Suprajarto Tolak Pengangkatan sebagai Dirut BTN, Perombakan Direksi Bank BUMN Kisruh

Jumat, 30 Agustus 2019 | 06:51 WIB
Suprajarto Tolak Pengangkatan sebagai Dirut BTN, Perombakan Direksi Bank BUMN Kisruh
[ILUSTRASI. Dirut BRI Suprajarto menolak menjadi Dirut BTN]
Reporter: Anggar Septiadi, Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: A.Herry Prasetyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penunjukan Direktur Utama Bank BRI (BBRi) Suprajarto sebagai Direktur Utama Bank BTN (BBTN) berbuntut panjang.  

Menariknya, tanpa bersedia menyebut alasannya, Suprajarto menolak pengangkatan dirinya sebagai Dirut Bank BTN.

Seperti diketahui, Suprajarto dipilih sebagai Dirut Bank BTN berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) kemarin (29/8).

RUPSLB juga memutuskan mencopot Maryono dari jabatannya sebagai Direktur Utama BTN. 

"Saya tak dapat menerima putusan itu. Saya memutuskan mengundurkan diri dari hasil RUPSLB BTN," kata Suprajarto, Kamis (29/8) malam.

Suprajarto mengaku baru mengetahui penunjukkan dirinya menjadi Dirut BTN dari pemberitaan media.

Ia sebelumnya sama sekali tak pernah diajak bicara Kementerian BUMN.

Baca Juga: Usai menolak jadi dirut BTN, Suprajarto: Saya mau liburan dan nikahkan anak bungsu

Namun Deputi Kementerian BUMN Gatot Trihargo mengaku telah berkoordinasi dengan Suprajarto.

Bahkan Gatot menyatakan Menteri BUMN Rini Soemarno telah melaporkan rencana perombakan ini kepada Presiden Joko Widodo.

Kata Gatot, dengan diangkatnya Suprajarto sebagai Dirut BTN, otomatis posisinya sebagai Dirut BRI dicopot.

"Ini masalah penugasan pimpinan. Tinggal mau menunaikan tugas atau tidak," lanjut Gatot.

Baca Juga: Menolak jadi dirut BTN, Suprajarto tegaskan tak ada masalah dengan Menteri Rini

engan mundurnya Suprajarto sebagai Dirut BTN, saat ini dua kursi dirut di bank BUMN kosong.

Hari ini (30/8), giliran Bank BNI menggelar RUPSLB. Gatot mengatakan, BNI juga kemungkinan ada perubahan pengurus, direksi dan komisaris.

"Karena Marwanto, Komisaris BNI pindah menjadi komisaris BTN," kata Gatot.

Namun Gatot belum mau menyebut siapa pengurus BNI yang akan dicopot maupun pengganti Dirut BRI setelah Suprajarto lengser.

BRI akan menggelar RUPSLB yang diagendakan Senin (2/9)

Kabarnya, Direktur Bank BNI Achmad Baiquni disebut-sebut akan menggantikan Suprajarto di BRI.

Sementara Wakil Dirut BNI Herry Sidharta akan menjabat Dirut BNI.

Pergantian Dirut BTN dan Dirut Bank BRI mendapat penolakan dari serikat pekerja BTN dan BRI.

Serikat pekerja berniat melayangkan surat protes ke Menteri BUMN Rini Soemarno.

"Aset BRI jauh lebih besar dari BTN, pemindahan seperti ini tak biasa terjadi,"kata Ketua Umum Serikat Pekerja BTN Satya Wijayantara..

Senior Analis Kresna Sekuritas Franky Rivan, menyebut, kondisi tersebut akan berdampak negatif terhadap pergerakan saham kedua bank pelat merah itu,\ karena mencoreng good corporate governance (GCG).

Baca Juga: Serikat Pekerja BRI menolak pemindahan Suprajarto ke BTN

Meski begitu, efeknya pendek karena investor tetap melihat kinerja.

Kemarin, harga saham BBTN turun 2,4% menjadi Rp 2.030 per saham.

