Jumlah Pemegang Saham UNVR Bertambah, Harga Kian Merendah Tapi Prospek Belum Cerah

Rabu, 18 September 2024 | 08:30 WIB
Jumlah Pemegang Saham UNVR Bertambah, Harga Kian Merendah Tapi Prospek Belum Cerah
[ILUSTRASI. Produk sabun cuci Rinso keluaran PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) dipajang pada etalase pasar swalayan di Bekasi, Jawa Barat, Senin (4/3/2024). KONTAN/Cheppy A. Muchlis]
Reporter: Nur Qolbi | Editor: Tedy Gumilar

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Jumlah pemegang saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) kembali bertambah dalam beberapa bulan terakhir. Selama bulan Juli dan Agustus 2024, jumlah pemegang sahamnya bertambah sebanyak 8.014 pihak. 

Alhasil, pemegang saham UNVR per akhir Agustus 2024 mencapai 120.634 dari posisi pengujung Juni 2024 yang sebanyak 114.924. Hal ini berbanding terbalik dengan bulan-bulan sebelumnya ketika jumlah pemegang saham UNVR konsisten memperlihatkan penurunan. 

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terkait

Berita Terbaru

Menyoal Untung Rugi Program 200 Juta Rekening Baru
| Jumat, 11 September 2026 | 06:20 WIB

Menyoal Untung Rugi Program 200 Juta Rekening Baru

Pemerintah menargetkan pembukaan 200 juta rekening baru lewat BRI dan BSI, tapi efektivitas dan risiko rekening pasif jadi sorotan.

Menyoal Untung Rugi Program 200 Juta Rekening Baru
| Jumat, 11 September 2026 | 06:20 WIB

Menyoal Untung Rugi Program 200 Juta Rekening Baru

Pemerintah menargetkan pembukaan 200 juta rekening baru lewat BRI dan BSI, tapi efektivitas dan risiko rekening pasif jadi sorotan.

Harga Minyak Terus Merangkak Naik
| Jumat, 11 September 2026 | 06:15 WIB

Harga Minyak Terus Merangkak Naik

 Harga minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) di pasar spot melampaui US$ 97 per barel pada Kamis (10/10).

Risiko Aturan Populis
| Jumat, 11 September 2026 | 06:10 WIB

Risiko Aturan Populis

Tanpa aturan yang khusus tentang perampasan aset, seharusnya negeri ini sudah bisa terbebas dari korupsi.

Bakal Jalankan Program Pembukaan Rekening Gratis, Bagaimana Efeknya ke BBRI dan BRIS?
| Jumat, 11 September 2026 | 06:07 WIB

Bakal Jalankan Program Pembukaan Rekening Gratis, Bagaimana Efeknya ke BBRI dan BRIS?

Analis menyebut penunjukkan BBRI dan BRIS ini tidak akan memiliki efek besar terhadap prospek kedua perbankan tersebut.

Menguji Kesiapan Industri Penuhi TKDN EV 60%
| Jumat, 11 September 2026 | 06:06 WIB

Menguji Kesiapan Industri Penuhi TKDN EV 60%

Industri komponen lokal pada dasarnya siap memasok kebutuhan kendaraan listrik, terutama untuk komponen di luar powertrain.

Demi Menjaga Likuiditas, BI Rem Lelang SRBI
| Jumat, 11 September 2026 | 06:00 WIB

Demi Menjaga Likuiditas, BI Rem Lelang SRBI

Pengurangan lelang SRBI memberi ruang likuiditas lebih besar bagi perbankan domestik.                   

Ekspansi Kerjasama dan Layanan Jadi Andalan Medikalola Hermina Tbk (HEAL)
| Jumat, 11 September 2026 | 06:00 WIB

Ekspansi Kerjasama dan Layanan Jadi Andalan Medikalola Hermina Tbk (HEAL)

PT Medikalola Hermina Tbk (HEAL) menargetkan porsi pendapatan lebih seimbang antara pasien BPJS dan non BPJS

Investasi Dana Pensiun Mulai Berbalik Arah
| Jumat, 11 September 2026 | 05:50 WIB

Investasi Dana Pensiun Mulai Berbalik Arah

OJK mencatat industri dapen mengantongi Return on Investment (ROI) sebesar 0,95% pada bulan Juli 2026. 

Harga Minyak Bisa Buat APBN Tertekan
| Jumat, 11 September 2026 | 05:30 WIB

Harga Minyak Bisa Buat APBN Tertekan

APBN masih memiliki ruang untuk menghadapi kenaikan harga minyak. Pemerintah juga belum melihat kebutuhan menambah kuota subsidi BBM

INDEKS BERITA

Terpopuler