Ketika Cadangan Devisa Indonesia Tertekan
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Cadangan devisa ibaratnya adalah bantalan penahan guncangan yang penting bagi seseorang agar tidak patah tulang ketika terkena benturan. Pasca gagalnya perundingan Amerika Serikat-Iran di Pakistan, bisa dipastikan tekanan yang dihadapi Indonesia akan makin berat. Negara yang memiliki cadangan devisa yang cukup, menghadapi tekanan yang dihadapi tentu tidak akan terlalu risau. Tetapi, bagi negara yang tidak memiliki bantalan yang kuat, jangan kaget jika ia rapuh. Mudah kolaps hanya karena riak-riak gelombang yang sebetulnya tidak terlalu berarti. Untuk itu, bagi negara mana pun, posisi cadangan devisa sangatlah penting.
Cadangan devisa bukan sekadar angka di laporan bulanan Bank Indonesia (BI), melainkan cerminan kemampuan sebuah negara untuk membiayai impor, membayar utang luar negeri, dan -- yang paling krusial -- menstabilkan nilai tukar mata uang domestik (rupiah) saat terjadi gejolak global.
