Kenaikan Pertamax Memicu Risiko Inflasi Berantai
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah berupaya meredam kekhawatiran pasar setelah PT Pertamina Patra Niaga menaikkan harga bahan bakar jenis Pertamax. Meski pemerintah menilai dampaknya terhadap inflasi akan terbatas, sejumlah ekonom mengingatkan, kenaikan harga Pertamax tetap berpotensi memicu tekanan harga dan menggerus daya beli masyarakat dalam beberapa bulan ke depan.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai dampak kenaikan Pertamax terhadap inflasi tidak akan terlalu besar, karena BBM tersebut bukan bahan bakar utama yang digunakan sektor angkutan umum maupun distribusi barang. "Dampaknya relatif minim," ujarnya di Gedung DPR RI, Rabu (10/6).
