Kinerja Saham Konsumen Non Primer Belum Tokcer

Selasa, 20 Mei 2025 | 04:05 WIB
Kinerja Saham Konsumen Non Primer Belum Tokcer
[ILUSTRASI. Pelemahan kinerja saham emiten di sektor konsumer siklikal dipicu dinamika ekonomi global dan domestik, yang ikut memengaruhi daya beli. KONTAN/Cheppy A. Muchlis/12/01/2025]
Reporter: Rashif Usman | Editor: Dikky Setiawan

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Kinerja indeks saham sektor consumer cyclicals atau barang konsumen non primer masih loyo. Menutup perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (19/5), indeks saham konsumer siklikal berada di posisi 742,31, naik 0,37% secara harian.

Namun, jika diakumulasi sejak awal tahun ini atau year to date (ytd) indeks konsumer siklikal minus 11,09%. Penurunan ini merupakan yang terburuk dari 11 indeks sektoral di BEI. Bahkan, berbanding terbalik dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), yang tumbuh 0,86% ytd.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Aplikator Bersiap Terapkan Komisi 8%
| Kamis, 25 Juni 2026 | 05:10 WIB

Aplikator Bersiap Terapkan Komisi 8%

Goto dan Grab bersiap menerapkan komisi 8% di layanan transportasi online roda dua mulai awal Juli nanti. 

Kemerosotan Daya Saing Tekan Investasi
| Kamis, 25 Juni 2026 | 05:00 WIB

Kemerosotan Daya Saing Tekan Investasi

Penurunan ini menghapus tren positif yang sempat membawa Indonesia menembus peringkat 27 dunia pada 2024.

Patriot Bond dan Batas-Batas Keadilan Pajak
| Kamis, 25 Juni 2026 | 04:51 WIB

Patriot Bond dan Batas-Batas Keadilan Pajak

Pemberian fasilitas perpajakan harus selalu disertai ukuran keberhasilan yang jelas, evaluasi berkala serta mekanisme pengawasan yang efektif.

Intip Prediksi IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini (25/6) Setelah Tumbang 3,56%
| Kamis, 25 Juni 2026 | 04:50 WIB

Intip Prediksi IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini (25/6) Setelah Tumbang 3,56%

IHSG mengakumulasi pelemahan 5,42% dalam sepekan terakhir. Sedangkan sejak awal tahun, IHSG sudah  melemah 31,95%.

Suku Bunga Naik, Multifinance Berjuang Menjaga Laba
| Kamis, 25 Juni 2026 | 04:35 WIB

Suku Bunga Naik, Multifinance Berjuang Menjaga Laba

Industri multifinance mencetak laba Rp 5,99 triliun hingga kuartal I-2026, meningkat 6,5% secara tahunan. 

Sinar Eka Selaras (ERAL) Mengincar Pertumbuhan Dobel Digit pada Tahun Ini
| Kamis, 25 Juni 2026 | 04:30 WIB

Sinar Eka Selaras (ERAL) Mengincar Pertumbuhan Dobel Digit pada Tahun Ini

PT Sinar Eka Selaras Tbk (ERAL) mengandalkan ekspansi jaringan ritel dan pengembangan bisnis mobil listrik pada tahun ini.

Buyung Poetra Sembada (HOKI) Tancap Gas Garap Produk FMCG
| Kamis, 25 Juni 2026 | 04:01 WIB

Buyung Poetra Sembada (HOKI) Tancap Gas Garap Produk FMCG

HOKI terus memperluas kanal digital dan jaringan distribusi baru, terutama melalui perdagangan modern.

MSCI Soroti Transparansi Pasar Indonesia, Risiko Turun ke Frontier Market Tetap Ada
| Rabu, 24 Juni 2026 | 13:26 WIB

MSCI Soroti Transparansi Pasar Indonesia, Risiko Turun ke Frontier Market Tetap Ada

MSCI menyoroti kualitas aksesibilitas pasar modal Indonesia dalam hasil MSCI 2026 Market Classification Review yang dirilis pada 23 Juni 2026. 

Stock Split RAJA Disetujui, Paling Minimal bisa Jadi Sentimen Positif Jangka Pendek
| Rabu, 24 Juni 2026 | 09:31 WIB

Stock Split RAJA Disetujui, Paling Minimal bisa Jadi Sentimen Positif Jangka Pendek

Pergerakan harga saham RAJA setelah stock split sangat bergantung pada kondisi fundamental dan momentum pasar secara keseluruhan.

Kondisi Ekonomi dan Bisnis Tak Pasti, GTRA Mengincar Pendapatan Rp 1 Triliun di 2026
| Rabu, 24 Juni 2026 | 08:14 WIB

Kondisi Ekonomi dan Bisnis Tak Pasti, GTRA Mengincar Pendapatan Rp 1 Triliun di 2026

GTRA siap capai pendapatan Rp 1 triliun 2026. Fokus pada FMCG, e-commerce, dan peningkatan layanan jadi alasan Anda harus tahu.

INDEKS BERITA