Jangan Belanja untuk Senang, Merana Kemudian
KONTAN.CO.ID - Doom spending lagi jadi topik hangat di jagad maya. Tapi, doom spending bukanlah fenomena baru. Jauh sebelum istilah ini dibahas di media sosial dan kehidupan sehari-hari, banyak orang yang menggunakan aktivitas belanja sebagai cara untuk mencari kenyamanan di tengah tekanan yang mereka alami.
Mike Rini, Perencana Keuangan Mitra Rencana Edukasi, mengatakan, perilaku doom spending umum terjadi dan semakin meningkat di masa-masa yang penuh ketidakpastian. Bahkan, doom spending bukan hanya tentang keinginan belanja seperti biasa, tapi seperti pelarian atas rasa khawatir.
