Kendati Negosiasi Masih Jalan, Tipis Kemungkinan Audi Berinvestasi di Tim F1 McLaren

Sabtu, 07 Mei 2022 | 09:43 WIB
Kendati Negosiasi Masih Jalan, Tipis Kemungkinan Audi Berinvestasi di Tim F1 McLaren
[ILUSTRASI. Dealer Audi di Barcelona, Spanyol, 2 Juni 2017. REUTERS/Albert Gea]
Reporter: Sumber: Reuters | Editor: Thomas Hadiwinata

KONTAN.CO.ID - HAMBURG. Jalan Audi menuju Formula Satu kian sempit. Dalam rencana awalnya, merek premium milik Volkswagen itu akan berinvestasi di produsen mobil sport mewah Inggris, McLaren. Namun, rencana itu kemungkinan kecil terwujud, tutur seorang sumber Reuters yang mengetahui proyek tersebut, Kamis.

 "Ekspektasi harga di antara kedua kubu berbeda terlalu jauh," kata orang itu. Ia  menambahkan bahwa untuk sementara proyek belum gagal, prospeknya sekarang mendekati nol.

Sementara itu, pembicaraan dengan Sauber yang berbasis di Swiss, yang menjalankan tim Alfa Romeo bertenaga Ferrari, dan Williams terus berlanjut, kata sumber tersebut. Baik Audi dan Volkswagen menolak berkomentar.

Manager Magazin memberitakan pada Kamis bahwa pembicaraan Audi dengan McLaren hampir gagal setelah keduanya melakukan negosiasi selama berbulan-bulan.

Volkswagen tidak pernah terlibat dalam Formula Satu. Kompetisi otomotif dunia yang pernah diikutinya adalah kejuaraan rally dunia, bekerjasama dengan tim Red Bull.

Baca Juga: Deretan motor kece ramaikan GIIAS 2019

Kepala Eksekutif VW Herbert Diess pada Senin mengatakan bahwa Audi dan Porsche akan bergabung dengan Formula Satu. Ia optimistis langkah itu akan menghasilkan lebih banyak uang daripada biayanya.

Sebuah sumber mengatakan kepada Reuters pada bulan Maret bahwa Audi siap menawarkan sekitar 500 juta euro ($ 556,3 juta) untuk McLaren sebagai sarana untuk masuk.

Williams dan Aston Martin, keduanya saat ini ditenagai oleh mesin Mercedes, mengatakan mereka akan tertarik untuk menjalin hubungan di masa depan dengan Audi.

“Saya pikir untuk tim mana pun yang tidak memiliki pabrikan di pihaknya, sangat menarik untuk memiliki kemungkinan ini,” kata bos tim Aston Martin Mike Krack kepada wartawan di Grand Prix Emilia Romagna bulan lalu.

Kepala tim Williams Jost Capito adalah mantan kepala Volkswagen Motorsport.

Bagikan

Berita Terbaru

Agenda Reformasi Pasar Modal, Indonesia Berpotensi Naik Kelas
| Senin, 06 April 2026 | 07:23 WIB

Agenda Reformasi Pasar Modal, Indonesia Berpotensi Naik Kelas

Selesainya program peningkatan transparansi, integritas dan kredibilitas informasi kepemilikan saham dalam waktu cukup singkat hanya dua bulan. 

Prediksi Defisit Neraca Transaksi Berjalan Melebar
| Senin, 06 April 2026 | 07:05 WIB

Prediksi Defisit Neraca Transaksi Berjalan Melebar

Lonjakan harga minyak mentah dan pelemahan nilai tukar ru[iah diperkirakan akan mengerek biaya impo 

Asing Terus Net Sell, Rupiah Cetak Rekor Terburuk, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini
| Senin, 06 April 2026 | 07:03 WIB

Asing Terus Net Sell, Rupiah Cetak Rekor Terburuk, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Bersamaan minggatnya asing, kurs rupiah di Jisdor Bank Indonesia (BI) mencapai Rp 17.015 per dolar AS. Paling buruk sepanjang sejarah. 

Bisnis Obat Resep Melesat, Laba Kalbe Farma Semakin Sehat
| Senin, 06 April 2026 | 06:43 WIB

Bisnis Obat Resep Melesat, Laba Kalbe Farma Semakin Sehat

Segmen bisnis obat resep berkontribusi ke pendapatan PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) pada 2025. Segmen ini tumbuh 11,00% yoy jadi Rp 10,24 triliun. ​

Pemerintah Klaim Stok Pangan Berlimpah
| Senin, 06 April 2026 | 06:40 WIB

Pemerintah Klaim Stok Pangan Berlimpah

Risiko terbesarnya adalah gagal panen yang berujung pada kerugian petani akibat biaya produksi tidak kembali dan turunnya pendapatan

Ramai-Ramai Bangun Rusun Bersubsidi
| Senin, 06 April 2026 | 06:37 WIB

Ramai-Ramai Bangun Rusun Bersubsidi

Pemerintah akan menerbitkan aturan rusun bersubsidi sehingga bisa mempercepat pembangunan dan mengejar target 3 juta rumah

Laba Emiten Properti Terhantam Daya Beli
| Senin, 06 April 2026 | 06:36 WIB

Laba Emiten Properti Terhantam Daya Beli

Emiten properti masih menemukan tantangan di 2026 akibat kondisi geopolitik. Ini memicu ketidakpastian ekonomi, yang bisa menurunkan daya beli.​

Pertamina Gandeng US Grains Garap Bioetanol
| Senin, 06 April 2026 | 06:32 WIB

Pertamina Gandeng US Grains Garap Bioetanol

USGBC merupakan organisasi nirlaba internasional yang mewakili produsen dan pemangku kepentingan industri biji-bijian

Saham Emiten Rumahsakit Diprediksi Cuan di 2026, Ini Pendorong Utamanya
| Senin, 06 April 2026 | 06:30 WIB

Saham Emiten Rumahsakit Diprediksi Cuan di 2026, Ini Pendorong Utamanya

Beban depresiasi, rupiah lemah, dan tarif BPJS tipis bisa menekan profit. Pahami risiko sebelum berinvestasi di saham RS

WIKA Masih Bukukan Rugi Jumbo Rp 9,7 Triliun
| Senin, 06 April 2026 | 06:29 WIB

WIKA Masih Bukukan Rugi Jumbo Rp 9,7 Triliun

WIKA mengantongi kontrak baru Rp 17,46 triliun, yang mendongkrak total kontrak berjalan (order book) hingga menyentuh angka Rp 50,52 triliun

INDEKS BERITA

Terpopuler