Konflik Timur Tengah Memanas, Rupiah Berpotensi Tertekan Lagi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rupiah diperkirakan masih akan melanjutkan tren pelemahan pada awal pekan ini akibat tensi geopolitik global yang masih panas. Pekan lalu rupiah lagi-lagi terperosok ke atas level Rp 17.000 per dolar Amerika Serikat (AS). Pada Kamis (2/4), kurs rupiah melemah 0,11% menjadi Rp 17.002 per dolar AS. Kurs rupiah Jisdor Bank Indonesia (BI) pun turun 0,08% menjadi Rp 17.015 per dolar AS.
Chief Analyst Doo Financial Futures, Lukman Leong menilai, rupiah dan mata uang regional hingga global kompak tertekan seiring penguatan tajam dolar AS yang didorong oleh meningkatnya sentimen risk off di pasar keuangan.
Baca Juga: Rupiah Tembus 17.000 per Dolar AS, Pemerintah Bertanggung Jawab Jaga Fiskal
