Konflik Timur Tengah Memantik Yield SBN
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) menjadikan ketidakpastian global akibat konflik di Timur Tengah sebagai alasan atas kenaikan imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN). Meski begitu, minat investor asing terhadap surat utang pemerintah dianggap masih kuat.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, kenaikan yield SBN dipicu meningkatnya tensi geopolitik yang mendorong lonjakan harga minyak dan memicu kekhawatiran terhadap inflasi global. "Sehingga memicu risk off investor di pasar SBN," kata Purbaya, Senin (3/8).
