Kasus Fraud KPR Berisiko Dongkrak NPL Perbankan
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Industri perbankan semakin waspada terhadap potensi fraud dalam penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR). Pasalnya, praktik kredit bodong yang dipicu manipulasi data debitur hingga dokumen fiktif berisiko mendorong kenaikan rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL).
Belakangan, terungkap sejumlah temuan dugaan kredit bermasalah di sektor KPR. Kondisi ini kembali menjadi sorotan. Modus yang muncul pun beragam, mulai dari penggunaan debitur pinjam nama, pemalsuan dokumen, hingga agunan yang belum memenuhi ketentuan administrasi.
