dan PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk (ULTJ) mengantongi kinerja positif sepanjang tahun 2025

Risiko Outflow Asing Mengintai, Saham Blue Chip Ini Bisa Dicermati
| Jumat, 13 Maret 2026 | 07:05 WIB

Risiko Outflow Asing Mengintai, Saham Blue Chip Ini Bisa Dicermati

Saat asing jual besar-besaran, saham BMRI, UNTR, TLKM malah diakumulasi. Apa rahasia di balik strategi investor institusi global ini?

Sebanyak 27 Pemda  Ajukan Pinjaman ke PT SMI
| Jumat, 13 Maret 2026 | 06:11 WIB

Sebanyak 27 Pemda Ajukan Pinjaman ke PT SMI

Ada sekitar 26 hingga 27 pemda yang telah mengajukan pinjaman pembiayaan kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI)

Menakar Opsi Pelebaran Defisit Anggaran
| Jumat, 13 Maret 2026 | 05:58 WIB

Menakar Opsi Pelebaran Defisit Anggaran

Kebijakan apapun yang bakal ditempuh pemerintah dinilai akan tetap menekan perekonomian             

Proyek WtE Ditargetkan Mulai Beroperasi 2028
| Jumat, 13 Maret 2026 | 05:49 WIB

Proyek WtE Ditargetkan Mulai Beroperasi 2028

Pemerintah juga sudah menyiapkan tahap kedua yang mencakup 14 lokasi pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) baru.

Setelah Arab Saudi, RI Bidik Ekspor Beras ke Asean
| Jumat, 13 Maret 2026 | 05:46 WIB

Setelah Arab Saudi, RI Bidik Ekspor Beras ke Asean

Mengenai jadwal pelaksanaan ekspor ke negara-negara tersebut, Sudaryono menyebut, saat ini pemerintah masih melakukan pembahasan intensif.

Izin Alih Fungsi Sawah Ditarik Pusat
| Jumat, 13 Maret 2026 | 05:42 WIB

Izin Alih Fungsi Sawah Ditarik Pusat

Regulasi ini disiapkan untuk mempercepat perlindungan lahan sawah berkelanjutan atau sawah abadi, sekaligus menahan laju konversi lahan pertanian.

Danantara Ditargetkan Menyetor Rp 800 Triliun
| Jumat, 13 Maret 2026 | 05:39 WIB

Danantara Ditargetkan Menyetor Rp 800 Triliun

Presiden Prabowo Subianto meminta BPI Danantara mencetak return on asset minimal 10% per tahun untuk negara

INDEKS BERITA

Terpopuler