Bagikan

Berita Terbaru

Menimbang Saham Tambang Logam yang Harganya Terbang
| Senin, 26 Januari 2026 | 14:45 WIB

Menimbang Saham Tambang Logam yang Harganya Terbang

Saham tambang logam di bursa melanjutkan reli. Kenaikannya masih menarik bagi investor. Saham-sahamnya masih menarik dik

Ekspansi Hulu Gas Indonesia Bisa Lebih Semarak Saat Investasi Global Diramal Landai
| Senin, 26 Januari 2026 | 09:35 WIB

Ekspansi Hulu Gas Indonesia Bisa Lebih Semarak Saat Investasi Global Diramal Landai

Lesunya transaksi merger dan akuisisi global tak lepas dari volatilitas harga minyak yang cenderung bearish sepanjang 2025.

Mari Menghitung Kinerja Saham Grup Konglomerasi
| Senin, 26 Januari 2026 | 09:29 WIB

Mari Menghitung Kinerja Saham Grup Konglomerasi

Konglomerat mempunyai pendanaan yang relatif kuat serta bagi yang sudah mengucurkan penambahan modal kerja atau investasi perlu dicermati

Risiko Setor Surplus BI Sebelum Audit
| Senin, 26 Januari 2026 | 08:38 WIB

Risiko Setor Surplus BI Sebelum Audit

Ekonom memproyeksikan surplus BI akan meningkat pada 2025 sebelum kembali menurun pada 2026         

Tak Berkutik, Pajak Bisa Blokir Layanan Publik
| Senin, 26 Januari 2026 | 08:29 WIB

Tak Berkutik, Pajak Bisa Blokir Layanan Publik

Ditjen Pajak bisa memblokir penunggak pajak dengan utang minimal Rp 100 juta                        

Ada Wacana Penerapan Layer Cukai Baru, Wismilak (WIIM) Disebut Paling Diuntungkan
| Senin, 26 Januari 2026 | 08:26 WIB

Ada Wacana Penerapan Layer Cukai Baru, Wismilak (WIIM) Disebut Paling Diuntungkan

Penambahan layer cukai agar pelaku usaha dapat bertransformasi menjadi legal tanpa tekanan biaya yang terlalu berat.

Lonjakan Harga Emas Meniup Angin Segar ke Arah Emiten, Saham Boy Thohir Paling Cuan
| Senin, 26 Januari 2026 | 08:12 WIB

Lonjakan Harga Emas Meniup Angin Segar ke Arah Emiten, Saham Boy Thohir Paling Cuan

Kombinasi faktor geopolitik dan kebijakan moneter membuat tren harga emas global masih cenderung uptrend.

Menghitung Dampak Rencana Pemangkasan Komisi dan Asuransi Terhadap Kinerja GOTO
| Senin, 26 Januari 2026 | 07:50 WIB

Menghitung Dampak Rencana Pemangkasan Komisi dan Asuransi Terhadap Kinerja GOTO

Teradang rencana aturan baru, harga saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) terjerembap 11,76% dalam sepekan.​

Jadi Price Anchor, Harga Pasar Saham SGRO Berpotensi Mendekati Harga Tender Offer
| Senin, 26 Januari 2026 | 07:10 WIB

Jadi Price Anchor, Harga Pasar Saham SGRO Berpotensi Mendekati Harga Tender Offer

Kehadiran Posco turut berpotensi memberikan akses pendanaan yang lebih kompetitif untuk mendukung ekspansi agresif SGRO ke depan.

Pilih ADMR, ADRO, atau AADI? Cek Target Harga & Valuasi Saham Emiten Boy Thohir
| Senin, 26 Januari 2026 | 07:02 WIB

Pilih ADMR, ADRO, atau AADI? Cek Target Harga & Valuasi Saham Emiten Boy Thohir

Risiko berpotensi datang dari volatilitas harga komoditas, potensi keterlambatan proyek, tekanan regulasi, dan isu transisi energi global.

INDEKS BERITA

Terpopuler