Kredit Properti Diprediksi Bangkit Ditopang Insentif
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kredit properti tahun 2026 diperkirakan akan bangkit setelah mengalami kelesuan tahun lalu. Pemulihannya akan didorong oleh insentif fiskal pemerintah serta percepatan program tiga juta rumah.
Tahun lalu, pertumbuhan kredit properti lesu disertai kenaikan risiko kredit. Data Statistik Sistem Keuangan Indonesia mencatat kredit properti per November 2025 hanya tumbuh 5,96% secara tahunan, melambat dibanding akhir Desember 2024 yang tumbuh 11,96%. Sementara rasio kredit bermasalah (NPL) kredit properti menanjak ke level 3,25% dari 2,67%.
