Rupiah Tembus 17.000 per Dolar AS, Pemerintah Bertanggung Jawab Jaga Fiskal
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tekanan pada rupiah semakin besar. Nilai tukar rupiah di pasar spot menembus level psikologis 17.000 pada Senin (30/3), tepatnya 17.002 per dolar Amerika Serikat (AS). Guna meredam pelemahan rupiah lebih dalam, Bank Indonesia (BI) merespons dengan langkah baru dalam operasi moneternya. Yakni penggunaan Sekuritas Valuta Asing Bank Indonesia (SVBI) dan Sukuk Valuta Asing Bank Indonesia (SUVBI) sebagai agunan atau underlying dalam transaksi valas, mulai Senin (30/3).
Menurut BI, kebijakan ini merupakan bagian dari penguatan strategi operasi moneter yang berorientasi pasar atau pro-market. Tujuannya, meningkatkan efektivitas transmisi kebijakan moneter serta mempercepat pendalaman pasar uang dan pasar valas (PUVA).
