Kelurahan juga mau bernasib seperti desa
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Mustakim tak bisa menyembunyikan perasaan bahagianya. Maklum, tahun depan kelurahan Depok yang dimpimpinnya bakal menerima kucuran dana tambahan dari pemerintah pusat yang beken dengan sebutan dana kelurahan.
Tahun-tahun sebelumnya, Lurah Depok ini mengungkapkan, kelurahan hanya bertopang pada anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD). Tapi sekarang, pusat juga memberikan perhatian. Ini kan baik untuk masyarakat, ujarnya.
Berita Terbaru
Harga Pangan Mulai Merangkak Naik Menjelang Ramadan
Sejumlah komoditas pangan mulai merangkak naik harganya meski pemerintah mengklaim sudah memasok pangan melebihi kebutuhan jelang ramadan.
Utang RI Membengkak Alarm Fiskal Menyala
Rasio utang pemerintah kembali ke level 40% PDB, serupa masa pandemi
Kredit Macet UMKM Membayangi Klaim Penjaminan
Portofolio kredit ke segmen Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) masih dibayangi risiko kredit macet.
Defisit Fiskal RI Jadi Sorotan Global
Tak hanya Moody's, IMF turut mewanti-wanti risiko tekanan defisit fiskal Indonesia membesar
Outlook Moody's dan Sinyal Bahaya Fiskal
Dari sisi belanja, pemerintah dapat mengintegrasikan anggaran lintas kementerian dan lembaga untuk program prioritas nasional.
Produktivitas dan Bisnis Hilir SSMS Melonjak, Harga Sahamnya bisa Ikut Terdongkrak?
Dengan konsolidasi lahan SML, kini PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) mengelola total 94.900 hektare kebun sawit.
DRMA Targetkan Pendapatan Rp 6,5 Triliun, Ini Jurus Hadapi Industri Otomotif Lesu
DRMA bidik pendapatan Rp 6,5 triliun pada 2026. Diversifikasi produk EV dan akuisisi Mah Sing jadi strategi utama. Akankah target ini terwujud?
Terkoneksi Jaringan Hashim Djojohadikusumo, INET dan WIFI Kebut Ekspansi
INET fokus sebagai penyedia infrastruktur digital (backbone), sedangkan WIFI memanfaatkan jaringan tersebut untuk menyasar pasar ritel.
Penjualan Terjun 80%, POLY Kini Menghadapi Gugatan PKPU dari Pemegang Saham Sendiri
Kini, POLY hanya mengandalkan pabrik di Kaliwungu, Kendal, dengan tingkat utilisasi hanya sekitar 30%
Mereka yang Menorehkan Cuan di Notes Leather
Aktivitas menulis di buku catatan ini, belakangan banyak dilakukan berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa hingga pekerja kantoran.
