Kebijakan Harga Gas Murah Diperluas

Rabu, 27 Maret 2024 | 03:48 WIB
Kebijakan Harga Gas Murah Diperluas
[ILUSTRASI. Pabrik Pupuk Indonesia menjadi pilar keberlanjutan pertanian lewat inovasi dan strategi perusahaan di industri pupuk dan petrokimia Tanah Air. Melalui inovasi dan dedikasi, Pupuk Indonesia menyuburkan harapan masa depan, tumbuh bersama untuk Indonesia yang makmur.]
Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Lamgiat Siringoringo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah berencana memperluas kebijakan harga gas bumi tertentu (HGBT) alias gas murah bagi pelanggan industri. Sebelumnya, ada tujuh sektor usaha yang menerima diskon harga gas bumi, kini pemerintah mengkaji tambahan kepada 24 subsektor di industri manufaktur.

Dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 121 Tahun 2020 tentang Penetapan Harga Gas Bumi, sebanyak tujuh industri mendapatkan harga gas US$ 6 per mmbtu, yakni industri pupuk, petrokimia, oleokimia, baja, keramik, kaca dan sarung tangan karet. "Kami masih mengevaluasi pelaksanaan HGBT bersama Kementerian Perindustrian dan Kementerian Keuangan," ujar Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Dadan Kusdiana kepada KONTAN, Selasa (26/3).

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Rally Saham INDY Ditopang Spekulasi Divestasi Kideco, Seberapa Kuat Menopang Harga?
| Kamis, 30 Juli 2026 | 08:35 WIB

Rally Saham INDY Ditopang Spekulasi Divestasi Kideco, Seberapa Kuat Menopang Harga?

Pasar mengapresiasi valuasi US$ 1 miliar sebagai premium dibandingkan estimasi nilai aset Kideco yang hanya sekitar US$ 639 juta.

Gairah Saham Bervaluasi Rendah, Mana yang Layak Ditadah?
| Kamis, 30 Juli 2026 | 08:33 WIB

Gairah Saham Bervaluasi Rendah, Mana yang Layak Ditadah?

Penguatan IDX Value30 dalam satu bulan terakhir lebih mencerminkan proses normalisasi valuasi setelah saham turun cukup dalam. 

Gairah Saham Valuasi Rendah
| Kamis, 30 Juli 2026 | 08:33 WIB

Gairah Saham Valuasi Rendah

Penguatan IDX Value30 dalam satu bulan terakhir lebih mencerminkan proses normalisasi valuasi setelah saham turun cukup dalam.

Bank Memacu Fee demi Jaga Profitabilitas
| Kamis, 30 Juli 2026 | 08:30 WIB

Bank Memacu Fee demi Jaga Profitabilitas

​Pendapatan fee menjadi andalan perbankan menjaga profitabilitas saat pendapatan bunga bersih tertekan.

Ekspansi FTTH, WIFI Pakai Dana Samurai Bond
| Kamis, 30 Juli 2026 | 08:29 WIB

Ekspansi FTTH, WIFI Pakai Dana Samurai Bond

PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) akan mengalokasikan dana hasil penerbitan Samurai Bond senilai JPY 21,4 miliar untuk memperluas jaringan FTTH

Margin Laba Perbankan Tertekan Biaya Dana Tinggi
| Kamis, 30 Juli 2026 | 08:24 WIB

Margin Laba Perbankan Tertekan Biaya Dana Tinggi

​Biaya dana tinggi menekan margin bunga bersih (NIM) perbankan, memaksa sejumlah bank memangkas target NIM tahun ini.

GOTO Kembali Mencatat Laba Bersih pada Semester Pertama
| Kamis, 30 Juli 2026 | 08:19 WIB

GOTO Kembali Mencatat Laba Bersih pada Semester Pertama

GOTO mengantongi laba bersih Rp 607,49 miliar pada semester I-2026, berbalik dari rugi bersih Rp 580,01 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Pasar Masih Menanti Arah Kebijakan Moneter BI, Simak Rekomendasi Hari Ini
| Kamis, 30 Juli 2026 | 08:15 WIB

Pasar Masih Menanti Arah Kebijakan Moneter BI, Simak Rekomendasi Hari Ini

Ketidakpastian ini masih dapat membatasi penguatan IHSG hingga pasar memperoleh kejelasan mengenai arah kebijakan moneter.

Ramai Emiten Berfundamental Baik Keluar dari Indeks BEI, Saham Apa yang bisa Dilirik?
| Kamis, 30 Juli 2026 | 07:49 WIB

Ramai Emiten Berfundamental Baik Keluar dari Indeks BEI, Saham Apa yang bisa Dilirik?

Dana pasif yang menggunakan indeks sebagai tolak ukur wajib menjual saham-saham yang didepak dari indeks.

Volume Penjualan Menguat, Prospek UNVR Masih Cerah
| Kamis, 30 Juli 2026 | 07:42 WIB

Volume Penjualan Menguat, Prospek UNVR Masih Cerah

UNVR membukukan penjualan bersih Rp 16,89 triliun, naik 7,05% secara tahunan. Laba bersih UNVR melesat 37,7% menjadi Rp 2,97 triliun, 

INDEKS BERITA

Terpopuler