Kebijakan Impor Gula Kembali Menuai Polemik

Selasa, 22 September 2026 | 07:49 WIB
Kebijakan Impor Gula Kembali Menuai Polemik
[ILUSTRASI. Ini Penyebab Kelangkaan Gula Hingga Harganya Melesat (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)]
Reporter: Prayogi Ikhrawinata | Editor: Fahriyadi .

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Persoalan tata niaga gula di Indonesia seolah tak pernah usai. Terbaru, Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) meminta agar kebijakan impor disesuaikan dengan kebutuhan dan pasokan dalam negeri serta tidak mengganggu penyerapan gula dari petani tebu.

Hal ini menjadi sorotan di tengah proyeksi neraca gula konsumsi 2026. Badan Pangan Nasional (Bapanas) memperkirakan carry-over stock gula konsumsi dari 2025 sebesar 1,437 juta ton. Adapun kebutuhan konsumsi diperkirakan sekitar 2,84 juta ton, sementara produksi gula konsumsi 2026 diproyeksikan sekitar 2,7 juta ton hingga 3 juta ton.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan
Topik Terkait

Berita Terbaru

Saham TLKM Tertekan, Investor Menanti Katalis dari NeutraDC dan InfraNexia
| Selasa, 22 September 2026 | 08:41 WIB

Saham TLKM Tertekan, Investor Menanti Katalis dari NeutraDC dan InfraNexia

Dalam sepekan terakhir, asing mencatat jual bersih saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) sebesar Rp 258,37 miliar. 

Vietnam Naik Kelas ke Emerging Market, Dana Asing Bisa Terbang Menuju Negeri Paman Ho
| Selasa, 22 September 2026 | 08:40 WIB

Vietnam Naik Kelas ke Emerging Market, Dana Asing Bisa Terbang Menuju Negeri Paman Ho

Kenaikan status Vietnam dari frontier market menjadi emerging market, bisa menarik dana asing di bursa Asia termasuk Indonesia

Investor Tunggu Data BI, IHSG Masih Rawan Koreksi
| Selasa, 22 September 2026 | 08:22 WIB

Investor Tunggu Data BI, IHSG Masih Rawan Koreksi

 IHSG masih cenderung volatil, seiring dengan meningkatnya perhatian investor terhadap kebijakan moneter global

Emiten Mulai Dibayangi Beban Bunga Tinggi
| Selasa, 22 September 2026 | 08:20 WIB

Emiten Mulai Dibayangi Beban Bunga Tinggi

Ongkos pendanaan emiten meningkat seiring tingginya suku bunga. Kemampuan emiten menjaga likuiditas menjadi perhatian.

Minta Restu Akuisisi 14 RS First REIT, SILO Hadapi Tekanan Utang dan Beban Bunga
| Selasa, 22 September 2026 | 08:13 WIB

Minta Restu Akuisisi 14 RS First REIT, SILO Hadapi Tekanan Utang dan Beban Bunga

Utang bank PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) diproyeksikan naik menjadi sekitar Rp 8,88 triliun.

Kebijakan Impor Gula Kembali Menuai Polemik
| Selasa, 22 September 2026 | 07:49 WIB

Kebijakan Impor Gula Kembali Menuai Polemik

APTRI menyoroti izin pemasukan gula mentah (raw sugar) sebanyak 150.000 ton yang disebut akan diolah menjadi gula kristal rafinasi (GKR).

Bisnis Hilir Makin Dominan, STAA Bidik Pertumbuhan Laba Bersih di Tengah El Nino
| Selasa, 22 September 2026 | 07:46 WIB

Bisnis Hilir Makin Dominan, STAA Bidik Pertumbuhan Laba Bersih di Tengah El Nino

STAA tengah menyiapkan pembangunan pabrik kelapa sawit ke-11 di Sumatera Selatan yang ditargetkan mulai beroperasi pada tahun depan.

Investasi Deras, Manfaat Ekonomi Masih Terbatas
| Selasa, 22 September 2026 | 07:29 WIB

Investasi Deras, Manfaat Ekonomi Masih Terbatas

Salah satu penyebabnya, persaingan dalam menarik dana asing antarnegara di kawasan ASEAN bakal makin ketat.

Jurus AirAsia Group Menghadapi Turbulensi Ekonomi
| Selasa, 22 September 2026 | 07:29 WIB

Jurus AirAsia Group Menghadapi Turbulensi Ekonomi

AirAsia Group Berhad menegaskan kembali komitmennya untuk menjalankan bisnis secara fokus dan terukur di tengah kondisi industri penerbangan.

Tantangan Baru bagi Industri Manufaktur
| Selasa, 22 September 2026 | 07:29 WIB

Tantangan Baru bagi Industri Manufaktur

Kenaikan suku bunga The Fed menjadi tambahan tekanan industri lewat biaya pendanaan, nilai tukar, dan perubahan minat investor terhadap risiko.

INDEKS BERITA

Terpopuler