Kebijakan B50 & Regulasi Antideforestasi Eropa Belum Mengusik Ekspor Sawit Indonesia
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Prospek kinerja ekspor minyak sawit Indonesia diperkirakan tetap terjaga hingga akhir 2026, meski industri menghadapi dua tantangan sekaligus, yakni meningkatnya penyerapan CPO untuk program biodiesel B50 dan penerapan European Union Deforestation Regulation (EUDR) di pasar Uni Eropa. Pelaku industri dan pemerintah menilai ketersediaan pasokan CPO masih memadai, sementara penguatan standar keberlanjutan dan percepatan perundingan dagang dengan Uni Eropa menjadi kunci menjaga daya saing ekspor.
Implementasi mandatori biodiesel B50 diperkirakan belum akan mengganggu kinerja ekspor CPO dan produk turunannya hingga akhir 2026. Meski penyerapan CPO di pasar domestik meningkat, ketersediaan pasokan dinilai masih memadai untuk memenuhi permintaan ekspor.
